Workshop Satgas PPKSP Digelar Dinas Pendidikan Garut untuk Cegah Kekerasan di Sekolah

- Jurnalis

Selasa, 22 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para peserta berfokus pada penyusunan SOP dan tindak lanjut dalam Workshop Satgas PPKSP di ANB Hotel & Resort, Pameungpeuk, Garut, Sabtu (19/10/2024).

GARUT BERKABAR, Pameungpeuk – Dalam rangka memperkuat upaya pencegahan kekerasan di sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut mengadakan Workshop Pembentukan Satuan Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan (Satgas PPKSP) di ANB Hotel & Resort, Pameungpeuk, Kabupaten Garut.

Acara yang berlangsung pada 19-20 Oktober 2024 ini dihadiri oleh 30 peserta dari berbagai instansi, seperti Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA), Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Kantor Kemenag, Satpol PP, Diskominfo, kepala sekolah, dan pengawas sekolah.

Workshop ini juga melibatkan Yayasan SEMAK (Sekretariat Masyarakat Anak) dan Yayasan Gemilang Sehat Indonesia (YSGI) melalui Program Power to You(th).

Ketua Yayasan SEMAK, Agus Nurdin, mengungkapkan bahwa pembentukan Satgas PPKSP adalah langkah strategis untuk memastikan sekolah-sekolah di Kabupaten Garut memiliki mekanisme yang jelas dalam menangani kekerasan.

Baca Juga :  Bupati Garut Dorong Pelajar NU Kuasai Empat Pilar Kecerdasan untuk Masa Depan Kepemimpinan

“Kami bertekad agar Satgas ini dapat beroperasi secara maksimal di semua tingkatan, sehingga penanganan kasus kekerasan dapat dilakukan dengan efektif,” ujarnya, Selasa (22/10/2024).

Tingginya angka kekerasan terhadap anak dan perempuan menjadi latar belakang diadakannya workshop ini. Berdasarkan data dari DPPKBPPPA Garut, hingga pertengahan 2023, lebih dari 50 kasus kekerasan telah tercatat.

Pemerintah Kabupaten Garut telah menanggapi dengan mengeluarkan Keputusan Bupati No. 100.3.3.2/Kep.1209-/2023, yang menjadi dasar pembentukan Satgas PPKSP.

Workshop ini bertujuan untuk menyusun program kerja Satgas PPKSP dan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di sekolah untuk tahun 2024.

Selain itu, kegiatan ini juga mendukung implementasi kurikulum Merdeka Belajar dalam upaya pencegahan kekerasan serta meningkatkan pemahaman tentang kebijakan dan tugas Satgas PPKSP.

Baca Juga :  Sekda Garut Dorong Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk Perlindungan Pekerja Konstruksi

Tatang Rahman, Program Manager Power to You(th) dari Yayasan SEMAK, menegaskan pentingnya sinergi antar pihak dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang aman.

“Dengan kolaborasi yang baik, kita bisa mengurangi angka kekerasan di sekolah serta memastikan hak-hak anak terpenuhi,” katanya.

Ajang Rusmana, Kepala Seksi Kurikulum Dinas Pendidikan Garut, menekankan pentingnya kerja sama semua pihak dalam menangani kekerasan di sekolah.

“Penanganan kekerasan tidak boleh menjadi tanggung jawab sepihak. Semua elemen, termasuk Dinas Pendidikan, DPPKBPPPA, dan instansi lainnya, harus bahu-membahu,” katanya.

Didah Syajidah dari DPPKBPPPA Kabupaten Garut berharap workshop ini dapat melahirkan komitmen bersama untuk melindungi anak-anak dari kekerasan, sejalan dengan Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 17 Tahun 2016 dan Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023.

Melalui workshop ini, diharapkan terbentuk mekanisme yang komprehensif dalam pencegahan dan penanganan kekerasan di sekolah, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak-anak di Garut.(Akbar).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakor GTRA 2026, Bupati Garut Dorong Reforma Agraria Berbasis Keadilan dan Produktivitas Lahan
Penguatan Karakter Jadi Prioritas, Bupati Garut Dorong Optimalisasi Peran Pramuka
Pemkab Garut Perkuat Kompetensi Pencari Kerja Lewat Pelatihan Vokasi
Kadiskominfo Garut Tinjau Program MBG, Dorong Dapur Gizi Manfaatkan Bahan Lokal
Bupati Garut Bahas Pembangunan Pelabuhan Cilauteureun untuk Dongkrak Ekonomi Selatan
Garut Kembangkan Sistem Kesehatan Terintegrasi Melalui DED Fase Kedua
Pemkab Garut Dorong Penataan Jaringan Telekomunikasi, APJATEL Jabar Siap Perapihan Kabel hingga Program Ducting
Bupati Garut Resmikan Kejurda Voli U-18 Jabar, Tekankan Sport Tourism dan Jaminan BPJS bagi Atlet
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:33 WIB

Rakor GTRA 2026, Bupati Garut Dorong Reforma Agraria Berbasis Keadilan dan Produktivitas Lahan

Kamis, 16 April 2026 - 22:24 WIB

Penguatan Karakter Jadi Prioritas, Bupati Garut Dorong Optimalisasi Peran Pramuka

Kamis, 16 April 2026 - 17:00 WIB

Pemkab Garut Perkuat Kompetensi Pencari Kerja Lewat Pelatihan Vokasi

Rabu, 15 April 2026 - 12:51 WIB

Bupati Garut Bahas Pembangunan Pelabuhan Cilauteureun untuk Dongkrak Ekonomi Selatan

Rabu, 15 April 2026 - 10:30 WIB

Garut Kembangkan Sistem Kesehatan Terintegrasi Melalui DED Fase Kedua

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

SDN 4 Pataruman Pertahankan Gelar Juara LCC SD Garut 2026

Jumat, 17 Apr 2026 - 09:09 WIB