Festival Baso Aci 2026 resmi dibuka di Halaman Parkir Citimall Garut, Kecamatan Karangpawitan, Kamis (2/7/2026). Kegiatan ini diikuti lebih dari 30 tenant kuliner sebagai upaya memperkuat promosi baso aci sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM dan perekonomian daerah.
GARUT BERKABAR, Karangpawitan – Ribuan pengunjung diperkirakan akan memadati Festival Baso Aci 2026 yang kembali digelar di Halaman Parkir Citimall Garut. Memasuki tahun penyelenggaraan keenam, festival ini tidak hanya menjadi ajang menikmati kuliner khas Garut, tetapi juga menjadi momentum memperkuat geliat ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku UMKM.
Kegiatan yang diinisiasi Vortable Indo Creative Industry tersebut secara resmi dibuka oleh Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Garut, Bambang Hafidz, Kamis (2/7/2026).
Dalam sambutannya, Bambang menilai Festival Baso Aci telah berkembang menjadi salah satu agenda yang mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat. Menurutnya, bertambahnya jumlah pelaku usaha merupakan salah satu indikator kemajuan daerah, sehingga berbagai kegiatan yang memberi ruang bagi UMKM patut terus didukung.
Ia juga menyampaikan pesan Bupati dan Wakil Bupati Garut agar setiap kegiatan yang diselenggarakan di daerah mampu memberikan dampak nyata terhadap perputaran ekonomi masyarakat serta membuka lebih banyak peluang usaha.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah tengah mengupayakan Baso Aci Garut ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga warisan kuliner sekaligus meningkatkan nilai tambah produk khas Garut.
Menurut Beni, baso aci telah menjadi bagian dari sejarah kuliner Garut sejak puluhan tahun silam. Bahkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), transaksi ekonomi dari sektor usaha baso aci di Kabupaten Garut pada setiap akhir pekan diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar hingga Rp2 miliar dan turut menggerakkan sektor usaha lainnya.
Perwakilan Vortable Indo Creative Industry, Dhani Omar Dhien, mengatakan Festival Baso Aci pertama kali digelar pada 2019. Konsistensi penyelenggaraan selama enam tahun menjadi bentuk komitmen untuk menjaga eksistensi baso aci sebagai salah satu kuliner yang identik dengan Kabupaten Garut.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, panitia juga menghadirkan Lomba Kreasi Baso Aci yang melibatkan berbagai organisasi perempuan. Kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan inovasi sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap kuliner tradisional khas Garut.
Festival Baso Aci 2026 akan berlangsung hingga 5 Juli 2026 dengan menghadirkan lebih dari 30 tenant kuliner. Melalui kegiatan ini, promosi kuliner lokal diharapkan semakin luas, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi para pelaku UMKM dan masyarakat Kabupaten Garut.(**)
Penulis : Rizkq
Editor : Admin
Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut








