Mewujudkan PDAM Garut yang Bersih dan Transparan : Langkah Nyata Menuju Pelayanan Air Bebas Pungli

- Jurnalis

Kamis, 7 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR, Cilawu – Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Intan (PERUMDA AMTI) Garut mengokohkan langkah menuju pelayanan air bersih yang bersih dan bebas dari pungutan liar (pungli). Program “Penguatan PDAM Garut Bebas Pungli” menjadi wujud nyata dari komitmen perusahaan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam seluruh aspek pelayanannya. Program ini bertujuan membangun kepercayaan masyarakat dan memperluas akses air bersih bagi warga Garut.

Pungli masih menjadi tantangan dalam penyediaan layanan publik yang berkualitas, termasuk di sektor air bersih. Menghadapi kenyataan ini, PDAM Tirta Intan Garut menerapkan langkah konkret dengan meluncurkan sistem pengaduan daring. Sistem ini memungkinkan masyarakat melaporkan indikasi pungli secara aman, sejalan dengan prinsip whistleblowing yang memberikan perlindungan bagi pelapor. Diharapkan, dengan adanya jalur pengaduan ini, masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga transparansi dan integritas pelayanan.

Direktur PERUMDA AMTI, Dr. H. Aja Rowikarim, menyampaikan, “Kami ingin PDAM Garut menjadi pelopor dalam pelayanan air bersih yang bersih dan bebas pungli. Air adalah hak dasar yang wajib diakses oleh setiap warga tanpa hambatan pungutan ilegal.” ucapnya. Kamis,(07/11/2024).

Komitmen ini mendapat dukungan dari pihak internal maupun lembaga eksternal, yang turut serta dalam mengawasi jalannya program bebas pungli ini.

Langkah lainnya meliputi peningkatan etika kerja dan pengawasan internal yang melibatkan institusi terkait untuk memantau proses distribusi air bersih. Pengawasan yang ketat diharapkan dapat mendeteksi adanya pungli sejak dini, sehingga layanan publik tetap berjalan adil dan transparan. Program ini sejalan dengan standar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang menekankan pentingnya pengawasan internal yang kuat dalam mencegah praktik pungli dan korupsi.

Selain fokus pada pemberantasan pungli, PDAM Tirta Intan juga mengadakan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya pungli dan pentingnya partisipasi aktif dalam mengawasi pelayanan publik. Menurut penelitian Journal of Public Administration, keterlibatan masyarakat menjadi kunci sukses program antikorupsi. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga untuk berperan serta dalam menjaga layanan air bersih yang adil.

Dukungan dari berbagai pihak turut menguatkan upaya PDAM Garut dalam memberikan layanan yang merata dan berkualitas bagi masyarakat. Dengan integritas yang terus dibangun, kualitas hidup masyarakat Garut dapat meningkat, terutama dalam aspek kesehatan dan kesejahteraan ekonomi.

Melalui langkah ini, PDAM Tirta Intan Garut membuktikan keseriusan dalam menyediakan layanan air bersih yang bebas pungli, sekaligus menjadi inspirasi bagi lembaga lain untuk menerapkan prinsip serupa di seluruh Indonesia. (DK)
Baca Juga :  Sekda Garut Sambut Studi Lapangan PKA Angkatan 73 Kemenhukam
Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Garut Kukuhkan 5 Kades PAW, Dorong Pelayanan Optimal dan Pengelolaan Keuangan Akuntabel
Isu Dugaan Perlakuan Tidak Tepat oleh Guru BK di SMKN 2 Garut Picu Sorotan Publik
Bupati Garut Dorong Sinergi Desa, Rakor APDESI Jadi Penguat Tata Kelola Pemerintahan
Bupati Garut Tekankan Perluasan Jaringan Air Minum dalam Rapat KPM Perumda Tirta Intan
Garut Mantapkan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026, Pusat Kota Jadi Lokasi Utama
Bupati Garut Pimpin Apel Gabungan, Serahkan SK Kenaikan Pangkat dan Pensiun ASN
As Truk Toronton Patah di Kadungora, Lalu Lintas Sempat Tersendat
O2SN SLB Garut 2026 Resmi Dibuka, Dispora Targetkan Muncul Atlet Disabilitas Berprestasi
Berita ini 8 kali dibaca