Kehumasan Pemda Jabar Diminta Adaptif Hadapi Arus Informasi Digital

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) se-Jawa Barat Tahun 2026 digelar di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Rabu (12/8/2026).

Kehumasan Pemda Jabar Diminta Adaptif Hadapi Arus Informasi Digital

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Perubahan pola komunikasi masyarakat di era digital mendorong pemerintah daerah untuk semakin adaptif dalam mengelola informasi publik. Kecepatan arus informasi dan meningkatnya partisipasi masyarakat di ruang digital menjadi tantangan yang harus direspons dengan strategi kehumasan yang lebih aktif.

Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) se-Jawa Barat Tahun 2026 yang digelar di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Rabu (12/8/2026).

Mewakili pimpinan secara virtual, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat, Bayu Rahmana, mengatakan perkembangan teknologi telah mengubah pola kontrol sosial. Masyarakat kini tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi turut berperan dalam membentuk, mengawasi, dan menyebarluaskan narasi mengenai kebijakan pemerintah.

Menurutnya, media sosial, jurnalisme warga, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) membuat proses kontrol sosial berlangsung semakin cepat dan partisipatif.

Baca Juga :  Sekda Herman Suryatman Resmikan Forum OSIS Jabar : Membangun Generasi Pemimpin Masa Depan

Kondisi tersebut, lanjut Bayu, menuntut jajaran kehumasan pemerintah daerah maupun badan usaha milik daerah (BUMD) untuk memperluas pola pemantauan informasi. Tidak cukup hanya mengandalkan pemantauan media konvensional, tetapi juga perlu menerapkan social listening.

Melalui pendekatan tersebut, pemerintah dapat mengetahui kecenderungan opini, emosi, serta persepsi masyarakat terhadap berbagai isu sekaligus mengantisipasi potensi persoalan sebelum berkembang menjadi krisis komunikasi.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Garut, Agus Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Diskominfo Jawa Barat yang menjadikan Kabupaten Garut sebagai lokasi pelaksanaan rakor.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan kapasitas aparatur di bidang komunikasi publik, tetapi juga memperkuat jejaring dan koordinasi antar-Diskominfo kabupaten/kota di Jawa Barat.

Agus juga mengajak para peserta memanfaatkan kesempatan berada di Garut untuk menikmati berbagai potensi daerah, termasuk kuliner dan suasana Kabupaten Garut.

 

Di sisi lain, Kepala Bidang IKP Diskominfo Jawa Barat, Nidar Nadrotan Naim Sujana, menjelaskan rakor berlangsung selama dua hari dengan menghadirkan sejumlah materi yang bersifat praktis dan relevan dengan kebutuhan kehumasan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Garut Perkuat Kolaborasi dengan Tanoto Foundation dan Yayasan Cipta untuk Percepatan Penurunan Stunting

Materi yang diberikan antara lain mengenai social listening, strategi menangani aduan masyarakat, pelayanan permintaan informasi publik, pengelolaan hubungan dengan media, serta strategi membuat konten media sosial dengan tingkat interaksi atau high engagement.

Selain itu, peserta mendapatkan pembahasan melalui IKP Talks #5 mengenai strategi merespons secara cepat permintaan informasi dari organisasi masyarakat maupun media.

Menurut Nidar, persoalan permintaan informasi merupakan salah satu isu yang kerap dihadapi pemerintah daerah sehingga diperlukan pemahaman dan strategi pelayanan yang tepat.

Rakor juga membahas aspek teknis operasional kehumasan, mulai dari strategi belanja media sesuai nomenklatur Permendagri, penyusunan kerangka kerja media, hingga pembuatan Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan kode rekening dalam pengelolaan media sosial.

Melalui kegiatan tersebut, kapasitas pengelola komunikasi publik di lingkungan pemerintah daerah diharapkan semakin kuat, khususnya dalam membaca perkembangan opini masyarakat, mengantisipasi isu, memberikan respons secara cepat, serta menyampaikan informasi pemerintah secara efektif di tengah ekosistem digital yang terus berubah.(**)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik dan Karhutla Jadi Perhatian, Bupati Garut Ingatkan ASN Tetap Waspada
Garut Plaza Mulai Berbenah, Aktivasi dan Rebranding Dorong Kebangkitan Perdagangan serta UMKM
Pariwisata Jadi Andalan, Bupati Garut Bidik Peningkatan PAD dari Sektor Ekonomi Wisata
KPU Garut Punya Gedung Baru, Bupati Minta Pelayanan dan Integritas Terus Diperkuat
Dua Kades PAW Resmi Dilantik, Bupati Garut Tekankan Pelayanan dan Ketepatan Bansos
Jembatan Garuda Jadi Penghubung Baru Warga Pameungpeuk, Mobilitas Kini Lebih Singkat
Danrem 062/TN Cup III Digelar, Bupati Garut Dorong Pembinaan Atlet Sejak Dini
Perubahan APBD 2026 Garut Diarahkan untuk Jawab Kebutuhan Warga
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:31 WIB

Abu Vulkanik dan Karhutla Jadi Perhatian, Bupati Garut Ingatkan ASN Tetap Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 10:40 WIB

Garut Plaza Mulai Berbenah, Aktivasi dan Rebranding Dorong Kebangkitan Perdagangan serta UMKM

Rabu, 2 September 2026 - 21:37 WIB

KPU Garut Punya Gedung Baru, Bupati Minta Pelayanan dan Integritas Terus Diperkuat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Dua Kades PAW Resmi Dilantik, Bupati Garut Tekankan Pelayanan dan Ketepatan Bansos

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Jembatan Garuda Jadi Penghubung Baru Warga Pameungpeuk, Mobilitas Kini Lebih Singkat

Berita Terbaru