Revitalisasi 156 Sekolah di Garut Diresmikan, Mendikdasmen Kucurkan Rp133 Miliar

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, meresmikan Revitalisasi Satuan Pendidikan SD Muhammadiyah 1–5 Garut yang dipusatkan di SD Muhammadiyah 4 Garut Kota, Jalan Bratayudha, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (8/1/2026).

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, meresmikan program Revitalisasi Satuan Pendidikan SD Muhammadiyah 1–5 Garut yang dipusatkan di SD Muhammadiyah 4 Garut Kota, Kamis (8/1/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah dalam mempercepat pembangunan sumber daya manusia unggul sesuai dengan visi Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto.

Dalam sambutannya, Mendikdasmen menegaskan bahwa revitalisasi sekolah dilakukan secara masif dan terukur di seluruh Indonesia. Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan sebanyak 16.171 satuan pendidikan rampung direvitalisasi.

“Alhamdulillah, progres pekerjaan saat ini sudah mencapai sekitar 95 persen. InsyaAllah, secara keseluruhan akan tuntas pada akhir Januari,” ujar Abdul Mu’ti.

Khusus untuk Kabupaten Garut, program revitalisasi menyasar 156 satuan pendidikan lintas jenjang, terdiri dari 52 SD, 31 SMP, 15 SMA, 20 SMK, 5 SLB, dan 2 PKBM. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp133.940.275.240.

Baca Juga :  Diskannak Garut Tingkatkan Pengawasan RPU Demi Jaminan Daging Unggas Berkualitas

Revitalisasi 156 Sekolah di Garut Diresmikan, Mendikdasmen Kucurkan Rp133 Miliar

Abdul Mu’ti juga menekankan bahwa pelaksanaan revitalisasi dilakukan melalui skema swakelola, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, metode ini terbukti efektif karena mempercepat penyelesaian pekerjaan sekaligus memberikan dampak ekonomi dengan menyerap tenaga kerja lokal di lingkungan sekolah.

“Model swakelola memberikan hasil yang lebih cepat, tepat sasaran, serta berdampak langsung bagi masyarakat sekitar,” tegasnya.

Ia pun mengungkapkan rencana pemerintah untuk menambah sekitar 60.000 sekolah lagi yang akan direvitalisasi pada tahun 2026 mendatang.

Sementara itu, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyambut positif kunjungan Mendikdasmen ke Garut. Ia menilai revitalisasi infrastruktur pendidikan menjadi fondasi penting, namun perlu dibarengi dengan upaya serius dalam mengatasi persoalan sosial pendidikan.

Bupati mengungkapkan bahwa Garut masih menghadapi tantangan besar, terutama tingginya angka putus sekolah. Data menunjukkan penurunan minat melanjutkan pendidikan yang cukup signifikan, yakni sekitar 20 persen pada jenjang SMP dan hingga 40 persen pada jenjang SMA. Faktor ekonomi, pernikahan dini, serta pengaruh teknologi digital disebut menjadi pemicu utama.

Baca Juga :  Garut Perkuat Pengawasan, Targetkan MCP 100% untuk Pemerintahan Bersih

“Kami berupaya menyeimbangkan kuantitas dan kualitas pendidikan melalui berbagai program kompetisi, seperti cerdas cermat untuk penguatan sains dan literasi, serta lomba numerasi untuk meningkatkan kemampuan berhitung. Tujuannya agar anak-anak Garut memiliki semangat juang dan daya saing yang tinggi,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Muhammadiyah yang dinilai konsisten membantu pemerintah dalam memperluas akses pendidikan, termasuk hingga ke wilayah pelosok Kabupaten Garut.

Di sisi lain, Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah Garut Kota, Dede Hidayat, mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah melalui program revitalisasi tersebut. Ia menyebutkan bahwa di wilayah Garut Kota terdapat lima sekolah Muhammadiyah yang menerima manfaat langsung dari program ini.

Menurutnya, revitalisasi sekolah tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan mutu pendidikan serta penguatan karakter peserta didik.

Menutup pernyataannya, Dede menyampaikan apresiasi kepada Mendikdasmen dan seluruh pihak yang telah mendukung transformasi pendidikan, khususnya di Kabupaten Garut.(red).

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Pendidikan Keagamaan, Pemkab Garut Salurkan Hibah untuk 9 Pondok Pesantren
Pemadaman Kebakaran TPA Pasir Bajing Capai 90 Persen, Pemkab Garut Siapkan Pemulihan Layanan Sampah
Lepas Diklat Calon Kepala Sekolah 2026, Bupati Garut Tekankan Penguatan Mutu dan Tata Kelola Pendidikan
Tingkatkan Mutu PAUD di Garut, Tinneke Hermina Tekankan Pendidikan Anak yang Terpadu
Bupati Garut Dorong Pembenahan TPA Pasir Bajing, Anggaran Pengelolaan Bakal Ditambah
Hadapi Berbagai Musibah, Pemkab Garut Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Introspeksi Diri
Rakornas Dewan Pendidikan se-Indonesia Digelar di Garut, Wamendikdasmen Soroti Mutu dan Partisipasi Publik
Pemkab Garut Benahi TPA Pasir Bajing, Pemadaman Kebakaran Jadi Prioritas
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Perkuat Pendidikan Keagamaan, Pemkab Garut Salurkan Hibah untuk 9 Pondok Pesantren

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Pemadaman Kebakaran TPA Pasir Bajing Capai 90 Persen, Pemkab Garut Siapkan Pemulihan Layanan Sampah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Lepas Diklat Calon Kepala Sekolah 2026, Bupati Garut Tekankan Penguatan Mutu dan Tata Kelola Pendidikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Tingkatkan Mutu PAUD di Garut, Tinneke Hermina Tekankan Pendidikan Anak yang Terpadu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Bupati Garut Dorong Pembenahan TPA Pasir Bajing, Anggaran Pengelolaan Bakal Ditambah

Berita Terbaru