Panitia Garut International Kite Festival (GIKF) 2026 resmi memberlakukan penyesuaian harga tiket masuk. Warga di tiga desa lokasi penyelenggaraan dapat masuk gratis dengan menunjukkan KTP, sementara warga dari desa lainnya di Kecamatan Cisurupan cukup membayar Rp10.000. Kamis (30/7/2026)
GARUT BERKABAR, Cisurupan – Garut International Kite Festival (GIKF) 2026 menghadirkan kebijakan baru yang memberikan kemudahan bagi masyarakat sekitar lokasi penyelenggaraan. Penyesuaian harga tiket dilakukan sebagai bentuk dukungan agar warga Kecamatan Cisurupan dapat lebih leluasa menikmati festival bertaraf internasional yang digelar di kawasan Tepas Papandayan, Desa Kramatwangi.
Camat Cisurupan, Ma’mun, menyampaikan bahwa masyarakat yang berdomisili di tiga desa yang menjadi pusat pelaksanaan kegiatan, yakni Desa Kramatwangi, Desa Cisurupan, dan Desa Balewangi, dapat memasuki area festival tanpa dikenakan biaya. Pengunjung cukup menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sesuai domisili. Kamis (30/7/2026).
Sementara itu, warga dari 14 desa lainnya di wilayah Kecamatan Cisurupan mendapatkan tarif khusus sebesar Rp10.000 untuk semua kategori usia. Adapun pengunjung dari luar Kecamatan Cisurupan tetap mengikuti ketentuan tarif umum, yakni Rp45.000 untuk dewasa dan Rp25.000 bagi anak-anak.
Menurut Ma’mun, kebijakan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat yang menjadi bagian penting dari penyelenggaraan festival. Selain memberikan kesempatan lebih luas bagi warga untuk menikmati atraksi layang-layang internasional, langkah tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam menyukseskan event yang menjadi salah satu agenda wisata unggulan Kabupaten Garut.
Ia menilai, Garut International Kite Festival bukan sekadar tontonan, tetapi juga menjadi media promosi daerah yang mampu memperkenalkan potensi wisata, budaya, dan keindahan alam Papandayan kepada wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara.
Di sisi lain, penyelenggaraan festival diproyeksikan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran ribuan pengunjung diharapkan mampu meningkatkan omzet pelaku UMKM, pedagang kuliner, pengrajin lokal, hingga sektor jasa yang berada di sekitar kawasan wisata.
Pemerintah Kecamatan Cisurupan pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, dan keramahan selama festival berlangsung. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, Garut International Kite Festival 2026 diharapkan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi setiap pengunjung sekaligus memperkuat posisi Garut sebagai destinasi wisata kelas dunia. (**)






