KPK Beri Pembekalan Antikorupsi, Bupati Garut Tekankan Tata Kelola Desa yang Bersih

- Jurnalis

Selasa, 15 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi Antikorupsi dan Penguatan Integritas bagi Kepala Desa se-Kabupaten Garut digelar di Aula Universitas Garut Kampus 1 (Hampor), Jalan Prof. K.H. Cecep Syarifudin, Kecamatan Tarogong Kaler, Selasa (15/9/2026). Kegiatan menghadirkan jajaran KPK-RI untuk memberikan pembekalan mengenai integritas dan pencegahan korupsi kepada para kepala desa.

KPK Beri Pembekalan Antikorupsi, Bupati Garut Tekankan Tata Kelola Desa yang Bersih

GARUT BERKABAR, Tarogong Kaler – Pemerintah Kabupaten Garut memperkuat komitmen pencegahan korupsi di tingkat pemerintahan desa. Hal itu diwujudkan melalui Sosialisasi Antikorupsi dan Penguatan Integritas bagi Kepala Desa se-Kabupaten Garut yang digelar di Aula Universitas Garut Kampus 1 (Hampor), Jalan Prof. K.H. Cecep Syarifudin, Kecamatan Tarogong Kaler, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Garut Abdusy Syakur Amin serta Pelaksana Harian (Plh) Direktur Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Antikorupsi KPK-RI, Muhammad Indra Furqon. Pembekalan ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman kepala desa mengenai pentingnya integritas dalam menjalankan kewenangan dan mengelola pelayanan publik.

Baca Juga :  Garut Hebat Super App”, Inovasi Digital yang Dikenalkan ke Siswa SMK untuk Ciptakan Generasi Melek Teknologi

Bupati Abdusy Syakur Amin menyampaikan apresiasi atas keterlibatan KPK dalam memberikan edukasi secara langsung kepada para kepala desa. Menurutnya, pemerintahan desa memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menekankan agar seluruh kepala desa menjalankan tugas dengan berpedoman pada ketentuan yang berlaku, sekaligus memastikan setiap kebijakan dan program benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Desa sebagai ujung tombak pelayanan pemerintah dan masyarakat harus mampu melaksanakan tugas sesuai ketentuan, dengan tetap mengedepankan efektivitas dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Abdusy Syakur Amin.

Bupati berharap materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat diterapkan dalam praktik penyelenggaraan pemerintahan di masing-masing desa.

Menurutnya, internalisasi nilai-nilai integritas menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang transparan, bertanggung jawab, serta mampu mencegah potensi terjadinya penyimpangan.

Baca Juga :  Sekda Garut Lepas ASN Purnabakti, Tekankan Makna Pelayanan Hingga Akhir Masa Tugas

Sementara itu, Muhammad Indra Furqon menjelaskan, kehadiran KPK di Garut merupakan bagian dari upaya memberikan pemahaman menyeluruh kepada kepala desa mengenai aspek hukum dan etika dalam penggunaan kewenangan.

Materi yang diberikan mencakup pemahaman mengenai delik tindak pidana korupsi, penanaman nilai integritas, pencegahan suap dan gratifikasi, hingga pengelolaan kepentingan publik.

“Kami akan mengajarkan delik antikorupsi, penanaman integritas, pencegahan suap dan gratifikasi, hingga pengelolaan kepentingan publik. Satu paket penuh kami hadirkan pelatihan ini buat kepala desa di Kabupaten Garut,” kata Indra.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Garut bersama KPK berharap para kepala desa semakin memahami pentingnya integritas dalam setiap proses pengambilan keputusan dan pengelolaan pemerintahan.

Pembekalan ini juga diharapkan mendorong lahirnya kepemimpinan desa yang bersih, profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, sekaligus memperkuat pembangunan daerah dari tingkat paling bawah.(**)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Permainan Harga Gas Bersubsidi, Pemkab Garut Perketat Pengawasan Agen dan Pangkalan LPG 3 Kg
35 Tahun Mengabdi, Bupati Garut Kenang Dedikasi Sekda Nurdin Yana dan Kepala Bakesbangpol Nurrodhin
Disnakertrans Garut Perkuat Edukasi Pekerja Migran, Warga Diminta Waspadai Keberangkatan Ilegal
Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Garut Dorong Generasi Muda Berkarakter, Kreatif, dan Peduli Sesama
Garut Dapat Tambahan Kuota 500 Peserta Pelatihan Kerja ke Luar Negeri, Penempatan Ditargetkan Februari 2027
Garut Bidik Percepatan Pembangunan Infrastruktur 2027, GAPENSI Didorong Perkuat Kualitas Konstruksi
Garut Siapkan Lahan untuk Proyek Kesehatan Pusat, CMU RSUD dr. Slamet Ditargetkan Dibangun 2027
Kejari Garut Pulihkan Kerugian Negara Lebih dari Rp1,5 Miliar, Pemkab Apresiasi Kinerja Penegakan Hukum
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Cegah Permainan Harga Gas Bersubsidi, Pemkab Garut Perketat Pengawasan Agen dan Pangkalan LPG 3 Kg

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:43 WIB

35 Tahun Mengabdi, Bupati Garut Kenang Dedikasi Sekda Nurdin Yana dan Kepala Bakesbangpol Nurrodhin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Disnakertrans Garut Perkuat Edukasi Pekerja Migran, Warga Diminta Waspadai Keberangkatan Ilegal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Garut Dorong Generasi Muda Berkarakter, Kreatif, dan Peduli Sesama

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Garut Dapat Tambahan Kuota 500 Peserta Pelatihan Kerja ke Luar Negeri, Penempatan Ditargetkan Februari 2027

Berita Terbaru