Klinik Utama Armina Resmi Beroperasi, Diharapkan Percepat Layanan Ibu dan Anak di Garut

- Jurnalis

Sabtu, 22 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin meresmikan Klinik Utama Armina di Jalan Raya Samarang, Desa Cintarakyat, Kecamatan Samarang, Sabtu (22/8/2026). Kehadiran fasilitas kesehatan ini diharapkan memperluas akses layanan sekaligus mendukung upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Garut.

Klinik Utama Armina Resmi Beroperasi, Diharapkan Percepat Layanan Ibu dan Anak di Garut

GARUT BERKABAR, Samarang – Fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Garut kembali bertambah dengan diresmikannya Klinik Utama Armina di Jalan Raya Samarang, Desa Cintarakyat, Kecamatan Samarang, Sabtu (22/8/2026).

Peresmian dilakukan Bupati Garut Abdusy Syakur Amin. Kehadiran klinik ini diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah menekan angka kematian ibu dan bayi (AKI/AKB).

Bupati Garut mengapresiasi langkah Pembina Klinik Utama Armina, dr. Helmi Budiman, yang turut berkontribusi menyediakan fasilitas kesehatan bagi masyarakat.

Menurutnya, keberadaan fasilitas kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat menjadi penting, terutama di wilayah yang masih menghadapi persoalan tingginya angka kematian bayi dan ibu.

“Karena kita ini masih menghadapi tantangan dalam bidang penurunan AKI/AKB. Di sini juga ada satu wilayah, saya sebut Sukakarya AKI-nya tinggi dan bayinya tinggi, sehingga kita berharap bahwa ada alternatif bagi masyarakat untuk segera mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujar Abdusy Syakur.

Baca Juga :  Tabligh Akbar BKPRMI Garut: Memperingati Nuzulul Qur'an dengan Semangat Ramadan

Selain memperluas akses layanan medis, Klinik Utama Armina juga menambah kapasitas rawat inap di Kabupaten Garut. Pemerintah daerah menilai keterlibatan fasilitas kesehatan swasta dapat membantu memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat, terutama ketika kapasitas sejumlah rumah sakit sudah cukup padat.

Pembina Klinik Utama Armina, dr. Helmi Budiman, menjelaskan klinik utama memiliki cakupan pelayanan yang lebih luas sesuai regulasi yang berlaku dan dapat menyediakan layanan sejumlah bidang spesialis.

Saat ini, Klinik Utama Armina telah memenuhi persyaratan minimal dengan menghadirkan dua dokter spesialis. Salah satunya merupakan dokter spesialis anak yang memiliki perhatian khusus terhadap tumbuh kembang anak.

“Di sini ada spesialis anak terutama spesialis anak yang lebih khusus ke arah bagaimana menangani tumbuh kembang, karena selama ini penanganan tumbuh kembang di Kabupaten Garut lebih banyak dirujuk ke Bandung,” katanya.

Klinik tersebut juga telah menyediakan layanan rawat inap dengan kapasitas 18 tempat tidur. Sementara untuk pelayanan peserta BPJS Kesehatan, proses perizinan dan kerja sama masih berjalan.

Baca Juga :  41 Apoteker Baru Disumpah, Pj. Bupati Garut Beri Pesan Penting

Helmi berharap setelah seluruh proses administrasi dan perizinan selesai, Klinik Utama Armina dapat turut memberikan pelayanan kepada masyarakat peserta BPJS Kesehatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr. Leli Yuliani, menyambut positif hadirnya fasilitas kesehatan tersebut. Menurutnya, klinik dapat membantu mempercepat penanganan pasien, khususnya masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Sukakarya, Kecamatan Samarang.

Ia menilai keberadaan Klinik Utama Armina juga dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi beban pelayanan rumah sakit yang saat ini memiliki tingkat kepadatan cukup tinggi.

“Karena di wilayah Kecamatan Samarang sendiri, terutama di wilayah kerja Puskesmas Sukakarya itu memang kematian bayinya masih cukup tinggi ya, sehingga dengan adanya Klinik Armina ini sudah memudahkan, sangat membantu, dan mempercepat pelayanan,” ujar Leli.

Dengan beroperasinya Klinik Utama Armina, pemerintah berharap masyarakat di wilayah Samarang dan sekitarnya semakin mudah memperoleh pelayanan kesehatan, khususnya layanan yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak.(**)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik dan Karhutla Jadi Perhatian, Bupati Garut Ingatkan ASN Tetap Waspada
Garut Plaza Mulai Berbenah, Aktivasi dan Rebranding Dorong Kebangkitan Perdagangan serta UMKM
Pariwisata Jadi Andalan, Bupati Garut Bidik Peningkatan PAD dari Sektor Ekonomi Wisata
KPU Garut Punya Gedung Baru, Bupati Minta Pelayanan dan Integritas Terus Diperkuat
Dua Kades PAW Resmi Dilantik, Bupati Garut Tekankan Pelayanan dan Ketepatan Bansos
Jembatan Garuda Jadi Penghubung Baru Warga Pameungpeuk, Mobilitas Kini Lebih Singkat
Danrem 062/TN Cup III Digelar, Bupati Garut Dorong Pembinaan Atlet Sejak Dini
Perubahan APBD 2026 Garut Diarahkan untuk Jawab Kebutuhan Warga
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:31 WIB

Abu Vulkanik dan Karhutla Jadi Perhatian, Bupati Garut Ingatkan ASN Tetap Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 10:40 WIB

Garut Plaza Mulai Berbenah, Aktivasi dan Rebranding Dorong Kebangkitan Perdagangan serta UMKM

Rabu, 2 September 2026 - 21:37 WIB

KPU Garut Punya Gedung Baru, Bupati Minta Pelayanan dan Integritas Terus Diperkuat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Dua Kades PAW Resmi Dilantik, Bupati Garut Tekankan Pelayanan dan Ketepatan Bansos

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Jembatan Garuda Jadi Penghubung Baru Warga Pameungpeuk, Mobilitas Kini Lebih Singkat

Berita Terbaru