2.400 PPPK Garut Ikuti Orientasi, Pemkab Dorong ASN Profesional dan Berintegritas

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, membuka Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2026 yang diikuti 2.400 peserta di Aula Rektorat Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, Selasa (7/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Garut meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan integritas ASN.

2.400 PPPK Garut Ikuti Orientasi, Pemkab Dorong ASN Profesional dan Berintegritas

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Pemerintah Kabupaten Garut menggelar Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2026 sebagai langkah memperkuat kapasitas dan profesionalisme aparatur sipil negara. Kegiatan yang diikuti sebanyak 2.400 PPPK formasi tahun 2023 tersebut dibuka langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Aula Rektorat Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, Selasa (7/7/2026).

Orientasi diselenggarakan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada para peserta mengenai peran, tugas, fungsi, hak, kewajiban, hingga etika sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Program ini juga menjadi bekal awal bagi PPPK agar mampu beradaptasi dengan lingkungan birokrasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca Juga :  Pj. Bupati Garut Sosialisasikan Pemantauan Proses Penghitungan Suara Pemilu

Hadir dalam kegiatan tersebut Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Kebijakan Administrasi Negara Lembaga Administrasi Negara (LAN), Agus Sudrajat, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Garut.

Dalam sambutannya, Bupati Garut menjelaskan bahwa pelaksanaan orientasi dilakukan secara daring dengan sistem pengawasan berbasis teknologi face recognition. Menurutnya, mekanisme tersebut diterapkan untuk memastikan seluruh peserta mengikuti kegiatan secara disiplin dan sesuai ketentuan.

Ia menegaskan bahwa orientasi harus diikuti dengan sungguh-sungguh karena menjadi sarana penting untuk memahami tugas pokok dan fungsi sebagai ASN, sekaligus membangun pola kerja yang profesional serta mampu menjalin kolaborasi di lingkungan pemerintahan.

Bupati juga mengakui pelaksanaan orientasi bagi PPPK formasi 2023 sempat mengalami keterlambatan akibat sejumlah kendala. Meski demikian, ia menilai kegiatan ini tetap menjadi tahapan penting dalam membentuk aparatur yang memiliki kompetensi dan integritas tinggi.

Pada kesempatan tersebut turut dilakukan penandatanganan kerja sama fasilitas jaminan bersama PT Taspen (Persero) sebagai bentuk pemenuhan hak PPPK setelah resmi menyandang status ASN. Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Garut atas terselenggaranya orientasi dengan jumlah peserta yang mencapai 2.400 orang.

Baca Juga :  Sekda Garut Buka Resmi Bazar Ramadan Diskannak 1445 H: Mendukung Masyarakat dan Menekan Inflasi

Sementara itu, Kepala BKD Kabupaten Garut, Kristanti Wahyuni, mengatakan ASN memiliki peran strategis sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan masyarakat, sekaligus perekat persatuan bangsa. Karena itu, orientasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kompetensi serta menyamakan persepsi seluruh peserta mengenai tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah.

Adapun peserta orientasi terdiri atas 2.400 PPPK formasi tahun 2023, meliputi 1.289 tenaga pendidik dan 1.111 tenaga kesehatan. Melalui kegiatan ini, Pemkab Garut berharap seluruh PPPK mampu bekerja secara profesional, berintegritas, dan memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas.(**)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan Kematian Rp2,659 Miliar
Enam Atlet Garut Siap Berlaga di PESONAS II 2026, Sekda Beri Dukungan dan Motivasi
Bantu Warga Dapatkan Layanan Medis, PDGI Garut Gelar Operasi Celah Bibir dan Cabut Gigi Gratis
Pascakebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Mulai Bersihkan Lokasi dan Siapkan Pasar Darurat
Anggaran Jaminan Kesehatan Garut Tembus Rp196 Miliar, Pemkab Tata Ulang Kepesertaan PBI
Garut Matangkan Transformasi RSUD dr. Slamet, Standar Smart Hospital Jadi Acuan Pengembangan
Bulan Dana PMI Garut 2026 Resmi Dimulai, Syakur Dorong Kepedulian Kemanusiaan
Isbat Nikah Terpadu Digelar di Banyuresmi, Puluhan Pasangan Dapat Kepastian Hukum
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:43 WIB

82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan Kematian Rp2,659 Miliar

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Enam Atlet Garut Siap Berlaga di PESONAS II 2026, Sekda Beri Dukungan dan Motivasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Bantu Warga Dapatkan Layanan Medis, PDGI Garut Gelar Operasi Celah Bibir dan Cabut Gigi Gratis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Pascakebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Mulai Bersihkan Lokasi dan Siapkan Pasar Darurat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Anggaran Jaminan Kesehatan Garut Tembus Rp196 Miliar, Pemkab Tata Ulang Kepesertaan PBI

Berita Terbaru

Pemerintahan

82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan Kematian Rp2,659 Miliar

Senin, 12 Okt 2026 - 11:43 WIB