Penyesuaian Transfer Pusat, Wabup Garut Ajak ASN Perkuat Inovasi Berbasis Riset

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menghadiri kegiatan Diseminasi Hasil Kelitbangan dan Inovasi Kabupaten Garut Tahun 2025 yang diselenggarakan BAPPEDA di Aula Bappeda, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu (17/12/2025).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, mengajak aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut untuk menjadikan inovasi dan kolaborasi sebagai kekuatan utama dalam menghadapi dinamika kebijakan anggaran dari pemerintah pusat.

Hal tersebut disampaikan Putri Karlina saat menghadiri kegiatan Diseminasi Hasil Kelitbangan dan Inovasi Kabupaten Garut Tahun 2025 yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) di Aula Bappeda Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu (17/12/2025).

Dalam sambutannya, Wabup menegaskan bahwa besaran anggaran tidak selalu berbanding lurus dengan keberhasilan pembangunan. Menurutnya, kunci utama terletak pada perubahan pola pikir birokrasi agar lebih adaptif, kreatif, dan solutif dalam mengelola sumber daya yang ada.

Baca Juga :  Wisata Garut Diserbu Pelancong Saat Nataru, Lebih dari 15 Ribu Pengunjung Tercatat di Hari Pertama 2026

Penyesuaian Transfer Pusat, Wabup Garut Ajak ASN Perkuat Inovasi Berbasis Riset

“Pengurangan dana transfer dari pusat seharusnya tidak membuat kita berhenti melangkah. Justru ini momentum untuk membangun cara berpikir baru, agar setiap rupiah yang dikelola benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Putri Karlina.

Ia menilai birokrasi daerah perlu dikelola layaknya manajemen rumah tangga, yang menuntut kecermatan dalam menentukan prioritas serta keberanian untuk berinovasi. Karena itu, ia mendorong seluruh SKPD agar tidak terjebak pada pola kerja lama, tetapi mulai mengembangkan pendekatan yang lebih kreatif dan kolaboratif.

“Selain inovatif, kolaborasi juga sangat penting. Hasil-hasil penelitian yang disusun Bappeda ini harus dimanfaatkan sebagai rujukan kebijakan. Dari riset, kita bisa lebih peka terhadap persoalan dan menemukan solusi yang tepat, bahkan untuk masalah-masalah kecil,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BAPPEDA Kabupaten Garut, Natsir Alwi, menjelaskan bahwa kegiatan diseminasi tersebut merupakan bagian dari amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2016 tentang pedoman penelitian dan pengembangan di daerah. Melalui kegiatan ini, hasil-hasil kelitbangan diharapkan dapat diimplementasikan secara nyata dalam perumusan kebijakan.

Baca Juga :  Kejuaraan POSSI Cup Jabar 2024 Resmi Dimulai di Garut

“Kami menargetkan tersusunnya dokumen rekomendasi pemanfaatan hasil litbang yang dapat digunakan oleh seluruh SKPD. Dengan demikian, kebijakan daerah memiliki dasar ilmiah yang kuat dan terukur,” jelas Natsir.

Ia juga memaparkan bahwa sepanjang tahun 2025, Bappeda telah melaksanakan delapan ruang lingkup kegiatan kelitbangan, mulai dari kajian ketahanan pangan berkelanjutan, perhitungan indeks-indeks strategis, hingga penilaian inovasi daerah yang melibatkan akademisi dan tim internal.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Garut berharap tercipta sinergi yang lebih solid antara peneliti, perencana, dan pelaksana kebijakan, guna mendorong pembangunan daerah yang inovatif, efektif, dan berkelanjutan. (red)

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelayanan Kependudukan Garut Ukir Tiga Prestasi di Tingkat Jawa Barat
Pemkab Garut Tuntaskan Administrasi Kepegawaian, PPPK Paruh Waktu Diperpanjang
Optimalisasi Aset Olahraga, Dispora Garut Perkuat Kolaborasi Bersama LMAN
Pemkab Garut Siapkan Strategi Kejar Peluang Dana Pusat untuk Program Pembangunan 2027
Wirahebat 2026 Catat Komitmen Investasi Rp20,7 Miliar, Pemkab Garut Perkuat Ekosistem Wirausaha
Dua Kades PAW Resmi Dilantik, Bupati Garut Tekankan Pendidikan, Kesehatan dan Ekonomi Desa
Aspirasi Petani Garut Soal Akses Lahan dan Regulasi Dibawa ke Meja Pemerintah
Garut Perluas Deteksi TBC, 620 Lokus CKG Disiapkan
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:19 WIB

Pelayanan Kependudukan Garut Ukir Tiga Prestasi di Tingkat Jawa Barat

Senin, 28 September 2026 - 15:10 WIB

Pemkab Garut Tuntaskan Administrasi Kepegawaian, PPPK Paruh Waktu Diperpanjang

Senin, 28 September 2026 - 10:47 WIB

Optimalisasi Aset Olahraga, Dispora Garut Perkuat Kolaborasi Bersama LMAN

Sabtu, 26 September 2026 - 09:37 WIB

Pemkab Garut Siapkan Strategi Kejar Peluang Dana Pusat untuk Program Pembangunan 2027

Sabtu, 26 September 2026 - 09:15 WIB

Wirahebat 2026 Catat Komitmen Investasi Rp20,7 Miliar, Pemkab Garut Perkuat Ekosistem Wirausaha

Berita Terbaru