Garut Mantapkan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026, Pusat Kota Jadi Lokasi Utama

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat koordinasi dan pengecekan lokasi Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Kabupaten Garut digelar di sejumlah titik, di antaranya Ruang Rapat Setda Garut, Bale Dewa Niskala, dan Makorem 062/Tarumanagara, Senin (4/5/2026).

Garut Mantapkan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026, Pusat Kota Jadi Lokasi Utama

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul  – Pemerintah Kabupaten Garut terus mengintensifkan persiapan penyelenggaraan Kirab Budaya dalam rangka Milangkala Tatar Sunda atau peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat tahun 2026. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 5 Mei 2026, dengan lokasi pelaksanaan dipusatkan di kawasan Garut Kota.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan bahwa perubahan lokasi dari sebelumnya di wilayah Cibalong ke pusat kota dilakukan agar masyarakat dapat lebih mudah menyaksikan kemeriahan acara. Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi dan Cek Lokasi yang turut dihadiri Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Senin (4/5/2026).

Rute kirab akan dimulai dari Makorem 062/Tarumanagara, melintasi Jalan Bratayudha dan Jalan Ahmad Yani, hingga berakhir di kawasan Bale Dewa Niskala atau Kantor Gubernur Jawa Barat. Menurut Bupati, kesiapan pelaksanaan turut didukung pengalaman sukses penyelenggaraan Gebyar Pesona Budaya Garut sebelumnya, serta sinergi dengan unsur TNI, Polri, dan Pemprov Jawa Barat.

Baca Juga :  Bupati Garut Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Permanen di Banjarwangi

Ia mengajak masyarakat Garut untuk hadir dan menyaksikan kirab budaya yang akan menampilkan ragam kesenian dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat sebagai wujud kekayaan budaya Sunda.

Sementara itu, Kepala DPMD Provinsi Jawa Barat, Mochamad Ade Afriandi, menjelaskan bahwa salah satu daya tarik utama kirab adalah prosesi arak-arakan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake menggunakan Kereta Kencana Ki Jaga Raksa. Rangkaian kegiatan akan dimulai setelah waktu Isya atau sekitar pukul 19.00 WIB.

Formasi kirab akan diisi dengan beragam penampilan, mulai dari penari tradisional, barisan pembawa payung, hingga pasukan berkuda yang akan ditunggangi oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat bersama unsur Forkopimda.

Berbagai kesenian khas daerah juga akan turut meramaikan acara, di antaranya Reak dari Kabupaten Bandung, Tari Godeg Ayu dari Kota Depok, serta Surak Ibra sebagai kesenian unggulan Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Bupati Garut Apresiasi Perjuangan Tim Putri Garut di Final Hydroplus U-18, Siap Perkuat Pembinaan Sepak Bola Wanita

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menekankan pentingnya koordinasi teknis, khususnya terkait pengaturan lalu lintas dan penyebaran informasi kepada masyarakat. Ia meminta seluruh pihak, termasuk media, untuk mempercepat sosialisasi mengenai jadwal dan rekayasa lalu lintas, mengingat waktu persiapan yang sangat terbatas.

Selain itu, perhatian juga diberikan pada aspek pengamanan jalur kirab sepanjang kurang lebih 2,2 kilometer. Kepala DP3AKB Jawa Barat, dr. Siska Gerfianti, mengingatkan pentingnya pengamanan ketat di sepanjang rute untuk mencegah penonton memasuki jalur kirab yang dapat menghambat jalannya acara.

Untuk itu, Pemkab Garut akan melibatkan tambahan personel dari berbagai OPD guna membantu aparat keamanan dalam menjaga ketertiban. Pemerintah daerah pun mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi menyukseskan acara dengan tetap menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.(**).

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

412 Warga Garut Ikuti Pelatihan Vokasi, Bupati Tekankan Pentingnya SDM Kompeten
Garut International Kite Festival 2026 Dinilai Buka Peluang Baru Pariwisata dan Ekonomi Lokal
Sinergi dengan TNI, Pemkab Garut Perkuat Armada Tanggap Kebakaran
Lestarikan Pencak Silat, Bupati Garut Ajak Generasi Muda Rawat Warisan Leluhur
Tutup Liga Voli Antar-Desa, Bupati Garut Tekankan Sportivitas dan Kekompakan Warga
Tiket GIKF 2026 Lebih Ramah untuk Warga Lokal, Kecamatan Cisurupan Beri Kemudahan Akses
Masuk Agenda KEN 2026, Nyanet Festival Perkuat Posisi Garut sebagai Destinasi Wisata Budaya
Bupati Garut: Festival Layang-Layang Internasional Perkuat Pariwisata dan Jalin Persahabatan Antarnegara
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:39 WIB

412 Warga Garut Ikuti Pelatihan Vokasi, Bupati Tekankan Pentingnya SDM Kompeten

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Garut International Kite Festival 2026 Dinilai Buka Peluang Baru Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:06 WIB

Sinergi dengan TNI, Pemkab Garut Perkuat Armada Tanggap Kebakaran

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Lestarikan Pencak Silat, Bupati Garut Ajak Generasi Muda Rawat Warisan Leluhur

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Tutup Liga Voli Antar-Desa, Bupati Garut Tekankan Sportivitas dan Kekompakan Warga

Berita Terbaru

Pemerintahan

Sinergi dengan TNI, Pemkab Garut Perkuat Armada Tanggap Kebakaran

Senin, 3 Agu 2026 - 11:06 WIB