KAMMI Garut Lantik Pengurus Baru 2024-2025, Bambang Hafidz Soroti Peran Mahasiswa dalam Pilkada

- Jurnalis

Sabtu, 19 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bambang Hafidz, Asda bidang Pemkesra Setda Kabupaten Garut, menghadiri Pelantikan Pengurus PD KAMMI Kabupaten Garut 2024-2025 dan Diskusi Publik bertema “Peran Mahasiswa dalam Pengawasan Pilkada” di Coffe Toffe, Jalan Guntur, Garut Kota, Sabtu (19/10/2024).

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Bambang Hafidz, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, menghadiri pelantikan Pengurus Daerah (PD) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kabupaten Garut periode 2024-2025.

Acara yang digelar di Coffe Toffe, Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota pada Sabtu (19/10/2024), juga diisi dengan diskusi publik bertajuk “Peran Mahasiswa dalam Pengawasan Pilkada Garut”.

Baca Juga :  Ramffest 2025 Resmi Dibuka, Wabup Garut Dorong Kemajuan Industri Kreatif

Dalam sambutannya, Bambang menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua Umum PD KAMMI Garut yang baru, Ilham Amin, beserta jajarannya.

Ia berharap para pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan baik di bawah perlindungan Allah SWT.

Bambang juga menegaskan pentingnya diskusi tentang peran mahasiswa dalam mengawasi jalannya Pilkada.

Ia menyatakan bahwa pemilu yang demokratis, adil, dan jujur sangat bergantung pada peran Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Baca Juga :  Fokus Ekonomi dan Investasi, Bupati Garut Buka Musrenbang Tingkat Kecamatan

Namun, keberhasilan Pemilu juga ditentukan oleh keterlibatan masyarakat, termasuk mahasiswa, dalam menjalankan hak pilih serta melakukan pengawasan.

“Keterlibatan mahasiswa sebagai pengawas sangat penting, terutama dalam memantau KPU, Bawaslu, dan para calon agar Pemilu dapat berjalan dengan adil dan demokratis,” ujar Bambang.

Ia menambahkan bahwa partisipasi mahasiswa dibutuhkan untuk mengimbangi keterbatasan kapasitas pengawasan KPU dan Bawaslu, serta memastikan proses Pilkada yang transparan.

“Mahasiswa bisa mengawasi seluruh proses, mulai dari kerja KPU dan Bawaslu hingga pemerintah daerah, guna mewujudkan Pemilu yang jujur dan demokratis,” tutupnya.(Akbar)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat
Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata
Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet
Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang
KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut
SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut
Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting
Warga Serahkan Lahan untuk Perluasan Puskesmas Pasundan, Pemkab Garut Apresiasi Kepedulian Masyarakat
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:54 WIB

Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:18 WIB

Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:49 WIB

Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:13 WIB

KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:40 WIB

SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut

Berita Terbaru