GARUT BERKABAR – Komunitas Bobotoh Kolot (Boboko) Kabupaten Garut diharapkan mampu memperluas perannya di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Harapan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut, Ayi Suryana, saat menghadiri pelantikan pengurus Boboko di Gudang Pemuda, Minggu (12/7/2026).
Menurut Ayi, komunitas suporter memiliki modal utama berupa rasa solidaritas, kekompakan, dan semangat kebersamaan yang dapat diarahkan menjadi energi positif bagi masyarakat. Karena itu, ia mengajak Boboko untuk menghadirkan program-program yang tidak hanya mempererat hubungan antaranggota, tetapi juga memberikan manfaat bagi warga.
Ayi menegaskan dirinya siap memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan sosial yang digagas Boboko. Bahkan, apabila program yang dijalankan benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat, ia membuka peluang untuk membantu dari sisi pendanaan.
“Kalau kegiatannya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tentu saya siap mendukung, termasuk membantu dalam hal pendanaannya,” ungkapnya.
Ia menilai keberadaan Boboko dapat menjadi contoh bahwa komunitas suporter sepak bola tidak hanya identik dengan aktivitas di tribun stadion, tetapi juga mampu mengambil peran dalam aksi sosial, kegiatan kemanusiaan, hingga program pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, semakin aktif Boboko berkontribusi di lingkungan sosial, semakin positif pula citra Bobotoh di mata publik. Hal itu sekaligus membuktikan bahwa kecintaan terhadap Persib Bandung dapat diwujudkan melalui tindakan nyata yang membawa manfaat bagi banyak orang.
Dalam kesempatan tersebut, Ayi juga berbagi kisah mengenai awal mula kecintaannya terhadap Persib Bandung. Ia mengaku mulai menjadi Bobotoh sejak masih kecil setelah sering menemani ayahnya mendengarkan siaran pertandingan Persib melalui radio pada pertengahan era 1980-an.
Kecintaan itu terus tumbuh hingga masa remaja. Saat menempuh pendidikan di SMA 16 Bandung, ia rutin menyaksikan pertandingan Persib secara langsung di Stadion Siliwangi. Ia pun menjadi saksi perjalanan Persib meraih gelar juara kompetisi Perserikatan hingga akhirnya menjuarai Liga 1.
Semangat mendukung Persib kini juga diwariskan kepada keenam anaknya yang sama-sama menjadi Bobotoh. Bagi Ayi, Persib bukan sekadar klub sepak bola, tetapi juga simbol persaudaraan yang mampu menyatukan berbagai kalangan.
Ia berharap kepengurusan baru Boboko Kabupaten Garut dapat menghadirkan program-program yang inovatif, memperkuat rasa kebersamaan, serta menjadikan komunitas suporter sebagai mitra yang aktif dalam mendukung pembangunan sosial di Kabupaten Garut. (**).







