Pemkab Garut Perkuat SDM Industri Alas Kaki Lewat Pelatihan Penjahit Upper Sepatu bagi 192 Peserta

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan Tailor Made Training (TMT) Penjahit Upper Sepatu resmi dibuka di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Garut, Kecamatan Samarang, Selasa (7/7/2026). Program hasil kolaborasi Disnakertrans Garut, BBPVP Bandung, dan industri ini diikuti 192 peserta untuk menyiapkan tenaga kerja kompeten yang siap memasuki sektor industri alas kaki.

GARUT BERKABAR, Samarang – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di dunia kerja. Salah satu upayanya diwujudkan melalui pembukaan program Tailor Made Training (TMT) Penjahit Upper Sepatu yang digelar di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Garut, Kecamatan Samarang, Selasa (7/7/2026).

Program pelatihan berbasis kompetensi tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Disnakertrans Kabupaten Garut, Nia Gania Karyana. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Garut, Kementerian Ketenagakerjaan RI, Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung, serta sejumlah perusahaan industri alas kaki.

Baca Juga :  Putri Karlina Ajak ASN Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat dalam Apel Gabungan

Nia Gania menjelaskan, pelatihan dirancang sesuai kebutuhan dunia industri sehingga peserta diharapkan memiliki kemampuan yang siap digunakan saat memasuki dunia kerja. Menurutnya, peluang kerja di sektor alas kaki di Garut masih sangat terbuka karena terdapat sejumlah perusahaan besar yang terus membutuhkan tenaga kerja terampil.

Sebanyak 192 peserta mengikuti pelatihan yang difokuskan pada penguasaan teknik dasar menjahit bagian atas sepatu (upper). Setelah menyelesaikan pelatihan, mereka diharapkan mampu memenuhi standar kompetensi yang dibutuhkan perusahaan dan memiliki peluang lebih besar untuk segera bekerja.

Sementara itu, Kepala BBPVP Bandung, Reni Rosyida, mengatakan program Tailor Made Training menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja sekaligus membantu menekan angka pengangguran. Pada pelaksanaan kali ini, BBPVP Bandung menyelenggarakan 12 paket pelatihan dengan total 192 peserta.

Baca Juga :  LokaModal Resmi Hadir di Garut, Jawab Kendala Permodalan UMKM Non-KUR

Ia juga mengapresiasi peran BLK Garut yang dinilai berhasil membangun kemitraan antara lembaga pelatihan dengan dunia industri sehingga proses penyiapan tenaga kerja dapat berjalan lebih efektif dan sesuai kebutuhan perusahaan.

Dukungan juga datang dari kalangan industri. Senior Manager PT Chang Shin Reksa Jaya Garut, Mia Resmiati, menilai program tersebut menjadi peluang bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Selain keterampilan teknis, Mia mengingatkan pentingnya pembentukan karakter kerja selama mengikuti pelatihan. Menurutnya, industri saat ini tidak hanya membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kemampuan teknis, tetapi juga disiplin, beretika, memiliki sikap kerja yang baik, serta mampu bekerja secara profesional.

Melalui sinergi antara pemerintah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha, program ini diharapkan mampu mencetak tenaga kerja yang kompeten, memperluas kesempatan kerja, sekaligus mendukung pertumbuhan sektor industri manufaktur di Kabupaten Garut. (**)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Garut Jadi Rujukan Tabalong dalam Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif
Wali Kota Sue Machi Tertarik Kenalkan Kopi Garut ke Pasar Jepang
Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Stroberi dan Bawang Putih
Jabar Jawara Ekspor 2026 Digelar di Garut, UMKM Didorong Bidik Pasar Global
Garut Buka Peluang Kerja Sama Pertanian dengan Praktisi Korea, Fokus Tingkatkan Kualitas Stroberi dan Bawang Putih
Wakil Ketua DPRD Garut Dila Nurul Fadilah Dukung Kolaborasi Pemkab dan BKSAP DPR RI Perluas Akses Produk Lokal ke Pasar Dunia Menulis
Pemkab Garut Perluas Akses Pasar Petani Lewat FESTA, Produk Lokal Dijual Langsung ke Konsumen
Garut International Kite Festival 2026 Dinilai Buka Peluang Baru Pariwisata dan Ekonomi Lokal
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Garut Jadi Rujukan Tabalong dalam Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Wali Kota Sue Machi Tertarik Kenalkan Kopi Garut ke Pasar Jepang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Stroberi dan Bawang Putih

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:11 WIB

Jabar Jawara Ekspor 2026 Digelar di Garut, UMKM Didorong Bidik Pasar Global

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Garut Buka Peluang Kerja Sama Pertanian dengan Praktisi Korea, Fokus Tingkatkan Kualitas Stroberi dan Bawang Putih

Berita Terbaru