Pemkab Garut Siaga Hadapi Bencana Kekeringan dan Karhutla

- Jurnalis

Jumat, 30 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, melakukan peninjauan lokasi bencana di Kampung Sirnagalih, Desa Talagajaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Sabtu (27/04/2024).

GARUT BERKABAR, Banjarwangi – Pemerintah Kabupaten Garut (Pemkab Garut) menetapkan status Siaga Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mulai 19 Agustus hingga 30 September 2024.

Keputusan ini didasarkan pada Surat Keputusan Bupati Garut Nomor : 100.3.3.2/KEP.785-BPBD/2024 yang dikeluarkan pada 19 Agustus 2024.

Penetapan status siaga ini ditandatangani oleh Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, sebagai tindak lanjut dari Surat Pernyataan Pj Gubernur Jawa Barat Nomor 1119/PEM.05/BPBD terkait status siaga darurat kekeringan dan Karhutla di Jawa Barat.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Cuaca Jawa Barat 19 Mei 2025: Waspada Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang

Pj. Bupati Garut sebelumnya juga telah mengeluarkan surat pernyataan terkait status siaga darurat bencana kekeringan dan Karhutla di Kabupaten Garut dengan nomor 300.2.2.5/3350/BPBD.

Melalui surat ini, pemerintah daerah menegaskan kesiapsiagaan penuh dalam menghadapi potensi bencana yang ada.

Pemkab Garut akan memobilisasi seluruh sumber daya, baik manusia, sarana dan prasarana, serta anggaran melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait.

Baca Juga :  Sinergi Pencegahan Pernikahan Dini, Pemangku Kepentingan Garut Rumuskan Strategi Efektif

Langkah-langkah penanggulangan akan dilakukan dengan cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Pendanaan untuk upaya penanggulangan bencana ini akan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Garut serta sumber lain yang sah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (Team).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Digitalisasi Kepegawaian Diperkuat, Pemkab Garut Hadirkan Dua Inovasi Terintegrasi untuk ASN
Karier ASN Garut Akan Berbasis Kompetensi, Bupati Tekankan Pentingnya Penilaian yang Objektif
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Pemkab Garut Ajak Warga Berikan Data Sesuai Kondisi Nyata
Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat
LIBAS dan DLH Garut Ajak Masyarakat Peduli Iklim Lewat Aksi Tanam Pohon di Kadungora
Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata
Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet
Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:20 WIB

Digitalisasi Kepegawaian Diperkuat, Pemkab Garut Hadirkan Dua Inovasi Terintegrasi untuk ASN

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:30 WIB

Karier ASN Garut Akan Berbasis Kompetensi, Bupati Tekankan Pentingnya Penilaian yang Objektif

Senin, 15 Juni 2026 - 13:29 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Pemkab Garut Ajak Warga Berikan Data Sesuai Kondisi Nyata

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:54 WIB

Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:36 WIB

LIBAS dan DLH Garut Ajak Masyarakat Peduli Iklim Lewat Aksi Tanam Pohon di Kadungora

Berita Terbaru