Musim Kemarau Menguat, Garut Perketat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin memimpin rapat Forkopimda membahas kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan di Ruang Rapat Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Selasa (11/8/2026).

Musim Kemarau Menguat, Garut Perketat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Pemerintah Kabupaten Garut memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan yang meningkat selama musim kemarau. Langkah tersebut dibahas dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut yang dipimpin Bupati Garut Abdusy Syakur Amin di Ruang Rapat Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Selasa (11/8/2026).

 

Rapat dihadiri Wakil Bupati Garut Putri Karlina, Wakil Ketua DPRD Garut Dila Nurul Fadilah, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Garut, perwakilan BKSDA dan Perhutani, serta sejumlah perangkat daerah terkait.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengatakan, kondisi musim kemarau membutuhkan kewaspadaan bersama karena potensi kebakaran mulai meningkat di sejumlah wilayah. Menurutnya, penanganan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah daerah, tetapi membutuhkan dukungan TNI, Polri, dan berbagai unsur lainnya.

Baca Juga :  Ekspose KDKMP Garut, Bupati Syakur Tekankan Penguatan Ekosistem Koperasi

Syakur menyebut kawasan Gunung Guntur menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus. Sepanjang Juli 2026, tercatat lima kejadian kebakaran dengan luas lahan terdampak sekitar 13 hektare. Seluruh kejadian tersebut telah berhasil ditangani.

Selain memperkuat kesiapsiagaan petugas, Pemkab Garut juga akan menerbitkan surat edaran kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan. Warga diimbau tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan yang berpotensi memicu meluasnya kebakaran.

Di sektor pertanian, pemerintah daerah telah menyalurkan 98 unit pompa air untuk membantu menjaga ketersediaan air. Kodim Garut juga menyiapkan dukungan pompa apabila terjadi kekurangan air di kawasan persawahan.

Hingga saat ini, dampak kebakaran belum dilaporkan merembet ke lahan pangan produktif. Namun, pemerintah tetap meningkatkan pemantauan untuk mencegah ancaman terhadap sektor pertanian.

Pemkab Garut sebelumnya telah menetapkan Keputusan Bupati mengenai Status Siaga Bencana Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2026. Status tersebut berlaku sejak 1 Juli hingga 30 September 2026.

Baca Juga :  Disdukcapil Garut Dekatkan Layanan ke Warga Lewat Program Jembol di Garut Plaza

Data BPBD Kabupaten Garut mencatat terdapat 303 kejadian kebakaran hutan dan lahan. Sebanyak 285 kejadian telah ditangani, sementara 18 kejadian masih dalam proses pengawasan. Dari jumlah tersebut, 135 kejadian kebakaran lahan berkaitan dengan dampak musim kemarau.

Sementara untuk mengatasi persoalan kekurangan air bersih, BPBD telah menyalurkan sebanyak 125.000 liter air ke delapan desa/kelurahan yang tersebar di enam kecamatan, yakni Tarogong Kaler, Pasirwangi, Cigedug, Cibatu, Sucinaraja, dan Karangpawitan.

Untuk memperkuat penanganan dalam jangka panjang, Pemkab Garut juga telah mengusulkan bantuan pembangunan 100 titik sumur bor serta tambahan armada mobil tangki air kepada BNPB.

Meski terjadi peningkatan kejadian kebakaran dan kekeringan, BPBD memastikan penanganan tetap dilakukan melalui koordinasi lintas sektor. Sampai saat ini, Kabupaten Garut belum menaikkan status bencana menjadi Tanggap Darurat.(**)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik dan Karhutla Jadi Perhatian, Bupati Garut Ingatkan ASN Tetap Waspada
Garut Plaza Mulai Berbenah, Aktivasi dan Rebranding Dorong Kebangkitan Perdagangan serta UMKM
Pariwisata Jadi Andalan, Bupati Garut Bidik Peningkatan PAD dari Sektor Ekonomi Wisata
KPU Garut Punya Gedung Baru, Bupati Minta Pelayanan dan Integritas Terus Diperkuat
Dua Kades PAW Resmi Dilantik, Bupati Garut Tekankan Pelayanan dan Ketepatan Bansos
Jembatan Garuda Jadi Penghubung Baru Warga Pameungpeuk, Mobilitas Kini Lebih Singkat
Danrem 062/TN Cup III Digelar, Bupati Garut Dorong Pembinaan Atlet Sejak Dini
Perubahan APBD 2026 Garut Diarahkan untuk Jawab Kebutuhan Warga
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:31 WIB

Abu Vulkanik dan Karhutla Jadi Perhatian, Bupati Garut Ingatkan ASN Tetap Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 10:40 WIB

Garut Plaza Mulai Berbenah, Aktivasi dan Rebranding Dorong Kebangkitan Perdagangan serta UMKM

Rabu, 2 September 2026 - 21:37 WIB

KPU Garut Punya Gedung Baru, Bupati Minta Pelayanan dan Integritas Terus Diperkuat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Dua Kades PAW Resmi Dilantik, Bupati Garut Tekankan Pelayanan dan Ketepatan Bansos

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Jembatan Garuda Jadi Penghubung Baru Warga Pameungpeuk, Mobilitas Kini Lebih Singkat

Berita Terbaru