Pengembangan Desa Wisata Garut untuk Stabilitas Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat oleh Bank Indonesia

- Jurnalis

Rabu, 30 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

West Java Tourism Talk (WJTT) Volume 7 yang bertema “Meningkatkan Peran Desa Wisata dalam Kestabilan Harga dan Kesejahteraan Masyarakat” digelar di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rabu (30/10/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kaler – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Barat mengadakan acara West Java Tourism Talk (WJTT) Volume 7 bertemakan “Meningkatkan Peran Desa Wisata dalam Kestabilan Harga dan Kesejahteraan Masyarakat” di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, pada Rabu (30/10/2024).

Asisten Daerah III Bidang Administrasi Umum Kabupaten Garut, Budi Gan Gan Gumilar, menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan BI bagi pariwisata Garut.

Menurutnya, langkah BI ini sangat bermanfaat untuk memperkuat pengembangan desa wisata yang dapat berdampak positif pada stabilitas harga serta peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.

Baca Juga :  Garut Raih Pengakuan Nasional Sebagai Kota Kreatif, Pacu Pertumbuhan Ekonomi Lokal Berbasis Inovasi

Budi Gan Gan menjelaskan, BI telah menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam mendukung sektor pariwisata Garut. Sebelumnya, BI menyelenggarakan WJTT Volume 5 di objek wisata Situ Bagendit, yang juga memberikan dampak signifikan bagi pengembangan pariwisata di wilayah tersebut.

“Kegiatan West Java Tourism Talk ini diadakan untuk membahas pengembangan desa wisata yang berpotensi menstabilkan harga serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Budi Gan Gan.

Ia menambahkan bahwa Kabupaten Garut memiliki kekayaan alam yang dapat menjadi basis utama perekonomian daerah. Sebagai penyumbang terbesar kawasan hijau di Jawa Barat, Garut dinilai sangat layak mengembangkan pariwisata sebagai sektor unggulan dengan dukungan BI yang berkelanjutan.

Deputi Direktur Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, M. Setyawan Santoso, menegaskan bahwa BI berkomitmen mendukung pembangunan ekonomi daerah, termasuk pariwisata.

Baca Juga :  Pelantikan Kades PAW di Garut, Bupati Soroti Pentingnya Kolaborasi dan Inovasi Desa

Setyawan menjelaskan bahwa salah satu tugas BI sebagai otoritas moneter adalah menjaga stabilitas harga, yang diukur melalui tingkat inflasi. “Inflasi Jawa Barat terbaru adalah 2,09, ini angka yang sangat baik,” ujarnya.

Setyawan juga menyampaikan bahwa pariwisata desa memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. “Desa wisata dapat menjadi motor pertumbuhan ekonomi di Garut, yang pada akhirnya akan mendukung kestabilan harga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Acara WJTT ketujuh ini berfokus pada pengembangan desa wisata dengan Kabupaten Garut sebagai tuan rumah karena potensi besar yang dimilikinya. Setyawan juga menambahkan bahwa setelah Garut, BI akan melanjutkan kegiatan ini di Sukabumi dan Bogor.

“Tidak semua daerah kita kunjungi, dan Garut termasuk yang menjadi perhatian khusus kami karena potensinya,” ujarnya.

Dukungan BI terhadap pariwisata, menurut Setyawan, adalah bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Garut dengan kekayaan alam dan potensinya di bidang pariwisata memiliki kontribusi besar dalam ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.(Red)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Klinik Utama Armina Resmi Beroperasi, Diharapkan Percepat Layanan Ibu dan Anak di Garut
Wali Kota Sue Machi Tertarik Kenalkan Kopi Garut ke Pasar Jepang
Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Stroberi dan Bawang Putih
Garut Kantongi Penghargaan IIGCE 2026, Potensi Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih
Pemkab Garut Kembangkan Notifikasi Digital untuk Cegah Siswa Berhenti Sekolah
Kehumasan Pemda Jabar Diminta Adaptif Hadapi Arus Informasi Digital
Dila Nurul Fadilah Ikuti Rapat Forkopimda, Garut Perkuat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan
Musim Kemarau Menguat, Garut Perketat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:32 WIB

Klinik Utama Armina Resmi Beroperasi, Diharapkan Percepat Layanan Ibu dan Anak di Garut

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Wali Kota Sue Machi Tertarik Kenalkan Kopi Garut ke Pasar Jepang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Stroberi dan Bawang Putih

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Pemkab Garut Kembangkan Notifikasi Digital untuk Cegah Siswa Berhenti Sekolah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Kehumasan Pemda Jabar Diminta Adaptif Hadapi Arus Informasi Digital

Berita Terbaru