Bupati Garut Terima Kunjungan Pasis Seskoad, Bahas Sinergi Penanggulangan Bencana

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima kunjungan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Wilayah Pertahanan Perwira Siswa (Pasis) Dikreg LXVII Seskoad TA 2026, bertempat di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (6/4/2026).

Bupati Garut Terima Kunjungan Pasis Seskoad, Bahas Sinergi Penanggulangan Bencana

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima kunjungan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Wilayah Pertahanan Perwira Siswa (Pasis) Dikreg LXVII Seskoad TNI AD TA 2026, bertempat di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (6/4/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Koordinator Lapangan Kolonel Inf. Choirul Ikmal, Perwira Penuntun Kolonel Kav. Jacob James Patty, Dandim 0611/Garut Letkol Inf. Andik Fachrizal, serta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Syakur Amin memaparkan profil Kabupaten Garut yang saat ini berusia 213 tahun, dengan luas wilayah sekitar 3.100 km² serta jumlah penduduk mencapai 2,8 juta jiwa. Ia menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Garut sebagai lokasi pelaksanaan KKL, mengingat wilayah Garut memiliki kondisi geografis yang menantang dan kompleks.

Baca Juga :  Dinkes Garut Perkuat Akses Layanan Kesehatan, Bangun 10 Pustu Baru di Tahun 2025

Bupati menjelaskan bahwa Kabupaten Garut termasuk daerah dengan potensi bencana tertinggi kedua di Jawa Barat. Potensi tersebut meliputi ancaman banjir dengan luasan sekitar 90 ribu hektare, serta potensi longsor mencapai 76 ribu hektare. Ditambah keberadaan 111 sungai dan curah hujan yang tinggi, risiko bencana hidrometeorologi menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Kami mencatat ada sekitar 567 kejadian bencana per tahun, artinya hampir setiap hari ada insiden. Karena itu Pemkab Garut menyiapkan alat berat di beberapa lokasi rawan dan memerintahkan BPBD serta PU untuk selalu siaga,” tegasnya.

Ia menekankan, penanganan bencana tidak dapat dilakukan pemerintah daerah seorang diri. Diperlukan keterlibatan aktif berbagai pihak, termasuk Tim SAR, TNI, Polri, hingga masyarakat, agar distribusi bantuan pangan dan pelayanan kesehatan dapat berjalan cepat.

Bupati berharap koordinasi yang solid dapat mempercepat penanganan darurat, sehingga tidak berkembang menjadi isu kondisi darurat berskala nasional. Ia pun menyampaikan terima kasih atas kepercayaan menjadikan Garut sebagai lokus KKL.

Baca Juga :  Waspada Penipuan Berkedok Bantuan di Garut, Diskominfo Ingatkan Masyarakat

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi Pemerintah Kabupaten Garut melalui ide dan gagasan terkait penanganan bencana, sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi bapak-bapak semua,” tutupnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Kolonel Inf. Choirul Ikmal menyampaikan bahwa sebanyak 23 Perwira Siswa akan melaksanakan KKL di Kabupaten Garut selama empat hari, yakni mulai 6 hingga 9 April 2026.

KKL tersebut mengusung tema “Sinergitas Komponen Bangsa dalam Penanggulangan Bencana Guna Memperkuat Ketahanan Nasional.” Ia menjelaskan, para Pasis telah melakukan inventarisasi masalah sebelum turun langsung ke lapangan.

“Tugas para perwira adalah mensinkronisasikan pelaksanaan kegiatan dari pusat hingga tingkat bawah. Selama KKL, para Pasis akan melakukan wawancara mendalam dengan Muspida serta SKPD Kabupaten Garut seperti Dinsos, Dinkes, PUPR, dan BNPB. Hasilnya nanti akan dipaparkan dalam seminar,” ungkapnya.

Di akhir, ia berharap dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Garut agar pelaksanaan KKL berjalan lancar sesuai tujuan.(**).

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Garut Kukuhkan Tiga Kepala Desa PAW, Tekankan Kepemimpinan yang Mampu Menggerakkan Partisipasi Warga
Pemkab Garut Perkuat Jiwa Wirausaha Pemuda Lewat Bootcamp Organisasi Kepemudaan
Prestasi Tim Sepak Bola Putri Garut Diapresiasi, Bupati Dorong Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Bupati Garut Beri Penghargaan untuk Tim Putri Usai Torehkan Prestasi di Hydroplus Soccer League U-18
Bupati Garut Apresiasi Perjuangan Tim Putri Garut di Final Hydroplus U-18, Siap Perkuat Pembinaan Sepak Bola Wanita
109 Desa dan Kelurahan di Garut Kembali Berpeluang Ikuti Program Beasiswa Satu Sarjana Tahun 2026
Perkuat Tata Kelola Perumahan, Disperkim Garut Matangkan Revisi Aturan Pengelolaan PSU Lewat Forum Diskusi
Bupati Garut Perkuat Sinergi dengan Kemenkeu dan LMAN untuk Maksimalkan Potensi Aset Daerah
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:01 WIB

Bupati Garut Kukuhkan Tiga Kepala Desa PAW, Tekankan Kepemimpinan yang Mampu Menggerakkan Partisipasi Warga

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Pemkab Garut Perkuat Jiwa Wirausaha Pemuda Lewat Bootcamp Organisasi Kepemudaan

Senin, 13 Juli 2026 - 15:05 WIB

Bupati Garut Beri Penghargaan untuk Tim Putri Usai Torehkan Prestasi di Hydroplus Soccer League U-18

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:15 WIB

Bupati Garut Apresiasi Perjuangan Tim Putri Garut di Final Hydroplus U-18, Siap Perkuat Pembinaan Sepak Bola Wanita

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:00 WIB

109 Desa dan Kelurahan di Garut Kembali Berpeluang Ikuti Program Beasiswa Satu Sarjana Tahun 2026

Berita Terbaru