Pj. Bupati Dorong Keterlibatan Multisektor dalam Pembangunan Kesehatan

- Jurnalis

Selasa, 14 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Workshop & Pleno TRACK Health: Perencanaan, Pembangunan Daerah yang Inklusif dan Berwawasan Kesehatan di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (14/5/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kaler – Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin, menegaskan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam perencanaan pembangunan kesehatan saat menghadiri acara Workshop & Pleno TRACK Health: Perencanaan, Pembangunan Daerah yang Inklusif dan Berwawasan Kesehatan di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Selasa (14/5/2024).

Dalam sambutannya, Barnas Adjidin mengucapkan terima kasih kepada Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) atas partisipasinya dalam merancang pembangunan kesehatan di Kabupaten Garut.”Pembangunan kesehatan harus dilihat dari berbagai aspek.

Ini bukan hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan, tapi harus melibatkan dinas-dinas lain,” ujar Barnas.

Baca Juga :  Pasanggiri Jaipong Garut Resmi Dimulai, Disparbud Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Sunda

Ia menegaskan, perencanaan kesehatan adalah tanggung jawab bersama, mengingat kesehatan menyentuh semua aspek kehidupan.”Semua dinas terkait dengan kesehatan.

Tidak ada seorang pun yang bisa lepas dari urusan kesehatan, seperti bagaimana kita bisa sehat jika hidup tidak sehat,” tambahnya.CEO sekaligus Founder CISDI, Diah Satyani Saminarsih, menjelaskan bahwa CISDI memiliki berbagai program kesehatan, termasuk Track SDGs yang dimulai pada Januari 2024.

Acara ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan advokasi dan peningkatan kapasitas bagi pemerintah daerah serta organisasi masyarakat sipil terkait kesehatan seksual reproduksi, kesehatan ibu dan anak, kesehatan remaja, dan gizi.

Baca Juga :  Pemkab Garut Teliti Dampak Pasca Gempa M 6,2: Potensi Kerugian Rp5,8 Miliar

Diah menyebutkan bahwa salah satu fokus kegiatan Track Health adalah Kabupaten Garut, yang dipilih sebagai lokus Integrasi Layanan Primer (ILP) oleh Kementerian Kesehatan RI.

Selain itu, CISDI juga melaksanakan program penguatan layanan kesehatan primer, kader kesehatan, serta peningkatan kapasitas tenaga kesehatan.”Termasuk penelitian terakhir mengenai beban kerja tenaga kesehatan, yang salah satu lokusnya juga di Garut,” pungkas Diah.(RD).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekan Gangguan Kamtibmas, Polsek Bungbulang Sita 19 Knalpot Brong
Ketua DPRD Aris Munandar Dampingi Bupati Garut Resmikan Kantor Baru KPU, Dorong Penguatan Demokrasi
KPU Garut Punya Gedung Baru, Bupati Minta Pelayanan dan Integritas Terus Diperkuat
Rumah Panggung Warga Banjarwangi Terbakar, Api Berhasil Dipadamkan dalam 15 Menit
Transaksi COD Berujung Penangkapan, Polisi Sita Puluhan Botol Miras di Tarogong Kidul
Perempuan Lansia Ditemukan Meninggal di Lahan Jagung Leles, Polisi Lakukan Pemeriksaan
13.849 KTP-el Lama Dimusnahkan Disdukcapil Garut, Cegah Penyalahgunaan Identitas
Api Melalap Lahan Perhutani di Talagawangi, Pemadaman Dilakukan Bersama Warga
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 13:37 WIB

Tekan Gangguan Kamtibmas, Polsek Bungbulang Sita 19 Knalpot Brong

Kamis, 3 September 2026 - 13:05 WIB

Ketua DPRD Aris Munandar Dampingi Bupati Garut Resmikan Kantor Baru KPU, Dorong Penguatan Demokrasi

Rabu, 2 September 2026 - 21:37 WIB

KPU Garut Punya Gedung Baru, Bupati Minta Pelayanan dan Integritas Terus Diperkuat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Transaksi COD Berujung Penangkapan, Polisi Sita Puluhan Botol Miras di Tarogong Kidul

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Perempuan Lansia Ditemukan Meninggal di Lahan Jagung Leles, Polisi Lakukan Pemeriksaan

Berita Terbaru