Pemkab Garut memberikan penghormatan kepada almarhum Atam B, Eksponen Pejuang 45, melalui pemancangan bambu runcing berbendera Merah Putih di atas pusaranya di Kampung Biru, Desa Situsari, Kecamatan Karangpawitan, Rabu (19/8/2026).
GARUT BERKABAR, Karangpawitan – Pemerintah Kabupaten Garut memberikan penghormatan kepada almarhum Atam B, salah seorang Eksponen Pejuang 45, melalui pemancangan bambu runcing yang dihiasi bendera Merah Putih di atas pusaranya.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kampung Biru, Desa Situsari, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Rabu (19/8/2026), dan dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana.
Nurdin mengatakan, pemancangan bambu runcing tersebut merupakan simbol penghargaan atas jasa dan pengorbanan almarhum dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Menurutnya, penghormatan terhadap para pejuang tidak hanya menjadi bentuk apresiasi pemerintah, tetapi juga menjadi sarana untuk mengingat kembali nilai perjuangan yang perlu diwariskan kepada generasi muda.
“Pemancangan ini menjadi bentuk apresiasi atas jasa almarhum. Mari kita bersama-sama mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Nurdin.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada keluarga almarhum yang selama ini turut mendampingi dan mendukung perjuangannya hingga akhir hayat.
Nurdin menegaskan, Pemerintah Kabupaten Garut akan terus memberikan perhatian terhadap para Eksponen Pejuang 45 maupun tokoh-tokoh yang telah memberikan pengabdian bagi bangsa dan negara.
Sementara itu, perwakilan keluarga almarhum Atam B, Sudrajat, mengapresiasi penghormatan yang diberikan Pemkab Garut bersama Dewan Harian Cabang (DHC) 45 Garut.
“Kami sangat berterima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada orang tua kami. Ini menjadi kehormatan bagi keluarga sekaligus pengingat untuk meneruskan semangat perjuangan beliau,” kata Sudrajat.
Pemancangan bambu runcing tersebut diharapkan menjadi simbol bahwa perjuangan para pendahulu bangsa tidak boleh dilupakan. Nilai pengabdian, keberanian dan semangat pantang menyerah para pejuang diharapkan terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus.(**)








