412 Warga Garut Ikuti Pelatihan Vokasi, Bupati Tekankan Pentingnya SDM Kompeten

- Jurnalis

Selasa, 4 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 412 peserta asal Kabupaten Garut mengikuti Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Batch 3 (Kloter 4) Tahun Anggaran 2026 di BPVP Bandung Barat, Lembang, Selasa (4/8/2026).

412 Warga Garut Ikuti Pelatihan Vokasi, Bupati Tekankan Pentingnya SDM Kompeten

GARUT BERKABAR, BANDUNG BARAT –  Pemerintah Kabupaten Garut terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan keterampilan kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Komitmen tersebut terlihat dalam kegiatan Kuliah Umum Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Batch 3 (Kloter 4) Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bandung Barat, Jalan Raya Tangkuban Parahu, Kecamatan Lembang, Selasa (4/8/2026). Kegiatan ini dihadiri Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, serta diikuti 412 peserta dari Kabupaten Garut.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Garut menilai peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi salah satu kunci untuk memperkuat perekonomian daerah. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Garut pada 2025 mencapai 5,9 persen, dengan sektor pertanian dan pariwisata menjadi dua bidang yang memiliki peran penting.

Baca Juga :  Baznas Kabupaten Garut Alokasikan Rp622 Juta untuk Renovasi Rutilahu dan Pengembangan Usaha Kecil

Bupati mengingatkan para peserta agar mengikuti seluruh rangkaian pelatihan secara serius. Menurutnya, keterampilan yang diperoleh seharusnya tidak berhenti pada sertifikat, tetapi dapat diterapkan untuk meningkatkan produktivitas, membuka peluang usaha, maupun memperbesar kesempatan memperoleh pekerjaan.

Di sisi lain, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut, Nia Gania Karyana, mengatakan berbagai jenis pelatihan yang diberikan memiliki peluang untuk dikembangkan di daerah.

Salah satunya keterampilan barista yang dinilai memiliki prospek cukup besar karena pertumbuhan sektor perhotelan, restoran, kafe, dan jasa pariwisata di Kabupaten Garut.

Gania menegaskan, keberadaan BPVP diharapkan benar-benar menjadi sarana peningkatan kompetensi masyarakat sehingga keterampilan yang diperoleh dapat dimanfaatkan secara nyata di dunia kerja.

Untuk memperluas peluang penyerapan tenaga kerja, Disnakertrans Garut juga tengah membangun kerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) serta menjajaki kebutuhan tenaga kerja dari sejumlah perusahaan, di antaranya PT Tactical dan Cardinal.

Bahkan, terdapat rencana alokasi pelatihan bagi sekitar 1.500 calon tenaga kerja dengan orientasi penempatan setelah peserta menyelesaikan pelatihan dan memenuhi kompetensi yang dibutuhkan.

Baca Juga :  Dispora Garut Dorong Warga Kadungora Jaga Kesehatan, Lepas Jalan Sehat di Lapangan Jayabakti

Langkah tersebut dilakukan di tengah keterbatasan anggaran daerah. Disnakertrans Garut memilih memperkuat kolaborasi dengan tiga balai pelatihan di bawah Kementerian Ketenagakerjaan RI agar masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap program peningkatan keterampilan.

Sejumlah paket pelatihan akan dialokasikan untuk masyarakat Garut dan dilaksanakan secara bertahap pada periode Agustus hingga Desember 2026.

Materi pelatihan juga akan dikembangkan sesuai potensi daerah dan kebutuhan pasar kerja. Selain bidang pertanian dan perikanan, program mendatang diarahkan mencakup pengolahan sampah serta sektor perhotelan.

Sebanyak 412 peserta dalam kegiatan kali ini mendapatkan pembekalan dari berbagai bidang, mulai dari keterampilan barista kopi, budidaya kopi, pengolahan hasil perikanan hingga vokasi agroforestri.

Pemkab Garut berharap program tersebut mampu melahirkan tenaga kerja yang lebih terampil, produktif dan siap bersaing, sekaligus membuka lebih banyak peluang ekonomi bagi masyarakat.(**)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dila Nurul Fadilah Ikuti Rapat Forkopimda, Garut Perkuat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan
Musim Kemarau Menguat, Garut Perketat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan
Garut Perketat Pengawasan Obat Terlarang, Patroli Jam Malam Anak Bakal Diintensifkan
Tiga Kades Hasil PAW Resmi Dilantik, Bupati Garut Tekankan Pelayanan dan Pemberdayaan Warga
Pemkab Garut Perkuat Pencegahan Narkoba, Surat Edaran hingga Edukasi Sekolah Disiapkan
Jabar Jawara Ekspor 2026 Digelar di Garut, UMKM Didorong Bidik Pasar Global
32 Pramuka Penggalang Garut Siap Ikuti Jamnas 2026, Bupati Tekankan Pentingnya Kemandirian
Garut Buka Peluang Kerja Sama Pertanian dengan Praktisi Korea, Fokus Tingkatkan Kualitas Stroberi dan Bawang Putih
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Dila Nurul Fadilah Ikuti Rapat Forkopimda, Garut Perkuat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Musim Kemarau Menguat, Garut Perketat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Garut Perketat Pengawasan Obat Terlarang, Patroli Jam Malam Anak Bakal Diintensifkan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Tiga Kades Hasil PAW Resmi Dilantik, Bupati Garut Tekankan Pelayanan dan Pemberdayaan Warga

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Garut Perkuat Pencegahan Narkoba, Surat Edaran hingga Edukasi Sekolah Disiapkan

Berita Terbaru