Garut Perluas Ekosistem Keuangan Syariah, Pemkab Gandeng Berbagai Pihak Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan School of Syariah dan Implementasi Program Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) di Auditorium Institut Agama Islam (IAI) Persis Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi pemerintah, OJK, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperluas literasi serta akses layanan keuangan syariah bagi masyarakat Kabupaten Garut.

Garut Perluas Ekosistem Keuangan Syariah, Pemkab Gandeng Berbagai Pihak Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Pemerintah Kabupaten Garut terus mendorong terbentuknya ekosistem keuangan syariah yang inklusif sebagai salah satu strategi memperkuat perekonomian daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan literasi masyarakat serta perluasan akses layanan keuangan syariah hingga ke pelosok desa.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, saat menghadiri kegiatan School of Syariah dan Implementasi Program Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) di Auditorium Institut Agama Islam (IAI) Persis Garut, Kamis (18/6/2026).

Menurut Nurdin, Garut memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat pengembangan ekonomi syariah di Jawa Barat. Potensi itu didukung oleh sektor pertanian yang kuat, pertumbuhan UMKM yang terus berkembang, serta keberadaan pondok pesantren dan organisasi keagamaan yang aktif membangun kemandirian ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Endog Lewo, Camilan Khas Garut yang Resmi Menjadi Warisan Budaya

Ia menegaskan bahwa perluasan inklusi keuangan syariah tidak hanya memberikan kemudahan masyarakat dalam mengakses layanan perbankan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan.

Salah satu langkah yang didorong adalah pengembangan agen Laku Pandai di tingkat desa agar masyarakat yang belum tersentuh layanan keuangan formal dapat memperoleh akses yang lebih mudah sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan sesuai prinsip syariah.

“Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah melalui peran tokoh agama. Basis keagamaan yang kuat di Kabupaten Garut menjadi pintu masuk untuk meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat dalam mengembangkan usahanya,” ujar Nurdin.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), M. Ismail Riyadi, mengatakan bahwa peningkatan literasi keuangan bertujuan membentuk masyarakat yang lebih memahami cara mengelola keuangan secara tepat sehingga mampu mengambil keputusan finansial yang lebih baik.

Baca Juga :  Dua Strategi Andalan Jabar untuk Cegah Stunting Baru

Ia menjelaskan bahwa Program EPIKS merupakan hasil kolaborasi OJK bersama Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) dalam membangun pusat-pusat pengembangan keuangan syariah berbasis ekosistem, mulai dari pesantren, desa hingga perguruan tinggi.

Sementara itu, Sekretaris Umum PP Persis, Haris Muslim, menyampaikan bahwa jaringan Persatuan Islam yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia menjadi modal besar dalam pengembangan ekonomi umat. Didukung ratusan lembaga pendidikan dan jutaan anggota, Persis dinilai memiliki potensi untuk memperluas implementasi ekonomi syariah secara nasional.

Ketua PD Persis Kabupaten Garut, Ustadz Gun Gun Abdul Basit, juga menegaskan bahwa bidang ekonomi menjadi salah satu fokus pengembangan organisasi selain pendidikan dan dakwah. Menurutnya, penguatan ekonomi merupakan bagian penting dalam mendukung kesejahteraan umat.

Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Garut, OJK, KNEKS, serta organisasi kemasyarakatan, pengembangan ekosistem keuangan syariah diharapkan mampu meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif.

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jabar Jawara Ekspor 2026 Digelar di Garut, UMKM Didorong Bidik Pasar Global
Garut Buka Peluang Kerja Sama Pertanian dengan Praktisi Korea, Fokus Tingkatkan Kualitas Stroberi dan Bawang Putih
Wakil Ketua DPRD Garut Dila Nurul Fadilah Dukung Kolaborasi Pemkab dan BKSAP DPR RI Perluas Akses Produk Lokal ke Pasar Dunia Menulis
Pemkab Garut Perluas Akses Pasar Petani Lewat FESTA, Produk Lokal Dijual Langsung ke Konsumen
Garut International Kite Festival 2026 Dinilai Buka Peluang Baru Pariwisata dan Ekonomi Lokal
Pemkab Garut Perkuat SDM Industri Alas Kaki Lewat Pelatihan Penjahit Upper Sepatu bagi 192 Peserta
IPSKA Resmi Hadir di Garut, Permudah Pelaku Usaha Tembus Pasar Internasional
Bupati Garut Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Ekosistem Wirausaha Berkelanjutan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:11 WIB

Jabar Jawara Ekspor 2026 Digelar di Garut, UMKM Didorong Bidik Pasar Global

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Garut Buka Peluang Kerja Sama Pertanian dengan Praktisi Korea, Fokus Tingkatkan Kualitas Stroberi dan Bawang Putih

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:41 WIB

Wakil Ketua DPRD Garut Dila Nurul Fadilah Dukung Kolaborasi Pemkab dan BKSAP DPR RI Perluas Akses Produk Lokal ke Pasar Dunia Menulis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Pemkab Garut Perluas Akses Pasar Petani Lewat FESTA, Produk Lokal Dijual Langsung ke Konsumen

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Garut International Kite Festival 2026 Dinilai Buka Peluang Baru Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Berita Terbaru