Bupati Garut Lantik Puluhan Kepala Puskesmas, Dorong Akselerasi Layanan Kesehatan dan Disiplin ASN

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan Petikan Keputusan Bupati Garut tentang Penetapan Pejabat Fungsional Kesehatan yang diberi tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas, di Aula Kantor DPPKBPPPA Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jumat (30/1/2026).

Bupati Garut Lantik Puluhan Kepala Puskesmas, Dorong Akselerasi Layanan Kesehatan dan Disiplin ASN

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Pemerintah Kabupaten Garut menetapkan sebanyak 65 pejabat fungsional kesehatan untuk mengemban tugas tambahan sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Penyerahan Petikan Keputusan Bupati Garut tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Aula Kantor DPPKBPPPA Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (30/1/2026).

Bupati Garut menegaskan bahwa penugasan Kepala Puskesmas ini merupakan bagian dari strategi percepatan pembangunan sektor kesehatan, khususnya dalam meningkatkan capaian indikator kesehatan masyarakat serta penanganan persoalan gizi dan kependudukan.

Menurutnya, perhatian khusus diberikan kepada wilayah dengan jumlah penduduk besar maupun proporsi penduduk yang dinilai ekstrem, agar program kesehatan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara lebih tepat sasaran.

Baca Juga :  Garut Perkuat Kerja Sama Internasional, Sekda Sambut Walikota Sue Machi

“Kita menaruh penekanan pada wilayah-wilayah dengan karakteristik kependudukan tertentu, supaya intervensi kesehatan yang dilakukan betul-betul efektif dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Bupati.

Bupati juga meminta para Kepala Puskesmas yang baru ditetapkan untuk segera bekerja tanpa penundaan. Ia mengingatkan bahwa memasuki bulan Februari, berbagai kewajiban administrasi dan pelaporan harus segera diselesaikan, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak boleh mengalami hambatan.

Selain penguatan layanan kesehatan, Bupati Garut turut menyoroti pentingnya pengendalian pertumbuhan penduduk. Untuk itu, Pemkab Garut berencana memperkuat sinergi dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melalui optimalisasi program Keluarga Berencana (KB).

“Laju pertumbuhan penduduk Garut relatif lebih tinggi dibandingkan daerah lain. Ini perlu kita kendalikan bersama melalui penguatan program KB,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Garut, Kristanti Wahyuni, menjelaskan bahwa penetapan Kepala Puskesmas tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2024. Dalam regulasi tersebut, jabatan Kepala Puskesmas merupakan jabatan fungsional yang diberikan tugas tambahan untuk memimpin penyelenggaraan pelayanan kesehatan tingkat pertama.

Baca Juga :  Syakur Dorong Konsumsi Ikan untuk Lawan Stunting di Garut

Dari total 67 formasi Kepala Puskesmas di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Kristanti merinci sebanyak 25 orang tetap menduduki jabatan sebelumnya, 30 orang mengalami rotasi, 10 orang memperoleh promosi, serta dua posisi masih dalam kondisi kosong.

“Pergantian dan penugasan ini didasarkan pada evaluasi kinerja dan kebutuhan organisasi, sebagaimana diatur dalam Pasal 55 ayat 4 Permenkes 19 Tahun 2024. Tugas Kepala Puskesmas mencakup perencanaan program, pengelolaan kluster layanan, koordinasi jejaring pelayanan primer, hingga pengelolaan data dan informasi kesehatan,” jelasnya.

Di akhir keterangannya, Kristanti menekankan pentingnya kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN). Ia meminta para Kepala Puskesmas menjadi teladan dalam kepatuhan terhadap hari dan jam kerja sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan.(red)

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Revitalisasi PAUD di Pasirwangi Rampung, Wamendikdasmen Apresiasi Komitmen Pendidikan di Garut
Digitalisasi Kepegawaian Diperkuat, Pemkab Garut Hadirkan Dua Inovasi Terintegrasi untuk ASN
Karier ASN Garut Akan Berbasis Kompetensi, Bupati Tekankan Pentingnya Penilaian yang Objektif
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Pemkab Garut Ajak Warga Berikan Data Sesuai Kondisi Nyata
Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat
Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata
Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet
Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:29 WIB

Revitalisasi PAUD di Pasirwangi Rampung, Wamendikdasmen Apresiasi Komitmen Pendidikan di Garut

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:20 WIB

Digitalisasi Kepegawaian Diperkuat, Pemkab Garut Hadirkan Dua Inovasi Terintegrasi untuk ASN

Senin, 15 Juni 2026 - 13:29 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Pemkab Garut Ajak Warga Berikan Data Sesuai Kondisi Nyata

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:54 WIB

Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:18 WIB

Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata

Berita Terbaru