Tutup Apel Akhir Tahun 2025, Bupati Garut Tekankan Percepatan Penurunan Kemiskinan Ekstrem dan Dorong Inovasi SKPD

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin apel gabungan terakhir tahun 2025 di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (29/12/2025).

Tutup Apel Akhir Tahun 2025, Bupati Garut Tekankan Percepatan Penurunan Kemiskinan Ekstrem dan Dorong Inovasi SKPD

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) terakhir di tahun 2025 yang berlangsung di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (29/12/2025).

Dalam amanatnya, Bupati Garut menegaskan pentingnya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan penanganan kemiskinan ekstrem. Ia menyampaikan apresiasi atas capaian penurunan tingkat pengangguran di Kabupaten Garut yang dinilai sesuai dengan target, namun menyoroti masih lambatnya penurunan angka kemiskinan ekstrem.

“Memang ada kabar baik, alhamdulillah tingkat pengangguran di Garut turun sesuai harapan. Namun, penurunan kemiskinan ekstrem masih belum sesuai dengan target yang kita inginkan,” ungkapnya.

Berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), Bupati mengungkapkan bahwa sekitar 317 ribu warga Garut masih berada dalam kategori Desil 1 atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi pekerjaan rumah besar bagi seluruh perangkat daerah.

Baca Juga :  Bupati Garut Dorong BKPRMI Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Pembinaan Generasi Muda di Tengah Gempuran Digital

Ia menargetkan pada tahun 2026 akan terjadi pergeseran signifikan tingkat kesejahteraan masyarakat, di mana jumlah penduduk pada Desil 1 hingga Desil 5 harus dapat ditekan melalui kebijakan dan program yang lebih tepat sasaran.

“Tahun depan, Desil 1 sampai 5 harus berkurang. Yang satu naik ke dua atau tiga, yang lima naik ke enam atau tujuh. Itu target kita bersama,” tegasnya.

Bupati Garut juga mengapresiasi sejumlah perangkat daerah yang telah menunjukkan kinerja positif hingga meraih penghargaan, di antaranya Dinas Koperasi dan Dinas Kesehatan. Namun demikian, ia menegaskan bahwa ke depan evaluasi akan dilakukan secara lebih ketat dengan penekanan pada terobosan dan inovasi yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Inovasi Baru: Program Serikandi-Biru Membuka Peluang untuk Pemberdayaan Perempuan di Garut

“Penghargaan itu adalah hasil dari upaya nyata. Tapi ke depan, kita butuh inovasi yang lebih terarah untuk mengatasi kemiskinan. Masalah besar tidak bisa diselesaikan dengan cara biasa,” ujarnya.

Ia berharap seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut mampu menghadirkan program-program inovatif dan kolaboratif yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Menutup amanatnya, Bupati Garut mengajak seluruh ASN menjadikan berbagai catatan sepanjang tahun 2025 sebagai pijakan awal untuk bekerja lebih baik di tahun mendatang.
“Kita tinggalkan tahun 2025 dengan berbagai evaluasi. Jangan berkecil hati, tapi jadikan ini sebagai baseline untuk melakukan perbaikan. Tahun depan evaluasi akan lebih ketat,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Garut juga secara resmi menutup kegiatan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Tingkat Kabupaten Garut dan berharap manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.(red)

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Garut Gandeng OJK, Perbankan, dan Pegadaian untuk Optimalkan Potensi Pajak Daerah
HUT Bhayangkara Ke-80 di Garut Berlangsung Khidmat, Sinergi TNI-Polri Semakin Kokoh Lewat Kejutan Tumpeng
Pemkab Garut Luncurkan Balebat, Bantuan Khusus untuk Warga Miskin Ekstrem yang Belum Tersentuh Bansos
Momentum Harganas ke-33, Bupati Garut Serahkan SK Pensiun dan Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga
SAGARUT Hadir sebagai Super App Baru, Pemkab Garut Satukan Layanan Publik dalam Satu Genggaman
Bupati Garut Ajak Seluruh Elemen Bersatu Perangi Narkoba pada Peringatan HANI 2026
Pemkab Garut Perkuat Tata Kelola Aset Daerah, Resmikan Aplikasi AI MAKARTI untuk Tingkatkan Layanan Publik
Perbaiki Sistem Klaim Kesehatan, Pemkab Garut Ajak Faskes Tingkatkan Kepatuhan Administrasi
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:29 WIB

Pemkab Garut Gandeng OJK, Perbankan, dan Pegadaian untuk Optimalkan Potensi Pajak Daerah

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:45 WIB

HUT Bhayangkara Ke-80 di Garut Berlangsung Khidmat, Sinergi TNI-Polri Semakin Kokoh Lewat Kejutan Tumpeng

Senin, 29 Juni 2026 - 16:54 WIB

Momentum Harganas ke-33, Bupati Garut Serahkan SK Pensiun dan Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga

Senin, 29 Juni 2026 - 11:59 WIB

SAGARUT Hadir sebagai Super App Baru, Pemkab Garut Satukan Layanan Publik dalam Satu Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 - 10:52 WIB

Bupati Garut Ajak Seluruh Elemen Bersatu Perangi Narkoba pada Peringatan HANI 2026

Berita Terbaru