Bupati Garut Abdusy Syakur Amin memimpin pelantikan Majelis Pembimbing (Mabi) dan Pimpinan Satuan Karya (Pinsaka) Saka Yudha Brama Jaya serta Saka Widya Budaya Bakti Gerakan Pramuka Kabupaten Garut masa bakti 2026–2031 di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (14/9/2026).
GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Pemerintah Kabupaten Garut terus memperkuat peran Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan keterampilan generasi muda. Komitmen tersebut ditandai dengan pelantikan Majelis Pembimbing (Mabi) dan Pimpinan Satuan Karya (Pinsaka) Saka Yudha Brama Jaya serta Saka Widya Budaya Bakti masa bakti 2026–2031.
Pelantikan berlangsung bersamaan dengan Apel Gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (14/9/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Bupati Garut Abdusy Syakur Amin.
Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan pentingnya keberadaan Satuan Karya Pramuka dalam memperluas ruang pembelajaran bagi generasi muda, tidak hanya dalam aspek kedisiplinan dan organisasi, tetapi juga melalui pengembangan keahlian tertentu.
Menurutnya, Pramuka memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter generasi muda melalui proses pembinaan yang menanamkan kegigihan, kedisiplinan, komitmen, kesabaran, serta tanggung jawab.
“Di Pramuka, mereka diajarkan yang namanya kegigihan, disiplin, keseriusan, komitmen, kesabaran, hingga kematangan karakter,” kata Abdusy Syakur Amin.
Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Garut akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan kegiatan kepramukaan. Salah satunya dengan memperbanyak kegiatan, agenda pembinaan, hingga kompetisi antar-sekolah sehingga anggota Pramuka memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuan secara langsung.
Bupati juga mendorong agar pembinaan tidak berhenti pada kegiatan kepramukaan yang bersifat umum. Para peserta didik diharapkan mulai diarahkan untuk mengenal berbagai bidang keterampilan yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan mereka.
“Tentu saja bukan hanya yang bersifat umum, tetapi juga mendorong anak-anak untuk mulai mengenal dan mendalami bidang atau garapan keahlian tertentu,” ujarnya.
Dengan terbentuknya kepengurusan Mabi dan Pinsaka Saka Yudha Brama Jaya serta Saka Widya Budaya Bakti, Abdusy Syakur berharap Gerakan Pramuka di Kabupaten Garut semakin aktif memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.
Keberadaan kedua Saka tersebut diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda yang berkarakter, memiliki keterampilan, serta mampu berperan dalam membantu pemerintah dan masyarakat menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.(**)







