Pemkab Garut Luncurkan Balebat, Bantuan Khusus untuk Warga Miskin Ekstrem yang Belum Tersentuh Bansos

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Garut meluncurkan Program Bantuan Keluarga Hebat (Balebat) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi dan Evaluasi SDM Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Selasa (30/6/2026). Program ini menjadi langkah nyata untuk menjangkau masyarakat miskin ekstrem yang belum menerima bantuan sosial, sekaligus memperkuat upaya percepatan penurunan kemiskinan di Kabupaten Garut.

Pemkab Garut Luncurkan Balebat, Bantuan Khusus untuk Warga Miskin Ekstrem yang Belum Tersentuh Bansos

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Pemerintah Kabupaten Garut resmi meluncurkan Program Bantuan Keluarga Hebat (Balebat) Tahun 2026 sebagai upaya memperluas jangkauan perlindungan sosial bagi masyarakat miskin ekstrem yang selama ini belum memperoleh bantuan dari berbagai program pemerintah. Peluncuran tersebut berlangsung di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Selasa (30/6/2026), bersamaan dengan Rapat Koordinasi dan Evaluasi SDM Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengatakan Program Balebat merupakan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan tidak ada warga yang layak menerima bantuan namun terlewat akibat ketidaksesuaian data atau belum masuk dalam skema bantuan sosial yang telah berjalan.

Menurutnya, hasil verifikasi yang dilakukan bersama Dinas Sosial dan pendamping PKH menunjukkan masih terdapat sekitar 36 ribu warga miskin ekstrem yang belum menerima bantuan, baik dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Bupati Garut Bahas Pembangunan Pelabuhan Cilauteureun untuk Dongkrak Ekonomi Selatan

Sebagai tahap awal, pemerintah menetapkan seribu kepala keluarga sebagai penerima manfaat Program Balebat. Masing-masing keluarga memperoleh bantuan sebesar Rp2 juta yang disalurkan dalam dua tahap, yakni Rp1 juta pada Juni dan Rp1 juta pada Desember 2026. Penyaluran dilakukan secara tunai maupun melalui layanan pos bagi penerima yang berada di wilayah terpencil.

Bupati menegaskan bahwa Program Balebat akan terus dievaluasi agar dapat dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun. Pemerintah daerah juga akan terus memperbarui data penerima manfaat sehingga bantuan benar-benar diterima masyarakat yang memenuhi kriteria namun belum memperoleh bantuan dari program lain.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Marlinda Siti Hana, menjelaskan bahwa Balebat merupakan salah satu implementasi visi pembangunan daerah, khususnya dalam percepatan penurunan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Tahan Juara Jawa Timur, Persigar Jaga Asa dan Amankan Tiket 16 Besar Liga 4 Nasional

Ia menerangkan bahwa proses penetapan penerima dilakukan melalui penyaringan data secara berlapis untuk menghindari tumpang tindih dengan program bantuan lainnya, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI), maupun Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra.

Dari sekitar 107 ribu kepala keluarga yang masuk kategori desil satu, pemerintah mengidentifikasi sekitar 36 ribu keluarga yang belum menerima bantuan sosial apa pun. Dari jumlah tersebut, seribu kepala keluarga diprioritaskan sebagai penerima Balebat tahun 2026 dengan mempertimbangkan tingkat kerentanan, termasuk usia kepala keluarga serta pemerataan penerima di setiap desa.

Marlinda menambahkan, validitas data menjadi faktor utama keberhasilan program. Oleh sebab itu, Dinas Sosial bersama pendamping PKH akan terus melakukan pembaruan data dan pengecekan langsung di lapangan guna memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran.

Melalui Program Balebat, Pemerintah Kabupaten Garut berharap celah perlindungan sosial bagi masyarakat miskin ekstrem dapat semakin diperkecil sehingga upaya penanggulangan kemiskinan berjalan lebih efektif, adil, dan berkelanjutan.(**).

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bantu Warga Dapatkan Layanan Medis, PDGI Garut Gelar Operasi Celah Bibir dan Cabut Gigi Gratis
Pascakebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Mulai Bersihkan Lokasi dan Siapkan Pasar Darurat
Anggaran Jaminan Kesehatan Garut Tembus Rp196 Miliar, Pemkab Tata Ulang Kepesertaan PBI
Garut Matangkan Transformasi RSUD dr. Slamet, Standar Smart Hospital Jadi Acuan Pengembangan
Bulan Dana PMI Garut 2026 Resmi Dimulai, Syakur Dorong Kepedulian Kemanusiaan
Isbat Nikah Terpadu Digelar di Banyuresmi, Puluhan Pasangan Dapat Kepastian Hukum
Pemkab Garut Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Jadi Inspektur Upacara
Jalan Ciangkrong Pamulihan Resmi Dibuka, Distribusi Kopi Petani Makin Lancar
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Bantu Warga Dapatkan Layanan Medis, PDGI Garut Gelar Operasi Celah Bibir dan Cabut Gigi Gratis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Pascakebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Mulai Bersihkan Lokasi dan Siapkan Pasar Darurat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Anggaran Jaminan Kesehatan Garut Tembus Rp196 Miliar, Pemkab Tata Ulang Kepesertaan PBI

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Bulan Dana PMI Garut 2026 Resmi Dimulai, Syakur Dorong Kepedulian Kemanusiaan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Isbat Nikah Terpadu Digelar di Banyuresmi, Puluhan Pasangan Dapat Kepastian Hukum

Berita Terbaru