Milad Ke-4 Wahegar Angkat Semangat Emansipasi Perempuan Lewat Lomba Kebaya Inspiratif

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wanita Hebat Garut (Wahegar) menggelar peringatan Milad ke-4 di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (4/6/2026). Kegiatan yang diisi dengan lomba fashion show kebaya tersebut menjadi sarana pelestarian budaya sekaligus penghormatan terhadap perjuangan Raden Ayu Lasminingrat sebagai tokoh emansipasi perempuan asal Garut.

Milad Ke-4 Wahegar Angkat Semangat Emansipasi Perempuan Lewat Lomba Kebaya Inspiratif

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Perayaan Milad ke-4 Wanita Hebat Garut (Wahegar) menjadi momentum untuk memperkuat peran perempuan dalam menjaga budaya sekaligus meneruskan semangat perjuangan tokoh perempuan asal Garut, Raden Ayu Lasminingrat. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (4/6/2026).

Dalam peringatan hari jadinya, Wahegar menggelar fashion show kebaya yang mengusung nilai sejarah, budaya, dan pemberdayaan perempuan. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk mengenal kembali sosok Raden Ayu Lasminingrat yang dikenal sebagai pelopor pendidikan dan emansipasi perempuan di Indonesia.

Baca Juga :  Pengrajin Garut Curi Perhatian di Asta Kriya Nusantara 2024, Bawa Pulang Hadiah 30 Juta Rupiah

Mewakili Pemerintah Kabupaten Garut, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan DPPKBPPPA Kabupaten Garut, Iwa Kartiwa, mengapresiasi kiprah Wahegar yang selama empat tahun terakhir aktif mendorong peningkatan kapasitas dan peran perempuan di berbagai bidang.

Ia berharap organisasi tersebut terus berkembang sebagai wadah yang mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, serta menghadirkan program-program yang berdampak positif bagi perempuan, keluarga, dan masyarakat.

Ketua Wahegar, Susi Sabion, mengatakan bahwa tema kebaya dipilih untuk mengingatkan masyarakat bahwa Garut memiliki tokoh perempuan luar biasa yang telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan bangsa. Menurutnya, perjuangan Raden Ayu Lasminingrat dalam bidang pendidikan dan kesetaraan perempuan patut menjadi inspirasi bagi generasi masa kini.

Susi menilai perempuan memiliki posisi penting dalam membangun keluarga dan lingkungan sosial. Oleh karena itu, perempuan perlu terus didorong agar memiliki kemandirian, kepercayaan diri, serta kemampuan untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Baca Juga :  Mojang Jajaka Garut 2025: Ajang Lahirkan Generasi Muda Pelestari Budaya dan Penggerak Pariwisata

Sementara itu, Ketua Pelaksana Milad Ke-4 Wahegar, Ani Suhartini, menegaskan bahwa kebaya bukan sekadar busana tradisional, melainkan simbol jati diri perempuan Indonesia. Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin menanamkan kebanggaan terhadap warisan budaya sekaligus mengajak perempuan untuk aktif menjaga dan mengembangkannya.

Ia juga mengajak seluruh perempuan Garut untuk terus mengambil peran dalam berbagai sektor kehidupan, baik sebagai pendidik dalam keluarga, pelaku pembangunan, maupun penjaga nilai-nilai budaya yang diwariskan para pendahulu.

Melalui peringatan Milad ke-4 ini, Wahegar berharap lahir semakin banyak perempuan yang berdaya, berprestasi, serta mampu menjadi agen perubahan positif bagi masyarakat dan kemajuan Kabupaten Garut.(**)

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Audisi Mojang Jajaka Garut 2026 Diikuti 176 Peserta, Penjaringan Duta Budaya dan Pariwisata Dimulai
Pelayanan Publik Terpadu Sambangi Bungbulang, Ekonomi Kreatif Lokal Ikut Didorong
Domba Garut Tak Sekadar Tradisi, Pemkab Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Warga
Wali Kota Sue Machi Tertarik Kenalkan Kopi Garut ke Pasar Jepang
Garut Buka Peluang Kerja Sama Pertanian dengan Praktisi Korea, Fokus Tingkatkan Kualitas Stroberi dan Bawang Putih
Garut International Kite Festival 2026 Dinilai Buka Peluang Baru Pariwisata dan Ekonomi Lokal
Lestarikan Pencak Silat, Bupati Garut Ajak Generasi Muda Rawat Warisan Leluhur
Tiket GIKF 2026 Lebih Ramah untuk Warga Lokal, Kecamatan Cisurupan Beri Kemudahan Akses
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Audisi Mojang Jajaka Garut 2026 Diikuti 176 Peserta, Penjaringan Duta Budaya dan Pariwisata Dimulai

Jumat, 18 September 2026 - 08:31 WIB

Pelayanan Publik Terpadu Sambangi Bungbulang, Ekonomi Kreatif Lokal Ikut Didorong

Sabtu, 12 September 2026 - 21:53 WIB

Domba Garut Tak Sekadar Tradisi, Pemkab Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Wali Kota Sue Machi Tertarik Kenalkan Kopi Garut ke Pasar Jepang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Garut Buka Peluang Kerja Sama Pertanian dengan Praktisi Korea, Fokus Tingkatkan Kualitas Stroberi dan Bawang Putih

Berita Terbaru