Garut Tingkatkan Mitigasi Bencana Hidrometeorologi Lewat Apel Siaga

- Jurnalis

Senin, 18 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj. Bupati Garut, Barnas Adjidin, memimpin Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana di Lapangan Setda Garut, Senin (18/11/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, memimpin Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi pada Senin (18/11/2024). Apel yang berlangsung di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut ini melibatkan TNI, Polri, BPBD, Perhutani, serta berbagai instansi lainnya.

Dalam pidatonya, Barnas menyoroti tingginya risiko bencana di Kabupaten Garut, seperti banjir, banjir bandang, cuaca ekstrem, hingga tanah longsor. Ia menegaskan bahwa kesiapsiagaan dan mitigasi bencana harus dilakukan melalui kerja sama yang erat antara pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga :  Forkopimda Garut Gelar Olahraga Bersama, Perkuat Sinergi Jelang HUT ke-80 RI

“Kita harus terus menyosialisasikan langkah-langkah antisipasi kepada masyarakat, agar mereka siap menghadapi bencana,” ungkap Barnas.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai salah satu langkah pencegahan banjir. “Kami bersama OPD berkomitmen memantau kawasan rawan dan mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan,” tambahnya.

Kepala Pelaksana BPBD Garut, Aah Anwar Saefuloh, menambahkan bahwa wilayah Garut rentan terhadap berbagai bencana hidrometeorologi. Ia menyoroti ancaman banjir bandang di hilir, longsor di pegunungan, serta abrasi di pesisir.

Baca Juga :  Gotong Royong Bersihkan Eceng Gondok di Situ Bagendit untuk Wisata Bersih

BPBD Garut telah mengaktifkan posko siaga darurat di tingkat kecamatan dan markas komando BPBD. Aah meminta camat dan kepala desa untuk terus memantau wilayah rawan bencana.

“Pemantauan rutin harus dilakukan di daerah-daerah yang sering terkena bencana,” ujarnya.

Aah juga mengimbau masyarakat melaporkan kejadian bencana melalui Call Center 177 atau media sosial pemerintah. Ia berharap apel ini dapat memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi bencana.

“Apel ini sebagai pengingat agar kita tetap waspada. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder lainnya sangat penting dalam mitigasi bencana,” tutup Aah. (Taufik).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Pemkab Garut Ajak Warga Berikan Data Sesuai Kondisi Nyata
Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat
LIBAS dan DLH Garut Ajak Masyarakat Peduli Iklim Lewat Aksi Tanam Pohon di Kadungora
Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata
Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet
Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang
KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut
Ratusan Bibit Pohon Ditanam di Cikajang, Warga dan Relawan Perkuat Ketahanan Lingkungan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:54 WIB

Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:36 WIB

LIBAS dan DLH Garut Ajak Masyarakat Peduli Iklim Lewat Aksi Tanam Pohon di Kadungora

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:18 WIB

Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:44 WIB

Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:49 WIB

Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang

Berita Terbaru