Lestarikan Pencak Silat, Bupati Garut Ajak Generasi Muda Rawat Warisan Leluhur

- Jurnalis

Minggu, 2 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menghadiri Haol Akbar Ke-36 Pendiri Himpunan Pencak Silat Indonesia Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Pusat, almarhum Kyai H. Adji Djaenudin bin H. Usman, di Kampung Gegerpasang, Desa Sukarasa, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Minggu (2/8/2026).

Lestarikan Pencak Silat, Bupati Garut Ajak Generasi Muda Rawat Warisan Leluhur

GARUT BERKABAR, Samarang – Pemerintah Kabupaten Garut mendorong generasi muda untuk terus menjaga keberadaan seni bela diri pencak silat sebagai bagian dari warisan budaya daerah. Pesan tersebut disampaikan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat menghadiri Haol Akbar Ke-36 Pendiri Himpunan Pencak Silat Indonesia Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Pusat, almarhum Kyai H. Adji Djaenudin bin H. Usman, di Kampung Gegerpasang, Desa Sukarasa, Kecamatan Samarang, Minggu (2/8/2026).

Dalam kesempatan itu, Bupati Garut turut menyampaikan doa untuk almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Ia berharap berbagai ilmu yang telah diwariskan almarhum kepada para penerus dapat terus diamalkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Liga Desa 2026 Jadi Ajang Kebersamaan, Bupati Garut Tinjau Turnamen Voli di Bayongbong

Menurut Abdusy Syakur, keberadaan Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka memiliki nilai penting karena tidak hanya berkaitan dengan kemampuan bela diri, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan dakwah dan pelestarian seni budaya.

Ia menilai kemampuan bela diri merupakan salah satu keterampilan yang dapat menjadi bekal bagi seseorang dalam menjalani kehidupan, di samping kemampuan berkomunikasi dan keterampilan lainnya.

“Selain memiliki keterampilan berbicara, kita juga harus memiliki keterampilan bela diri. Saya yakin ilmu yang telah dibagikan almarhum dapat terus dimanfaatkan dan menjadi amal jariah bagi beliau,” ungkapnya.

Bupati juga menyebut Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka sebagai salah satu bagian dari pusaka budaya yang memiliki nilai sejarah bagi Kabupaten Garut. Karena itu, keberadaannya perlu dirawat secara berkelanjutan agar tidak terputus oleh perkembangan zaman.

Ia mengajak para pengurus, pesilat, serta generasi penerus untuk tidak hanya mempertahankan tradisi, tetapi juga mengembangkan pencak silat secara positif sehingga mampu menjadi kebanggaan masyarakat Garut dan Indonesia.

Baca Juga :  Sinergi Desa Sukabakti dan Warga untuk Wujudkan Akses Air Bersih Melalui Program Pamsimas

“Ini merupakan salah satu pusaka leluhur yang harus kita jaga, pelihara, dan kembangkan agar menjadi kebanggaan masyarakat Garut khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Haol Akbar Ke-36, Asep Saepurohman, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Garut dan seluruh pihak yang telah memberikan perhatian serta dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia berharap dukungan dan sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat, termasuk bersama jajaran kepengurusan Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka mulai dari tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) hingga Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

Menurut Asep, kebersamaan tersebut penting untuk menyatukan visi, memperkuat semangat organisasi, serta menumbuhkan keberanian dan tekad dalam menjaga sekaligus mengembangkan keberadaan Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka di masa mendatang.(**)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dilantik Bupati, Satria Budi Jadi Pj Sekda Garut di Tengah Tantangan Fiskal 2027
Cegah Permainan Harga Gas Bersubsidi, Pemkab Garut Perketat Pengawasan Agen dan Pangkalan LPG 3 Kg
35 Tahun Mengabdi, Bupati Garut Kenang Dedikasi Sekda Nurdin Yana dan Kepala Bakesbangpol Nurrodhin
Disnakertrans Garut Perkuat Edukasi Pekerja Migran, Warga Diminta Waspadai Keberangkatan Ilegal
Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Garut Dorong Generasi Muda Berkarakter, Kreatif, dan Peduli Sesama
Garut Dapat Tambahan Kuota 500 Peserta Pelatihan Kerja ke Luar Negeri, Penempatan Ditargetkan Februari 2027
Garut Bidik Percepatan Pembangunan Infrastruktur 2027, GAPENSI Didorong Perkuat Kualitas Konstruksi
Garut Siapkan Lahan untuk Proyek Kesehatan Pusat, CMU RSUD dr. Slamet Ditargetkan Dibangun 2027
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:41 WIB

Dilantik Bupati, Satria Budi Jadi Pj Sekda Garut di Tengah Tantangan Fiskal 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Cegah Permainan Harga Gas Bersubsidi, Pemkab Garut Perketat Pengawasan Agen dan Pangkalan LPG 3 Kg

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:43 WIB

35 Tahun Mengabdi, Bupati Garut Kenang Dedikasi Sekda Nurdin Yana dan Kepala Bakesbangpol Nurrodhin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Disnakertrans Garut Perkuat Edukasi Pekerja Migran, Warga Diminta Waspadai Keberangkatan Ilegal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Garut Dorong Generasi Muda Berkarakter, Kreatif, dan Peduli Sesama

Berita Terbaru