DKP Jabar Lepas 300 Lobster Hasil Budidaya Indoor ke Laut

- Jurnalis

Jumat, 18 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

_Berhasil Diterapkan Setelah 8 Bulan Pemeliharaan_

GARUT BERKABAR, KOTA BANDUNG — Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Barat (Jabar) berhasil melepas 300 ekor lobster hasil budidaya dalam ruangan ke laut sebagai bagian dari upaya melestarikan komoditas laut unggulan provinsi ini.

Sejak tahun 2020, DKP Jabar telah memulai budidaya lobster di dalam ruangan atau dikenal dengan istilah stock enhancement. Pada tahun 2024, program tersebut mencapai keberhasilan dengan pelepasan 300 ekor lobster ke habitat alami.

Kepala DKP Jabar, Hermansyah, menyatakan bahwa metode ini dikembangkan untuk mencegah ancaman kepunahan lobster di Jabar. Penangkapan benih lobster yang tinggi tanpa pengelolaan yang tepat berisiko memperpendek siklus hidup hewan tersebut.

“Jika tidak segera diatasi, maka di masa depan populasi lobster di alam akan menurun drastis dan bahkan terancam punah,” jelas Hermansyah dalam keterangannya di Bandung pada Kamis (18/10/2024).

Baca Juga :  Eduwisata BBI Bayongbong, Wahana Interaktif Kenalkan Dunia Perikanan kepada Anak Usia Dini

Sebagai bagian dari strategi menjaga populasi, Pemprov Jabar melakukan budidaya lobster di dalam ruangan.

“Sejak 2020 kami telah memulai penelitian ini, dan syukur alhamdulillah, pada tahun 2024 kami berhasil melepas benih lobster ke laut. Meskipun jumlahnya masih terbatas, ini adalah langkah penting menuju pelestarian lobster di Jawa Barat,” ujar Hermansyah.

Menurut Denny Hamdani, Analis Aqua Culture Ahli Muda UPTD Perikanan Air Payau dan Laut Wilayah Selatan (PAPLWS) DKP Jabar, budidaya lobster di ruangan dilakukan karena faktor cuaca di laut selatan yang sulit diprediksi, sehingga lebih aman dilakukan secara indoor.

“Budidaya lobster di laut langsung sangat sulit dilakukan karena angin dan gelombang laut selatan yang sering tidak stabil, jadi kita memilih melakukannya di dalam ruangan,” ujar Denny.

Denny juga menambahkan bahwa Jabar menjadi pelopor dalam keberhasilan budidaya lobster dalam ruangan. “Sejauh yang saya catat, Jabar yang pertama kali sukses melakukan hal ini. Ke depannya, kita akan terus mengembangkan teknologi budidaya ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Distribusi BLT BBM di Karangpawitan Garut Berjalan Transparan, Pendamping PKH Kawal Proses Penyaluran

Untuk saat ini, budidaya dilakukan hingga tahap segmentasi 2, dengan lobster berukuran 50-70 gram setelah dipelihara selama delapan bulan. Pengembangan akan terus berlanjut hingga tahap segmentasi 4, yang akan menghasilkan lobster dengan ukuran lebih besar dan berpotensi menguntungkan secara ekonomi bagi nelayan.

Menurut Denny, faktor utama yang menentukan keberhasilan budidaya lobster indoor adalah pakan, kualitas air, dan pencahayaan yang tepat.

“Lobster adalah hewan laut dalam, sehingga mereka tidak membutuhkan banyak cahaya. Selain itu, mereka tidak boleh terkena air hujan, dan pakannya harus berupa jenis moluska tertentu yang kebetulan tersedia banyak di Pangandaran,” tutup Denny. (Red)

HUMAS JABAR : Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jabar Ika Mardiah

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Garut Perkuat SDM Industri Alas Kaki Lewat Pelatihan Penjahit Upper Sepatu bagi 192 Peserta
Ketua DPRD dan Bupati Garut Hadiri Garut Hebat Fest 2026, Perkuat Syiar Islam Melalui Seni Budaya
Tasyakur Nelayan Santolo 2026 Perkuat Tradisi Pesisir dan Dorong Potensi Wisata Bahari Garut
IPSKA Resmi Hadir di Garut, Permudah Pelaku Usaha Tembus Pasar Internasional
Bupati Garut Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Ekosistem Wirausaha Berkelanjutan
Bobotoh Garut Tebar Manfaat, Ajang Celebration 2026 Perkuat Solidaritas dan Gerakkan Ekonomi UMKM
Garut Perluas Ekosistem Keuangan Syariah, Pemkab Gandeng Berbagai Pihak Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Semangat Tahun Baru Islam, Pedagang Garut Plaza Tebar Kepedulian Lewat Santunan Duafa dan Anak Yatim
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:39 WIB

Pemkab Garut Perkuat SDM Industri Alas Kaki Lewat Pelatihan Penjahit Upper Sepatu bagi 192 Peserta

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:06 WIB

Ketua DPRD dan Bupati Garut Hadiri Garut Hebat Fest 2026, Perkuat Syiar Islam Melalui Seni Budaya

Senin, 6 Juli 2026 - 07:34 WIB

Tasyakur Nelayan Santolo 2026 Perkuat Tradisi Pesisir dan Dorong Potensi Wisata Bahari Garut

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:52 WIB

IPSKA Resmi Hadir di Garut, Permudah Pelaku Usaha Tembus Pasar Internasional

Senin, 22 Juni 2026 - 19:45 WIB

Bupati Garut Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Ekosistem Wirausaha Berkelanjutan

Berita Terbaru