KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran rangkaian baru KA Cikuray yang dilengkapi Kereta Ekonomi Kerakyatan serta gerbong khusus Petani dan Pedagang di Stasiun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kamis (11/6/2026). Kehadiran layanan tersebut diharapkan mempermudah distribusi hasil pertanian dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Garut.

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Upaya memperkuat akses transportasi bagi pelaku usaha kecil, petani, dan pedagang terus dilakukan melalui sektor perkeretaapian. Hal tersebut ditandai dengan peluncuran rangkaian baru Kereta Api (KA) Cikuray yang kini dilengkapi Kereta Ekonomi Kerakyatan serta gerbong khusus Petani dan Pedagang di Stasiun Garut, Kamis (11/6/2026).

Peluncuran layanan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dan BUMN dalam menyediakan moda transportasi yang lebih merata, terjangkau, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di daerah penghasil komoditas pertanian seperti Kabupaten Garut.

Pelaksana Tugas Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI, Aditya Karsa, menyampaikan bahwa keberadaan gerbong khusus ini dirancang untuk mempermudah petani dan pedagang dalam membawa hasil produksi mereka ke berbagai daerah tujuan.

Baca Juga :  PCM Garut Kota Gelar Paket Ramadan 1446 H, Bupati Garut Hadiri Pembukaan

Menurutnya, biaya angkut yang lebih ekonomis diharapkan mampu meningkatkan efisiensi distribusi hasil pertanian sekaligus memperkuat rantai pasok pangan dari daerah ke pasar yang lebih luas.

 

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyambut baik inovasi tersebut. Ia menilai penambahan kapasitas rangkaian kereta yang mencapai sekitar 10 persen menjadi peluang untuk meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi publik sekaligus memperluas manfaat ekonomi yang dirasakan warga.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan bahwa jalur kereta api di Garut sejak awal memang memiliki peran penting dalam mendukung pengangkutan komoditas unggulan daerah. Jalur Garut-Cibatu-Cikajang yang telah hadir sejak akhir abad ke-19 menjadi bukti bahwa transportasi kereta api memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan sektor perkebunan dan pertanian Garut.

Ia berharap layanan serupa terus berkembang dengan penambahan frekuensi perjalanan sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya, terutama para pelaku usaha dan petani.

Baca Juga :  Gebyar Prestasi Guru dan Siswa TK Dukung Kreativitas Generasi Muda Garut

Sementara itu, Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), Rafly Yandra, menjelaskan bahwa peluncuran ini merupakan perjalanan perdana KA Cikuray dengan formasi baru yang terdiri dari enam gerbong. Sebanyak lima gerbong digunakan sebagai Kereta Ekonomi Kerakyatan dengan kapasitas masing-masing 93 penumpang, sedangkan satu gerbong khusus Petani dan Pedagang mampu menampung hingga 73 penumpang.

KA Cikuray akan beroperasi setiap hari dengan jadwal keberangkatan dari Stasiun Garut pukul 06.05 WIB dan tiba di Stasiun Pasar Senen Jakarta pukul 11.00 WIB. Untuk perjalanan kembali, kereta berangkat dari Pasar Senen pukul 17.00 WIB dan tiba di Garut sekitar pukul 23.00 WIB.

Melalui layanan ini, PT KAI berharap akses transportasi yang lebih mudah dan terjangkau dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, termasuk pelaku UMKM, petani, dan pedagang yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.(**)

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Monitoring MBG di Tarogong Kaler, Kecamatan Perkuat Pengawasan Demi Jaminan Kualitas Layanan Gizi
SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut
Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting
Warga Serahkan Lahan untuk Perluasan Puskesmas Pasundan, Pemkab Garut Apresiasi Kepedulian Masyarakat
Pemkab Garut Perkuat Sistem Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Prestasi
Garut Raih Predikat Terbaik Pengendalian Inflasi di Jawa-Bali
Garut Bersiap Sambut Festival Qasidah Jabar 2026, Seni Religi Didorong Jadi Daya Tarik Wisata
Bupati Garut dan ESDM Jabar Perketat Pengawasan Tambang, Tiga Lokasi di Leles Dihentikan Sementara
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:13 WIB

KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:19 WIB

Monitoring MBG di Tarogong Kaler, Kecamatan Perkuat Pengawasan Demi Jaminan Kualitas Layanan Gizi

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:40 WIB

SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:41 WIB

Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting

Senin, 8 Juni 2026 - 14:44 WIB

Warga Serahkan Lahan untuk Perluasan Puskesmas Pasundan, Pemkab Garut Apresiasi Kepedulian Masyarakat

Berita Terbaru