Eks Kades Cipancar Ditahan, Polisi Ungkap Dugaan Korupsi Dana Desa Ratusan Juta Rupiah

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satreskrim Polres Garut menetapkan mantan Kepala Desa Cipancar, Kecamatan Leles, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Dana Desa Tahun Anggaran 2022–2023. Berdasarkan hasil audit Inspektorat Daerah Kabupaten Garut, kerugian negara dalam perkara tersebut mencapai Rp653,5 juta. Polisi telah menahan tersangka dan menyita sejumlah dokumen sebagai barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut.

Eks Kades Cipancar Ditahan, Polisi Ungkap Dugaan Korupsi Dana Desa Ratusan Juta Rupiah

GARUT BERKABAR, Leles – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Garut menetapkan mantan Kepala Desa Cipancar, Kecamatan Leles, berinisial YS sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa yang menyebabkan kerugian negara mencapai lebih dari Rp653 juta.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menyelesaikan rangkaian penyelidikan dan penyidikan terkait pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2022 hingga 2023 di Desa Cipancar. Kasus tersebut ditangani berdasarkan laporan polisi yang diterbitkan pada 1 September 2025.

Baca Juga :  Laka Lantas di Cibatu Berujung Temuan Obat Keras, Polisi Lakukan Penanganan Lanjutan

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Joko Prihatin menjelaskan, saat menjabat sebagai kepala desa, YS diduga tidak menjalankan pengelolaan Dana Desa sesuai perencanaan dan ketentuan yang tertuang dalam APBDes. Penyimpangan tersebut diduga dilakukan dalam penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2022 untuk seluruh tahapan pencairan, serta Tahun Anggaran 2023 tahap pertama.

Dalam mengusut perkara ini, penyidik telah memeriksa sedikitnya 54 saksi yang berasal dari berbagai instansi dan pihak terkait, mulai dari perangkat desa, unsur kecamatan, DPMD Kabupaten Garut, BPKAD, KPPN, hingga pihak perbankan.

Berdasarkan hasil audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) yang dilakukan Inspektorat Daerah Kabupaten Garut, ditemukan kerugian negara sebesar Rp653.562.688. Selain itu, penyidik juga melibatkan ahli dari Inspektorat dan ahli hukum pidana guna memperkuat pembuktian dalam perkara tersebut.

Dari hasil penyidikan, polisi menyita sejumlah dokumen penting sebagai barang bukti, di antaranya dokumen APBDes, dokumen perencanaan dan pelaksanaan kegiatan desa, laporan realisasi anggaran, mutasi rekening desa, serta berbagai kwitansi transaksi yang diduga berkaitan dengan penggunaan dana untuk kepentingan pribadi.

Baca Juga :  Polsek Caringin Sigap Cek Lokasi Pergeseran Tanah, Delapan Rumah Warga Terdampak

AKP Joko mengungkapkan, sebagian dana yang seharusnya digunakan untuk pembangunan infrastruktur desa dan perbaikan fasilitas pelayanan masyarakat seperti posyandu, diduga justru dialihkan untuk kepentingan pribadi tersangka, termasuk membayar sejumlah utang.

Saat ini tersangka telah ditahan dan menjalani proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya, YS dijerat Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, dengan ancaman pidana penjara paling singkat empat tahun hingga maksimal dua puluh tahun atau pidana penjara seumur hidup.(**)

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Humas Polres Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ancam Korban dengan Golok demi Dua Ponsel, Residivis Begal di Garut Ditangkap Polisi
Dugaan TPPO di Garut Selatan Terungkap, Lima Orang Jadi Tersangka
Sabu 8,28 Gram Diamankan, Polisi Dalami Jaringan Peredaran Narkotika di Garut
Puluhan Tablet Psikotropika Disita, Polisi Amankan Pria di Wanaraja
Polres Garut Bongkar Komplotan Spesialis Bobol Minimarket, 19 TKP Terungkap
Cekcok Dini Hari di Ciawitali Berujung Diamankannya Empat Pemuda
Lima Terduga Penjual Diamankan, Polisi Sita 50 Botol Miras di Kawasan Kerkof
Pertalite Subsidi Disalahgunakan, Pria Asal Tasikmalaya Ditangkap Polisi Saat Bawa 560 Liter ke Garut
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Ancam Korban dengan Golok demi Dua Ponsel, Residivis Begal di Garut Ditangkap Polisi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Dugaan TPPO di Garut Selatan Terungkap, Lima Orang Jadi Tersangka

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Sabu 8,28 Gram Diamankan, Polisi Dalami Jaringan Peredaran Narkotika di Garut

Senin, 14 September 2026 - 13:04 WIB

Puluhan Tablet Psikotropika Disita, Polisi Amankan Pria di Wanaraja

Jumat, 11 September 2026 - 14:49 WIB

Polres Garut Bongkar Komplotan Spesialis Bobol Minimarket, 19 TKP Terungkap

Berita Terbaru