Bupati Garut Abdusy Syakur Amin membuka Pasar Kreatif dan Pelayanan Publik Terpadu 2026 di Alun-Alun Kecamatan Bungbulang, Kamis (17/9/2026). Kegiatan ini menghadirkan beragam pelayanan publik gratis sekaligus menjadi ruang promosi bagi UMKM, kuliner, seni, dan potensi ekonomi kreatif masyarakat Bungbulang dan sekitarnya.
GARUT BERKABAR, Bungbulang – Pemerintah Kabupaten Garut kembali mendekatkan layanan pemerintahan kepada masyarakat melalui kegiatan Pelayanan Publik Terpadu yang dipadukan dengan Pasar Kreatif 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Alun-Alun Kecamatan Bungbulang, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan yang dibuka langsung Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperoleh beragam layanan administrasi dan pelayanan dasar tanpa harus mendatangi kantor perangkat daerah masing-masing.
Selain pelayanan publik, agenda tersebut juga diarahkan untuk membuka ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta menggali potensi ekonomi kreatif yang berkembang di wilayah Bungbulang dan sekitarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Garut mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya memastikan kelengkapan dokumen administrasi kependudukan. Menurutnya, dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), dan akta kelahiran memiliki peran penting dalam mengakses berbagai program pemerintah.
“Jangan sampai anak kita tidak punya identitas. Semua bantuan pemerintah, baik bantuan pangan maupun Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), selalu merujuk pada data kependudukan yang ada,” kata Abdusy Syakur Amin.
Ia menjelaskan, program bantuan pemerintah ditujukan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat. Karena itu, validitas data kependudukan menjadi salah satu bagian penting dalam proses penyaluran bantuan.
Bupati berharap pola pelayanan terpadu dengan konsep jemput bola tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga masyarakat di berbagai wilayah Garut semakin mudah mendapatkan pelayanan pemerintah.
Camat Bungbulang, Beni Yandiana, menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Garut karena Kecamatan Bungbulang dipercaya menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program.
“Atas nama warga Kecamatan Bungbulang, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Bupati beserta seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Mia Herlina, mengatakan Pasar Kreatif merupakan bagian dari roadshow yang dilaksanakan untuk memetakan sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi kreatif di setiap kecamatan.
Menurutnya, perkembangan ekonomi kreatif memiliki peluang besar dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerintah berupaya memberikan ruang kepada pelaku ekonomi kreatif untuk memperkenalkan produk dan potensi daerahnya.
“Event pasar kreatif roadshow ini bertujuan untuk menggali, mengenali, dan memperhatikan potensi sektor ekonomi kreatif yang terdapat di setiap kecamatan di Kabupaten Garut,” jelas Mia.
Pelaksanaan kegiatan menggunakan konsep jemput bola dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah Pemkab Garut bersama instansi vertikal. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Kamis hingga Jumat, 17–18 September 2026.
Beragam layanan gratis disediakan bagi masyarakat Bungbulang dan wilayah sekitarnya. Di antaranya perekaman dan pencetakan KTP-el, pembuatan akta kelahiran dan kematian, layanan kesehatan, pembuatan kartu AK-1, serta konsultasi bantuan sosial.
Masyarakat juga dapat memanfaatkan gelar pangan murah, konsultasi pajak daerah dan PBJT, pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), konsultasi perizinan, vaksinasi rabies dan pemeriksaan kesehatan hewan, hingga layanan pengaduan melalui SP4N-LAPOR!.
Selain itu, tersedia pelayanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), edukasi pencegahan kebakaran, pembukaan rekening tabungan gratis dari Bank BJB, serta layanan administrasi dan konsultasi BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.
Tidak hanya berorientasi pada pelayanan pemerintahan, kegiatan tersebut turut menghadirkan bazar kuliner dan UMKM, pertunjukan seni budaya lokal, serta berbagai perlombaan interaktif untuk masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Garut tidak hanya menghadirkan layanan pemerintah lebih dekat dengan warga, tetapi juga memberikan ruang bagi potensi ekonomi kreatif daerah untuk berkembang dan dikenal lebih luas.(**).







