Kereta Api Papandayan Renggut Nyawa Korban Pria Tuna Rungu di Kabupaten Garut

- Jurnalis

Rabu, 24 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUTBERKABAR – Berita mengenai seorang tuna rungu yang tertabrak kereta api benar-benar menyedihkan. Kejadian ini mengingatkan kita pentingnya keselamatan dan kehati-hatian di sekitar jalur kereta. Semoga keluarga korban mendapatkan kekuatan untuk menghadapi saat-saat sulit ini.

Seperti halnya, ada salah Seorang warga Kampung Sukarame, Kelurahan Lengkongjaya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, tewas tertabrak Kereta Api Papandayan jurusan Garut-Jakarta. Kejadian tersebut pada pukul 11.45 WIB. Rabu (24/01/2024).

Menurut Lurah Karangmulya, Kecamatan Karangpawitan,Kabupaten Garut, Jawa Barat.Iis Wardhani dia mengetahui peris kejadiannya, karena lokasi kejadian berada tepat di wilayah Kelurahan Lengkongjaya yang notabena berdekatan atau berdampingan dengan Kelurahan Karangmulya.

“Ya benar ada salah seorang pria warga dari Kelurahan Lengkongjaya,berusia 27 tahunan dan korban mempunyai disabilitas tuna rungu,” ujar Iis.

Sementara dikatakan Kapolsek Karangpawitan Polres Garut, AKP Nurdin Jaelani dirinya juga membenarkan kejadian itu dan korban meninggal dunia ditempat akibat tertabrak Kereta Api. Kendati demikian, kata Nurdin.Korban ini tidak akan dilakukan otopsi, karena hal tersebut atas permintaan juga permohonan dari pihak keluarganya.

“Dengan sendirinya Pihak korban memohon dan mereka sudah menerima musibah ini, bahkan mereka minta ingin langsung dimakamkan. Memang Korban ini orang disabilitas tuna rungu Korban merupakan penderita disabilitas tuna rungu,” pungkas Nurdin. (DK)

Baca Juga :  Endog Lewo, Camilan Khas Garut yang Resmi Menjadi Warisan Budaya

Berita Terkait

Tinggi Air Bendung Copong Naik, Warga Diminta Tetap Waspada
Tragedi di Pantai Sayang Heulang: Bocah 11 Tahun Asal Bandung Tewas Terseret Arus
Libur Lebaran, Pantai Selatan Garut Dipadati Wisatawan dari Berbagai Daerah
Fluktuasi Tinggi Muka Air Bendung Copong, Masyarakat Diminta Tetap Waspada
H+1 Idul Fitri 1446 H: Arus Lalu Lintas Padat di Simpang Bayongbong, Garut
Bupati Garut Pastikan Kelancaran Arus Mudik 1446 H dengan Tinjauan Lapangan
Idul Fitri 1446 H Dirayakan Serentak di Indonesia pada 31 Maret 2025
Debit Sungai Cimanuk Terkendali, Bendung Copong dalam Kondisi Aman
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 21:30 WIB

Tinggi Air Bendung Copong Naik, Warga Diminta Tetap Waspada

Jumat, 4 April 2025 - 07:35 WIB

Tragedi di Pantai Sayang Heulang: Bocah 11 Tahun Asal Bandung Tewas Terseret Arus

Jumat, 4 April 2025 - 07:00 WIB

Libur Lebaran, Pantai Selatan Garut Dipadati Wisatawan dari Berbagai Daerah

Selasa, 1 April 2025 - 13:29 WIB

H+1 Idul Fitri 1446 H: Arus Lalu Lintas Padat di Simpang Bayongbong, Garut

Minggu, 30 Maret 2025 - 18:37 WIB

Bupati Garut Pastikan Kelancaran Arus Mudik 1446 H dengan Tinjauan Lapangan

Berita Terbaru