Kreafest Digital Garut Festival 4.0 menghadirkan ruang kolaborasi antara budaya Sunda dan teknologi digital melalui berbagai kegiatan kreatif yang melibatkan generasi muda di Ciplaz Garut, Kamis (4/6/2026).
GARUT BERKABAR, Garut Kota – Semangat pelestarian budaya lokal di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital kembali digaungkan melalui kegiatan Kreafest Digital Garut Festival 4.0 yang digelar Program Studi Bisnis Digital Fakultas Ekonomi Universitas Garut (Uniga). Mengusung tema “Ngamumule Culture in Digital Era”, kegiatan tersebut berlangsung di Ciplaz Garut, Kamis (4/6/2026).
Pemerintah Kabupaten Garut menyambut positif penyelenggaraan festival yang dinilai mampu menjadi wadah kreatif bagi generasi muda dalam menjaga dan mengembangkan budaya Sunda melalui pendekatan yang lebih relevan dengan perkembangan zaman.
Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Mia Herlina, menilai Kreafest merupakan bukti nyata kontribusi dunia akademik dalam mendukung pelestarian budaya. Menurutnya, konsistensi Program Studi Bisnis Digital Uniga yang telah menyelenggarakan kegiatan serupa selama empat tahun berturut-turut patut diapresiasi.
Ia menegaskan bahwa budaya bukan hanya warisan yang harus dijaga, tetapi juga identitas dan kekuatan bangsa yang perlu terus dikembangkan melalui berbagai inovasi. Karena itu, keterlibatan generasi muda dalam memadukan unsur budaya dengan teknologi digital menjadi langkah strategis untuk menjaga eksistensi budaya lokal di masa depan.
Mia juga menyampaikan kebanggaannya terhadap Universitas Garut yang terus menghadirkan program-program kreatif dan edukatif. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat menginspirasi lebih banyak kalangan untuk terlibat dalam upaya pemajuan kebudayaan.
Sementara itu, Wakil Rektor III Universitas Garut, Iman Saifullah, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Garut dan pihak Ciplaz yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap Kreafest dapat menjadi sarana penguatan identitas budaya sekaligus ruang aktualisasi bagi mahasiswa dalam menghadapi era digital.
Festival ini menghadirkan beragam kegiatan yang memadukan unsur tradisional dan modern. Salah satu agenda utama adalah talkshow bertajuk “Gen Z, Konten, dan Identitas Lokal Sunda: Antara Tren, Digital Budaya, dan Jati Diri” yang mengajak peserta memahami pentingnya menjaga identitas budaya di tengah derasnya arus informasi digital.
Selain itu, berbagai kompetisi turut digelar untuk menumbuhkan kreativitas peserta, di antaranya Lomba Tari Tradisional Modern dan Lomba Pidato Sunda. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan musik dan berbagai pertunjukan yang mengangkat nilai-nilai budaya Sunda dalam kemasan yang lebih segar dan inovatif.
Melalui Kreafest Digital Garut Festival 4.0, Universitas Garut menunjukkan komitmennya dalam membangun sinergi antara budaya dan teknologi. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat terus berkembang dan tetap relevan di tengah era digital melalui peran aktif generasi muda.(**)
Penulis : Rizkq
Editor : Admin
Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut







