Garut International Kite Festival 2026 Dinilai Buka Peluang Baru Pariwisata dan Ekonomi Lokal

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bersama peserta Garut International Kite Festival 2026 dalam acara Farewell Dinner di Pujasega Bale Tingtrim, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Minggu malam (2/8/2026).

Garut International Kite Festival 2026 Dinilai Buka Peluang Baru Pariwisata dan Ekonomi Lokal

GARUT BERKABAR,Tarogong Kaler – Gelaran Garut International Kite Festival 2026 tidak hanya menghadirkan pertunjukan layang-layang dari berbagai negara, tetapi juga dinilai membuka peluang baru bagi pengembangan pariwisata dan perekonomian masyarakat Kabupaten Garut.

Hal tersebut disampaikan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat menghadiri acara Farewell Dinner bersama para peserta Garut International Kite Festival 2026 di Pujasega Bale Tingtrim, Kecamatan Tarogong Kaler, Minggu malam (2/8/2026).

Acara yang digelar Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) BPC Kabupaten Garut tersebut menjadi bagian dari rangkaian penutup festival internasional yang telah mempertemukan pelayang dari dalam maupun luar negeri.

Bupati Garut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan festival. Menurutnya, terselenggaranya kegiatan berskala internasional di Garut merupakan capaian positif yang perlu dikembangkan secara berkelanjutan.

Ia menilai, meskipun masih terdapat sejumlah hal yang perlu dievaluasi, secara keseluruhan pelaksanaan festival telah berjalan dengan baik. Pengalaman tersebut, kata dia, dapat menjadi bahan pembenahan untuk penyelenggaraan kegiatan serupa pada masa mendatang.

Baca Juga :  Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Stroberi dan Bawang Putih

Pemerintah Kabupaten Garut, lanjut Abdusy Syakur Amin, akan terus memberikan perhatian terhadap kegiatan budaya dan pariwisata yang memiliki potensi menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Pemkab Garut juga mendorong agar kegiatan festival tidak hanya terpusat di satu lokasi, tetapi dapat dikembangkan di berbagai kawasan yang memiliki potensi wisata.

“Beberapa hari yang lalu kami memanggil pengelola TWA Papandayan. Kami sangat concern terhadap kegiatan-kegiatan festival budaya yang mendorong pertumbuhan bidang pariwisata. Saya harap ke depan juga ada kegiatan-kegiatan yang kita dorong bersama,” ujarnya.

Dampak positif penyelenggaraan festival juga dirasakan masyarakat Desa Kramatwangi. Kepala Desa Kramatwangi, Rana Kurnia, menyebut pelaksanaan event internasional di wilayahnya menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat, termasuk para petani.

Menurutnya, keberhasilan festival menunjukkan bahwa kawasan pedesaan dan pegunungan di Garut memiliki peluang untuk menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan berskala nasional maupun internasional.

“Ini merupakan karya kita semua. Banyak sekali pihak yang terlibat, mulai dari masyarakat. Alhamdulillah, masyarakat kami dari desa bisa menyelenggarakan event kelas dunia,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Garut Pacu Pembentukan 421 Koperasi Merah Putih: Rampung Sebelum Juli 2025

Kesan positif juga disampaikan peserta dari Italia, Massimo Dall’Aglio. Ia mengapresiasi penyelenggaraan festival sekaligus keramahan masyarakat Garut selama kegiatan berlangsung.

Massimo mengatakan suasana di lokasi festival memberikan pengalaman yang berkesan, terutama ketika melihat antusiasme anak-anak dan masyarakat terhadap para peserta dari berbagai negara.

Tim asal Italia bahkan membawa perlengkapan layang-layang dengan bobot sekitar 20 kilogram untuk masing-masing peserta. Dengan tiga orang anggota, total perlengkapan yang dibawa mencapai sekitar 60 kilogram.

Dalam pelaksanaannya, para peserta sempat menghadapi kondisi angin yang kurang stabil. Namun, situasi tersebut tidak mengurangi antusiasme mereka mengikuti festival. Para pelayang kemudian menyesuaikan dengan menggunakan layang-layang yang lebih ringan.

Massimo berharap penyelenggaraan berikutnya dapat mempertimbangkan lokasi yang memiliki karakteristik angin lebih stabil sehingga para peserta dapat menampilkan layang-layang secara maksimal.

Kesuksesan Garut International Kite Festival 2026 sekaligus menjadi momentum bagi Kabupaten Garut untuk semakin memperkuat promosi potensi daerah ke tingkat internasional. Festival budaya, pariwisata, dan keterlibatan masyarakat lokal diharapkan terus berkembang sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi “Garut Menjangkau Dunia.”(**)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dilantik Bupati, Satria Budi Jadi Pj Sekda Garut di Tengah Tantangan Fiskal 2027
Cegah Permainan Harga Gas Bersubsidi, Pemkab Garut Perketat Pengawasan Agen dan Pangkalan LPG 3 Kg
35 Tahun Mengabdi, Bupati Garut Kenang Dedikasi Sekda Nurdin Yana dan Kepala Bakesbangpol Nurrodhin
Disnakertrans Garut Perkuat Edukasi Pekerja Migran, Warga Diminta Waspadai Keberangkatan Ilegal
Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Garut Dorong Generasi Muda Berkarakter, Kreatif, dan Peduli Sesama
Garut Dapat Tambahan Kuota 500 Peserta Pelatihan Kerja ke Luar Negeri, Penempatan Ditargetkan Februari 2027
Garut Bidik Percepatan Pembangunan Infrastruktur 2027, GAPENSI Didorong Perkuat Kualitas Konstruksi
Garut Siapkan Lahan untuk Proyek Kesehatan Pusat, CMU RSUD dr. Slamet Ditargetkan Dibangun 2027
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:41 WIB

Dilantik Bupati, Satria Budi Jadi Pj Sekda Garut di Tengah Tantangan Fiskal 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Cegah Permainan Harga Gas Bersubsidi, Pemkab Garut Perketat Pengawasan Agen dan Pangkalan LPG 3 Kg

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:43 WIB

35 Tahun Mengabdi, Bupati Garut Kenang Dedikasi Sekda Nurdin Yana dan Kepala Bakesbangpol Nurrodhin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Disnakertrans Garut Perkuat Edukasi Pekerja Migran, Warga Diminta Waspadai Keberangkatan Ilegal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Garut Dorong Generasi Muda Berkarakter, Kreatif, dan Peduli Sesama

Berita Terbaru