Bupati Garut Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Ekosistem Wirausaha Berkelanjutan

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Pemerintah Kabupaten Garut terus memperkuat fondasi ekonomi daerah dengan mendorong lahirnya pelaku usaha yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat menghadiri Inaugurasi Program Wirahebat Batch 4 Tahun 2026 di Amphitheater Ciplaz Garut, Kecamatan Garut Kota, Senin (22/6/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menilai sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting sebagai penopang ekonomi daerah, terutama di tengah kondisi ekonomi yang terus berubah. Menurutnya, pelaku usaha skala kecil memiliki kemampuan beradaptasi yang lebih cepat dibandingkan industri besar, sehingga perlu terus diperkuat melalui pembinaan yang tepat.

Ia menegaskan bahwa pembangunan ekonomi Garut tidak bisa hanya bergantung pada industri berskala besar. Sebaliknya, jaringan UMKM yang kuat, saling terhubung, dan mampu berkolaborasi diyakini menjadi kunci terciptanya perekonomian daerah yang lebih mandiri.

Bupati juga menyoroti pentingnya perubahan pola pemberdayaan UMKM. Menurutnya, keberhasilan seorang wirausaha tidak cukup hanya ditentukan oleh bantuan modal usaha, tetapi juga ditopang oleh kemauan, semangat, serta ketekunan dalam menjalankan bisnis.

Baca Juga :  Garut Jadi Tuan Rumah West Java Travel Mart 2025, Tawarkan Pesona Wisata Kelas Dunia

“Menjadi seorang wirausaha membutuhkan perjuangan dan kerja keras. Kesuksesan tidak diraih secara instan, tetapi melalui proses yang panjang dan konsisten,” ujarnya.

Ia berharap Program Wirahebat tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang pembelajaran yang mampu memperkuat jejaring antarpelaku usaha sehingga tercipta ekosistem bisnis yang saling mendukung.

Koordinator Wirahebat Batch 4, Ganjar, menjelaskan bahwa program inkubasi tersebut dirancang untuk membangun ekosistem UMKM yang berkelanjutan. Menurutnya, pendekatan yang dilakukan tidak lagi sebatas memberikan bantuan, melainkan membina pelaku usaha agar mampu berkembang secara mandiri.

Ganjar mengatakan seluruh proses penyaluran stimulus kepada peserta dilakukan secara transparan melalui mekanisme inkubasi dan kompetisi, sehingga bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh pelaku usaha yang telah menunjukkan komitmen dan perkembangan usahanya.

Selain memperoleh pembinaan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan pengembangan usaha, para peserta juga didorong untuk terus berinovasi. Ia berharap para alumni Wirahebat nantinya dapat kembali berkontribusi sebagai mentor bagi calon wirausaha baru di Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Momentum Hari Otda ke-30, Bupati Garut Tekankan Penguatan PAD dan Kompetensi ASN

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Garut, Hendra Siswara Gumilang, melaporkan bahwa seluruh rangkaian Wirahebat Batch 4 telah berjalan dengan baik. Ia mengungkapkan, sekitar 75 persen peserta dari Batch 1 hingga Batch 4 merupakan perempuan, yang menunjukkan tingginya semangat kaum ibu dalam mengembangkan usaha.

Hendra menambahkan bahwa Program Wirahebat merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Garut dalam memperkuat sektor UMKM melalui kolaborasi lintas perangkat daerah, sehingga pembinaan terhadap pelaku usaha dapat berlangsung lebih menyeluruh.

Rangkaian inaugurasi ditutup dengan pemberian penghargaan kepada para peserta terbaik melalui berbagai kategori, di antaranya Wirahebat Berkembang, Ideasi, Inspiratif, Inovatif, Tangguh, hingga kategori Unggul sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan perkembangan usaha para peserta.(**).

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Garut Buka Peluang Kerja Sama Pertanian dengan Praktisi Korea, Fokus Tingkatkan Kualitas Stroberi dan Bawang Putih
Wakil Ketua DPRD Garut Dila Nurul Fadilah Dukung Kolaborasi Pemkab dan BKSAP DPR RI Perluas Akses Produk Lokal ke Pasar Dunia Menulis
Diplomasi Parlemen Didorong Jadi Jalan Baru Ekspor Produk Unggulan Garut ke Pasar Dunia
PAD Garut Didorong Meningkat, Bupati Syakur Pastikan Hasil Pajak Diprioritaskan untuk Infrastruktur
Pemkab Garut Perluas Akses Pasar Petani Lewat FESTA, Produk Lokal Dijual Langsung ke Konsumen
Jalan Penghubung Garut–Sumedang Dibenahi, Bupati Syakur Pastikan Proyek Limbangan–Selaawi Berjalan
Distribusi Pupuk Subsidi di Garut Capai 50 Persen, Pemkab Dorong Petani Lengkapi Data RDKK
412 Warga Garut Ikuti Pelatihan Vokasi, Bupati Tekankan Pentingnya SDM Kompeten
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Garut Buka Peluang Kerja Sama Pertanian dengan Praktisi Korea, Fokus Tingkatkan Kualitas Stroberi dan Bawang Putih

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:41 WIB

Wakil Ketua DPRD Garut Dila Nurul Fadilah Dukung Kolaborasi Pemkab dan BKSAP DPR RI Perluas Akses Produk Lokal ke Pasar Dunia Menulis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Diplomasi Parlemen Didorong Jadi Jalan Baru Ekspor Produk Unggulan Garut ke Pasar Dunia

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:40 WIB

PAD Garut Didorong Meningkat, Bupati Syakur Pastikan Hasil Pajak Diprioritaskan untuk Infrastruktur

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Pemkab Garut Perluas Akses Pasar Petani Lewat FESTA, Produk Lokal Dijual Langsung ke Konsumen

Berita Terbaru