Bupati Garut Abdusy Syakur Amin meresmikan Klinik Utama Armina di Jalan Raya Samarang, Desa Cintarakyat, Kecamatan Samarang, Sabtu (22/8/2026). Kehadiran fasilitas kesehatan ini diharapkan memperluas akses layanan sekaligus mendukung upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Garut.
GARUT BERKABAR, Samarang – Fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Garut kembali bertambah dengan diresmikannya Klinik Utama Armina di Jalan Raya Samarang, Desa Cintarakyat, Kecamatan Samarang, Sabtu (22/8/2026).
Peresmian dilakukan Bupati Garut Abdusy Syakur Amin. Kehadiran klinik ini diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah menekan angka kematian ibu dan bayi (AKI/AKB).
Bupati Garut mengapresiasi langkah Pembina Klinik Utama Armina, dr. Helmi Budiman, yang turut berkontribusi menyediakan fasilitas kesehatan bagi masyarakat.
Menurutnya, keberadaan fasilitas kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat menjadi penting, terutama di wilayah yang masih menghadapi persoalan tingginya angka kematian bayi dan ibu.
“Karena kita ini masih menghadapi tantangan dalam bidang penurunan AKI/AKB. Di sini juga ada satu wilayah, saya sebut Sukakarya AKI-nya tinggi dan bayinya tinggi, sehingga kita berharap bahwa ada alternatif bagi masyarakat untuk segera mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujar Abdusy Syakur.
Selain memperluas akses layanan medis, Klinik Utama Armina juga menambah kapasitas rawat inap di Kabupaten Garut. Pemerintah daerah menilai keterlibatan fasilitas kesehatan swasta dapat membantu memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat, terutama ketika kapasitas sejumlah rumah sakit sudah cukup padat.
Pembina Klinik Utama Armina, dr. Helmi Budiman, menjelaskan klinik utama memiliki cakupan pelayanan yang lebih luas sesuai regulasi yang berlaku dan dapat menyediakan layanan sejumlah bidang spesialis.
Saat ini, Klinik Utama Armina telah memenuhi persyaratan minimal dengan menghadirkan dua dokter spesialis. Salah satunya merupakan dokter spesialis anak yang memiliki perhatian khusus terhadap tumbuh kembang anak.
“Di sini ada spesialis anak terutama spesialis anak yang lebih khusus ke arah bagaimana menangani tumbuh kembang, karena selama ini penanganan tumbuh kembang di Kabupaten Garut lebih banyak dirujuk ke Bandung,” katanya.
Klinik tersebut juga telah menyediakan layanan rawat inap dengan kapasitas 18 tempat tidur. Sementara untuk pelayanan peserta BPJS Kesehatan, proses perizinan dan kerja sama masih berjalan.
Helmi berharap setelah seluruh proses administrasi dan perizinan selesai, Klinik Utama Armina dapat turut memberikan pelayanan kepada masyarakat peserta BPJS Kesehatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr. Leli Yuliani, menyambut positif hadirnya fasilitas kesehatan tersebut. Menurutnya, klinik dapat membantu mempercepat penanganan pasien, khususnya masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Sukakarya, Kecamatan Samarang.
Ia menilai keberadaan Klinik Utama Armina juga dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi beban pelayanan rumah sakit yang saat ini memiliki tingkat kepadatan cukup tinggi.
“Karena di wilayah Kecamatan Samarang sendiri, terutama di wilayah kerja Puskesmas Sukakarya itu memang kematian bayinya masih cukup tinggi ya, sehingga dengan adanya Klinik Armina ini sudah memudahkan, sangat membantu, dan mempercepat pelayanan,” ujar Leli.
Dengan beroperasinya Klinik Utama Armina, pemerintah berharap masyarakat di wilayah Samarang dan sekitarnya semakin mudah memperoleh pelayanan kesehatan, khususnya layanan yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak.(**)







