Viral Video Diklaim Harimau Menerkam Warga di Gunung Papandayan, Pengelola Tegaskan Informasi Hoaks

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR, Cisurupan – Beredarnya sebuah video di berbagai platform media sosial yang disertai narasi tentang seorang warga diterkam harimau di kawasan Gunung Papandayan dipastikan tidak benar. Minggu (12/7/2026).

Klarifikasi tersebut disampaikan secara resmi oleh Tim Manajemen Info Papandayan melalui Surat Edaran/Klarifikasi Resmi Nomor : 05/IWP/VII/2026 tertanggal 12 Juli 2026.
Dalam surat klarifikasi itu dijelaskan bahwa informasi yang menyebutkan peristiwa tersebut terjadi di kawasan Gunung Papandayan merupakan hoaks. Pengelola menegaskan hingga saat ini tidak pernah terjadi kejadian sebagaimana yang beredar di media sosial.

Baca Juga :  Gerakan Masyarakat Garut Semakin Solid, Eldy Supriadi Gaungkan Semangat Persatuan untuk Perubahan


Berdasarkan hasil penelusuran, video yang viral tersebut bukan berasal dari kawasan Gunung Papandayan. Peristiwa dalam video disebut berkaitan dengan insiden ledakan yang diduga berasal dari peluru mortir 81 Komando di Kampung Cipicang RT 004 RW 007, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Tim Manajemen Info Papandayan juga memastikan bahwa setelah klarifikasi diterbitkan, tidak terdapat laporan maupun kejadian warga diterkam harimau di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan.

Sehubungan dengan hal tersebut, masyarakat, calon pendaki, dan pengguna media sosial diimbau agar tidak mudah mempercayai ataupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat diminta selalu mengacu pada informasi resmi dari instansi yang berwenang untuk menghindari kesalahpahaman dan keresahan.

Baca Juga :  Proses Rekapitulasi Suara Pemilu 2024 di Garut Berjalan Lancar, Evaluasi Terus Dilakukan

Info Wisata Papandayan menegaskan akan terus menyampaikan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan apabila terdapat perkembangan terkait kondisi di kawasan TWA Gunung Papandayan.

Melalui klarifikasi resmi ini, pengelola berharap masyarakat tidak lagi terpengaruh oleh informasi palsu yang beredar serta lebih bijak dalam menyaring dan membagikan informasi di media sosial.(**)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dila Fadilah Hadiri Rakor Forkopimda, Pengawasan Anak dan Obat Terlarang di Garut Diperkuat
Garut Perketat Pengawasan Obat Terlarang, Patroli Jam Malam Anak Bakal Diintensifkan
InDrive Edukasi Pelajar Jabar soal Keselamatan Berlalu Lintas, Ratusan Siswa Ikuti Kampanye Drive Your Future
Polsek Wanaraja Amankan 50 Knalpot Brong dalam Operasi Penertiban Lalu Lintas
HUT ke-75 IBI, Bidan di Garut Didorong Perkuat Kolaborasi Demi Keselamatan Ibu dan Bayi
Tiket GIKF 2026 Lebih Ramah untuk Warga Lokal, Kecamatan Cisurupan Beri Kemudahan Akses
Rumah Warga di Bungbulang Ludes Dilahap Api, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
Truk Pengangkut Material Bangunan Terguling di Jalur Menurun Pamulihan, Dua Orang Alami Luka Ringan
Berita ini 270 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Dila Fadilah Hadiri Rakor Forkopimda, Pengawasan Anak dan Obat Terlarang di Garut Diperkuat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Garut Perketat Pengawasan Obat Terlarang, Patroli Jam Malam Anak Bakal Diintensifkan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Polsek Wanaraja Amankan 50 Knalpot Brong dalam Operasi Penertiban Lalu Lintas

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:42 WIB

HUT ke-75 IBI, Bidan di Garut Didorong Perkuat Kolaborasi Demi Keselamatan Ibu dan Bayi

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:02 WIB

Tiket GIKF 2026 Lebih Ramah untuk Warga Lokal, Kecamatan Cisurupan Beri Kemudahan Akses

Berita Terbaru