Perluas Layanan Kesehatan Paru, Pemkab Garut Sambut Pengembangan Klinik Rotinsulu

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menerima kunjungan Direktur Utama Rumah Sakit Paru Rotinsulu Bandung, dr. Dijah Rochmad, bersama jajaran di Ruang Pamengkang, Garut Kota, Kamis (21/5/2026), membahas rencana pengembangan layanan kesehatan paru di Kabupaten Garut.

Perluas Layanan Kesehatan Paru, Pemkab Garut Sambut Pengembangan Klinik Rotinsulu

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Pemerintah Kabupaten Garut terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, salah satunya melalui dukungan terhadap pengembangan Klinik Utama Dr. H. A. Rotinsulu di Kabupaten Garut.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin saat menerima kunjungan jajaran Rumah Sakit Paru Rotinsulu Bandung di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kamis (21/5/2026).

Baca Juga :  Bupati Garut Pimpin Apel Gabungan, Serahkan SK Kenaikan Pangkat dan Pensiun ASN

Pertemuan itu membahas rencana penguatan fasilitas kesehatan paru melalui pengembangan layanan rawat inap di Klinik Utama Rotinsulu. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan paru yang semakin memadai dan mudah dijangkau.

Bupati Garut menyebutkan, kehadiran fasilitas kesehatan khusus paru yang lebih lengkap akan sangat membantu masyarakat, terutama dalam mempercepat penanganan pasien tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

Direktur Utama Rumah Sakit Paru Rotinsulu Bandung, dr. Dijah Rochmad, menuturkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan pengembangan fasilitas pelayanan secara bertahap guna meningkatkan kualitas penanganan pasien paru di Garut.

Baca Juga :  Workshop Penulisan ASN Garut : Jari Komunal Gelar FGD di MPP Garut

Ia berharap penguatan layanan tersebut nantinya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan perawatan lanjutan, khususnya pasien dengan gangguan paru dan penyakit pernapasan lainnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani, menilai pengembangan klinik ini sangat relevan dengan kondisi kesehatan masyarakat Garut. Berdasarkan data Dinkes, kasus Tuberkulosis (TBC) di Garut masih berada di angka sekitar 9 hingga 10 ribu kasus setiap tahun.

Karena itu, keberadaan fasilitas pelayanan paru yang lebih representatif diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pengobatan sekaligus memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Garut.(**).

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Pemkab Garut Ajak Warga Berikan Data Sesuai Kondisi Nyata
Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat
Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata
Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet
Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang
KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut
SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut
Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 13:29 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Pemkab Garut Ajak Warga Berikan Data Sesuai Kondisi Nyata

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:54 WIB

Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:18 WIB

Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:44 WIB

Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:49 WIB

Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang

Berita Terbaru