Mahasiswa KKN STIE Yasa Anggana Dapat Pembekalan Digitalisasi dari Wabup Garut

- Jurnalis

Rabu, 13 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menghadiri kegiatan Diseminasi Laporan Rencana Kegiatan (LRK) KKN-PPM STIE Yasa Anggana Garut 2025, bertempat di Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (12/8/2025).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, mendorong mahasiswa untuk menjadi agen transformasi digital di tengah masyarakat melalui pemanfaatan Garut Hebat Super App. Pesan tersebut ia sampaikan saat menghadiri acara Diseminasi Laporan Rencana Kegiatan (LRK) Kuliah Kerja Nyata – Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Yasa Anggana Garut 2025, yang digelar di Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (12/8/2025).

Baca Juga :  Ribuan Calon Haji Garut Ikuti Manasik, Bupati: Jadilah Duta Daerah yang Membanggakan

Sebanyak 181 mahasiswa akan diterjunkan ke 18 desa di Kecamatan Cilawu untuk melaksanakan program KKN. Putri Karlina meminta mereka tidak hanya menjalankan program yang sudah direncanakan, tetapi juga membantu masyarakat memahami cara memanfaatkan aplikasi Garut Hebat Super App secara optimal.

“Pahami kebutuhan dan kendala yang mereka hadapi. Kalau ada hambatan, sampaikan masukan itu kepada pengembang aplikasi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pelantikan PC PMII Garut, Wabup Dorong Peran Mahasiswa Kawal Arah Pembangunan Daerah

Ia mengingatkan, teknologi yang dibangun pemerintah harus benar-benar digunakan dan memberi manfaat nyata. “Jangan sampai aplikasi ini tidak terpakai, padahal bisa sangat membantu masyarakat,” tegasnya.

Putri juga memaparkan bahwa pemerintah daerah tengah berupaya menyediakan infrastruktur digital yang memadai, meski masih terkendala pada aspek anggaran. Menurutnya, masukan yang diperoleh mahasiswa dari masyarakat akan menjadi bahan penting untuk pengembangan lebih lanjut.

“Kami ingin masyarakat mulai terbiasa dengan kemudahan layanan digital, dan itu butuh kolaborasi semua pihak,” tuturnya.(red)

Penulis : Rizky

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang
KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut
SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut
Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting
Warga Serahkan Lahan untuk Perluasan Puskesmas Pasundan, Pemkab Garut Apresiasi Kepedulian Masyarakat
Pemkab Garut Perkuat Sistem Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Prestasi
Garut Raih Predikat Terbaik Pengendalian Inflasi di Jawa-Bali
Garut Bersiap Sambut Festival Qasidah Jabar 2026, Seni Religi Didorong Jadi Daya Tarik Wisata
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:49 WIB

Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:13 WIB

KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:40 WIB

SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:41 WIB

Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting

Senin, 8 Juni 2026 - 14:44 WIB

Warga Serahkan Lahan untuk Perluasan Puskesmas Pasundan, Pemkab Garut Apresiasi Kepedulian Masyarakat

Berita Terbaru