Garut Raih Insentif Fiskal Terbesar Sebesar Rp 25,989 Miliar Atas Pencapaian Kinerja Daerah

- Jurnalis

Kamis, 5 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj. Bupati Garut menerima penghargaan dari Wakil Presiden RI berapa Insentif Fiskal, dalam Rapat Koordinasi Penurunan Stunting, di Hotel Grand Sahid Jaya, Rabu (4/9/2024).

GARUT BERKABAR, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Garut menerima penghargaan berupa insentif fiskal terbesar senilai Rp 25,989 miliar sesuai Keputusan Menteri Keuangan (KMK) 353 Tahun 2024, yang diumumkan dalam Rincian Alokasi Insentif Fiskal Tahun Anggaran 2024.

Insentif ini diberikan untuk mengapresiasi keberhasilan kinerja pemerintah daerah dalam beberapa kategori, seperti peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penurunan angka stunting.

Penyerahan insentif dilakukan langsung oleh Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, kepada Penjabat Bupati Garut pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting yang berlangsung di Jakarta, Rabu (4/9/2024).

Acara ini juga dihadiri oleh 20 daerah penerima insentif lainnya, yang terdiri dari sembilan provinsi, 99 kabupaten, dan 22 kota.Dana insentif fiskal ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan daerah dalam penurunan angka kemiskinan, penanganan stunting, peningkatan penggunaan produksi dalam negeri, serta percepatan penyerapan anggaran selama tahun 2024.

Baca Juga :  Penjabat Bupati Garut Resmikan Operasi Trantibum dan Kampanye Bulan Sadar Pajak 2024

Beberapa daerah penerima insentif lainnya antara lain Kota Depok, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Jepara.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengungkapkan harapannya agar para pemimpin daerah terus melanjutkan program-program yang telah berhasil menurunkan angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, menekankan upaya pemerintah dalam mempercepat penurunan stunting melalui berbagai program intervensi, seperti penyediaan alat antropometri di posyandu dan ultrasonografi (USG) di puskesmas.

Baca Juga :  Pemkab Garut dan Forkopimda Bahas Strategi Hadapi Libur Panjang: Fokus Kemacetan dan Pungli

Kepala Bappeda Garut, Didit Fajar Putradi, menjelaskan bahwa insentif ini akan dikelola untuk mendukung infrastruktur layanan publik, meningkatkan ekonomi, serta memperkuat pelayanan kesehatan dan pendidikan, sesuai dengan arahan PMK 43 Tahun 2024.

“Alokasi ini merupakan bentuk apresiasi atas kinerja kami dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan bukan berdasarkan proposal atau usulan yang diajukan,” jelas Didit.

Berdasarkan KMK 353 Tahun 2024, Kabupaten Garut mendapatkan alokasi insentif fiskal dengan rincian : Rp 7,298 miliar untuk penghapusan kemiskinan ekstrem, Rp 6,847 miliar untuk penurunan stunting, Rp 5,798 miliar untuk penggunaan produk dalam negeri, dan Rp 6,045 miliar untuk percepatan belanja daerah. (Team)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perbaiki Sistem Klaim Kesehatan, Pemkab Garut Ajak Faskes Tingkatkan Kepatuhan Administrasi
Dedi Mulyadi: Keindahan dan Ketertiban Daerah Jadi Magnet Utama Wisatawan
Gandeng LMAN, Pemkab Garut Matangkan Strategi Optimalisasi Aset Daerah
Bupati Garut Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Ekosistem Wirausaha Berkelanjutan
Pemprov Jabar dan Pemkab Garut Perkuat Kolaborasi Bersama ‘Aisyiyah untuk Tingkatkan Pendidikan dan Kesehatan Masyarakat
Battle of Honor Vol. 2 Perkuat Pembinaan Atlet Bela Diri dan Bangkitkan Ekonomi Lokal Garut
Bupati Garut Dorong Generasi Penerus Melanjutkan Perjuangan Ulama Lewat Pendidikan Pesantren
Revitalisasi PAUD di Pasirwangi Rampung, Wamendikdasmen Apresiasi Komitmen Pendidikan di Garut
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:32 WIB

Perbaiki Sistem Klaim Kesehatan, Pemkab Garut Ajak Faskes Tingkatkan Kepatuhan Administrasi

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:19 WIB

Dedi Mulyadi: Keindahan dan Ketertiban Daerah Jadi Magnet Utama Wisatawan

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:34 WIB

Gandeng LMAN, Pemkab Garut Matangkan Strategi Optimalisasi Aset Daerah

Senin, 22 Juni 2026 - 19:45 WIB

Bupati Garut Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Ekosistem Wirausaha Berkelanjutan

Senin, 22 Juni 2026 - 19:05 WIB

Pemprov Jabar dan Pemkab Garut Perkuat Kolaborasi Bersama ‘Aisyiyah untuk Tingkatkan Pendidikan dan Kesehatan Masyarakat

Berita Terbaru