Dinas Pertanian Bersama Masyarakat Bangun Tanggul Sementara dan Normalisasi Saluran Irigasi

- Jurnalis

Jumat, 10 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pelaksanaan pembuatan tanggul sementara dan normalisasi saluran irigasi di daerah Kecamatan Bayongbong dan Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Sabtu (4/5/2024).

GARUT BERKABAR, Cilawu – Sebagai bagian dari upaya dalam gerakan mengatasi Dampak Perubahan Iklim (DPI), tim dari Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Garut telah bergandengan tangan dengan masyarakat setempat untuk membangun tanggul sementara dan melakukan normalisasi saluran irigasi di sepanjang Sungai Cimanuk di Poktan Sukahati Desa Panembong Kecamatan Bayongbong dan Poktan Ciawitali Desa Mangkurakyat Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, pada Sabtu (4/5/2024).

Baca Juga :  Kemeriahan Terminal Guntur Garut: Ribuan Warga Manfaatkan Layanan Publik dan Bazar UMKM

Ria Andriani, seorang penyuluh dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Cilawu, menjelaskan bahwa tindakan ini diambil karena ada ancaman terhadap 250 hektar lahan sawah di daerah Cilawu akibat sedimentasi yang parah di Sungai Cimanuk.Kolaborasi ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Dinas Pertanian, Dinas PUPR, kepala desa, dan kelompok tani yang lahan pertaniannya terdampak.

Baca Juga :  435 Jemaah Haji Kloter 22 Dilepas dari Garut, Dirjen PHU: Jaga Kesehatan dan Atur Ritme Ibadah

Dengan pembangunan tanggul sementara dan normalisasi saluran irigasi ini, diharapkan pasokan air untuk tanaman dapat terpenuhi, menjaga ketahanan pangan dengan menjaga kesuburan lahan pertanian, dan mencegah penurunan produktivitas.

Ria menekankan perlunya campur tangan Pemerintah Kabupaten Garut untuk menangani masalah sedimentasi ini secara cepat demi menjaga keberlanjutan pertanian di daerah tersebut.(DK).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat
Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata
RW 23 Griya Pamoyanan 3 Resmi Dilantik, Warga Kini Miliki Kepengurusan Definitif untuk Layanan Administrasi
Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet
Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang
KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut
Ketua DPRD Garut Dampingi Bupati Terima LHP BPK, Garut Pertahankan Komitmen Tata Kelola Keuangan Daerah
Monitoring MBG di Tarogong Kaler, Kecamatan Perkuat Pengawasan Demi Jaminan Kualitas Layanan Gizi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:54 WIB

Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:18 WIB

Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:34 WIB

RW 23 Griya Pamoyanan 3 Resmi Dilantik, Warga Kini Miliki Kepengurusan Definitif untuk Layanan Administrasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:49 WIB

Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:13 WIB

KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut

Berita Terbaru