PDGI Garut Periode 2025-2030 Resmi Dikukuhkan, Pemkab Dorong Penambahan Dokter Gigi

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Pelantikan Pengurus Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Garut Periode 2025-2030 di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Minggu (10/5/2026).

PDGI Garut Periode 2025-2030 Resmi Dikukuhkan, Pemkab Dorong Penambahan Dokter Gigi

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Pengurus Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Garut periode 2025-2030 resmi dikukuhkan dalam acara pelantikan yang digelar di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Minggu (10/5/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, yang menegaskan pentingnya penguatan layanan kesehatan gigi di Kabupaten Garut.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Garut menyoroti kondisi rasio dokter gigi yang masih jauh dari standar ideal. Dengan jumlah penduduk Garut yang mencapai sekitar 2,9 juta jiwa, seharusnya tersedia hampir 600 dokter gigi jika merujuk pada rasio nasional 1 dokter gigi untuk 5.000 penduduk. Namun saat ini, jumlah dokter gigi di Kabupaten Garut baru sekitar 60 orang.

Ia menilai persoalan ini menjadi tantangan serius dalam pembangunan kesehatan daerah, terutama menyangkut keterbatasan tenaga medis dan kesiapan sarana pendukung pelayanan kesehatan.

“Yang pertama bahwa kita menghadapi tantangan di bidang pembangunan kesehatan, salah satunya mengenai ketersediaan sarana prasarana dan juga ketersediaan sumber daya manusia,” ungkapnya.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menjalin koordinasi dengan pihak terkait agar formasi dokter gigi dapat ditambah melalui rekrutmen ASN mendatang. Selain itu, ia mendorong strategi jemput bola dengan melakukan roadshow ke perguruan tinggi yang memiliki program kedokteran gigi.

Baca Juga :  Bupati Garut Kukuhkan Tiga Kepala Desa PAW, Tekankan Kepemimpinan yang Mampu Menggerakkan Partisipasi Warga

Tak hanya itu, Pemkab Garut juga mempertimbangkan pemberian beasiswa bagi mahasiswa kedokteran gigi tingkat akhir sebagai upaya menarik minat tenaga profesional agar bersedia mengabdi di Garut.

“Secara kuantitatif kita ingin memperbaiki rasio dokter gigi di Kabupaten Garut. Ini harus jadi atensi kita, dan saya mohon bantu PDGI,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PDGI Pengurus Wilayah Jawa Barat, drg. Rahmat Juliadi, menekankan bahwa tantangan profesi dokter gigi semakin berkembang seiring pesatnya transformasi digital serta perubahan regulasi yang berlangsung cepat. Ia mengingatkan pengurus baru agar adaptif dan mampu mengikuti dinamika perkembangan dunia kesehatan.

“Digitalisasi dalam dunia kedokteran termasuk kedokteran gigi ini berjalan begitu pesat, tentu kita harus bersiap,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Garut yang juga menjabat Ketua PDGI Cabang Garut, Putri Karlina, menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas organisasi. Ia menyebut PDGI tetap harus menjadi wadah profesional bagi dokter gigi, meskipun regulasi terbaru melalui Undang-Undang Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023 membawa perubahan terhadap sistem perizinan yang tidak lagi sepenuhnya bergantung pada rekomendasi organisasi profesi.

Baca Juga :  Bupati Abdusy Syakur Dorong Model Ekosistem Jagung Terintegrasi untuk Dongkrak Ekonomi Garut Selatan

Menurutnya, PDGI harus tetap berperan dalam menjaga kualitas pelayanan, membangun komunikasi antaranggota, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, khususnya Dinas Kesehatan.

“Saya memohon kerja sama yang baik antara PDGI dengan Kadinkes minimal jalur-jalur informal,” ucap Putri.

Dalam kesempatan itu, Putri juga memperkenalkan program prioritas bertajuk “Dokter Gigi Masuk Desa”, yang bertujuan memperluas jangkauan layanan kesehatan gigi hingga ke wilayah pedesaan. Ia menilai selama ini distribusi dokter gigi masih banyak terpusat di wilayah perkotaan seperti Garut Kota dan Tarogong Kidul.

Program tersebut akan difokuskan pada edukasi kebersihan gigi dan mulut, skrining kesehatan ringan, serta pencegahan sejak dini bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan anak-anak.

“Minimalnya kami bisa melakukan edukasi, skrining ringan, dan pencegahan sedini mungkin terutama kepada ibu hamil dan anak-anak,” jelasnya.

Pelantikan PDGI Cabang Garut periode 2025-2030 ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran organisasi profesi sekaligus membantu pemerintah daerah mempercepat pemerataan layanan kesehatan gigi di seluruh wilayah Kabupaten Garut.(***).

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Ciangkrong Pamulihan Resmi Dibuka, Distribusi Kopi Petani Makin Lancar
Pemkab Garut-PLN Perkuat Sinergi, Dorong Keandalan Listrik dan Iklim Investasi
Jembatan Cidarengdeng Dikebut, Pemkab Garut Pastikan Bisa Digunakan Awal Oktober
Bantuan Benih Padi Disalurkan, Petani Bayongbong Didorong Kembali Produktif
Pelayanan Kependudukan Garut Ukir Tiga Prestasi di Tingkat Jawa Barat
Pemkab Garut Tuntaskan Administrasi Kepegawaian, PPPK Paruh Waktu Diperpanjang
Optimalisasi Aset Olahraga, Dispora Garut Perkuat Kolaborasi Bersama LMAN
Pemkab Garut Siapkan Strategi Kejar Peluang Dana Pusat untuk Program Pembangunan 2027
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Jalan Ciangkrong Pamulihan Resmi Dibuka, Distribusi Kopi Petani Makin Lancar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:32 WIB

Pemkab Garut-PLN Perkuat Sinergi, Dorong Keandalan Listrik dan Iklim Investasi

Selasa, 29 September 2026 - 18:43 WIB

Bantuan Benih Padi Disalurkan, Petani Bayongbong Didorong Kembali Produktif

Senin, 28 September 2026 - 15:19 WIB

Pelayanan Kependudukan Garut Ukir Tiga Prestasi di Tingkat Jawa Barat

Senin, 28 September 2026 - 15:10 WIB

Pemkab Garut Tuntaskan Administrasi Kepegawaian, PPPK Paruh Waktu Diperpanjang

Berita Terbaru