Operasi Gabungan Satpol PP dan Bea Cukai Tumpas Rokok Ilegal di Selatan Garut

- Jurnalis

Jumat, 8 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan Satpol PP dan Bea Cukai dengan dukungan TNI serta Polri saat melaksanakan operasi gabungan pada 6-7 November 2024. (Foto: Dok. Satpol PP Kab. Garut)

GARUT BERKABAR, Caringin – Demi menjaga ketertiban dan memerangi peredaran barang ilegal, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Garut bersama Bea Cukai melaksanakan operasi gabungan pada 6-7 November 2024. Operasi ini melibatkan dukungan dari TNI dan Polri, menargetkan wilayah selatan Garut.

Kepala Satpol PP Garut, Basuki Eko, menjelaskan bahwa sasaran utama operasi meliputi barang kena cukai ilegal, minuman beralkohol tanpa izin, serta gangguan ketentraman dan ketertiban umum (trantibum).

Baca Juga :  Bupati Garut Ajak Pelajar IPM Siapkan Diri Hadapi Era Teknologi Lewat Penguasaan Literasi dan Sains

Hasil operasi menunjukkan keberhasilan besar. Sebanyak 45.660 batang rokok ilegal diamankan dari tujuh tersangka. Di Kecamatan Pameungpeuk, aparat menyita 36.200 batang, sementara di Kecamatan Cibalong ditemukan 9.460 batang. Selain itu, sebanyak 636 botol minuman beralkohol dari berbagai merek disita di Kecamatan Caringin.

Patroli juga dilakukan di kawasan wisata Pantai Santolo dan Sayang Heulang, merespons keluhan masyarakat serta aksi protes pedagang lokal terkait gangguan trantibum. Langkah ini bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan setempat.

Baca Juga :  Distribusi BLT BBM di Karangpawitan Garut Berjalan Transparan, Pendamping PKH Kawal Proses Penyaluran

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Cibalong untuk menangani gangguan trantibum di wilayah tersebut,” ujar Basuki Eko.

Operasi ini juga mencakup inspeksi kesiapan alat utama dan personel Damkar di UPTD Pameungpeuk, memastikan kesiagaan dalam menghadapi situasi darurat.

“Harapan kami, operasi ini dapat menekan peredaran barang ilegal dan menciptakan lingkungan yang lebih kondusif di Garut,” tutup Basuki.(DK).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Pemkab Garut Ajak Warga Berikan Data Sesuai Kondisi Nyata
Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat
Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata
Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet
Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang
KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut
SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut
Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 13:29 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Pemkab Garut Ajak Warga Berikan Data Sesuai Kondisi Nyata

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:18 WIB

Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:44 WIB

Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:49 WIB

Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:13 WIB

KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut

Berita Terbaru