Jelang Idul Adha, Pemkab Garut Gencarkan Pangan Murah dan Promosi Produk UMKM Lokal

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Pemerintah Kabupaten Garut terus memperkuat langkah pengendalian harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan tersebut ditinjau langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan tetap aman dan mudah diakses.

Dalam peninjauannya, Bupati Garut mengapresiasi keterlibatan para pelaku usaha pangan lokal yang dinilai mulai menunjukkan perkembangan positif, terutama dalam menghadirkan produk olahan bernilai ekonomi lebih tinggi. Menurutnya, sektor pangan di Garut memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, tidak hanya sebagai pemasok bahan mentah tetapi juga sebagai produsen olahan unggulan daerah.

Berbagai produk seperti olahan bawang, cabai, hingga hasil peternakan dinilai mampu menjadi kekuatan ekonomi baru jika didukung promosi dan pemasaran yang optimal. Pemerintah Kabupaten Garut pun berupaya mendorong penyerapan produk lokal agar semakin luas, termasuk untuk mendukung kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga :  DWP Garut Tingkatkan Keterampilan Anggota Lewat Pelatihan Hantaran Seserahan

Selain itu, Abdusy Syakur Amin meminta seluruh perangkat daerah agar lebih aktif mempromosikan produk UMKM pangan lokal dalam setiap kegiatan besar daerah, baik event budaya, olahraga, maupun kegiatan pemerintahan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produk khas Garut kepada masyarakat luas.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar pihak dalam menjaga kelancaran distribusi pangan dan pelaksanaan program MBG. Menurutnya, komunikasi dan kerja sama yang baik menjadi kunci agar seluruh proses distribusi serta pasokan pangan dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.

Di sisi lain, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Garut, Yani Yuliani, menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menekan inflasi sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih rendah dibanding harga pasar.

Baca Juga :  Putri Karlina Dorong Pemuda Garut Jadi Motor Perubahan di Peringatan 65 Tahun PMII

Ia memastikan stok pangan di Kabupaten Garut masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha. DKP juga secara rutin menyediakan sekitar 3,5 ton komoditas pangan dengan harga terjangkau melalui kerja sama bersama Perum Bulog dan para pelaku usaha pangan lokal.

Yani menambahkan, tingginya minat pelaku usaha pangan olahan dalam mengikuti kegiatan ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan UMKM sektor pangan di Garut. Pemerintah daerah pun berkomitmen terus membantu promosi dan pemasaran agar produk lokal semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Pada pelaksanaan GPM kali ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga ekonomis, mulai dari tepung terigu, gula pasir, telur ayam, daging ayam, minyak goreng, beras premium, hingga berbagai produk olahan pangan lokal, hasil peternakan, perikanan, serta paket sayuran murah.(**).

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Klinik Utama Armina Resmi Beroperasi, Diharapkan Percepat Layanan Ibu dan Anak di Garut
Wali Kota Sue Machi Tertarik Kenalkan Kopi Garut ke Pasar Jepang
Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Stroberi dan Bawang Putih
Garut Kantongi Penghargaan IIGCE 2026, Potensi Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih
Pemkab Garut Kembangkan Notifikasi Digital untuk Cegah Siswa Berhenti Sekolah
Kehumasan Pemda Jabar Diminta Adaptif Hadapi Arus Informasi Digital
Dila Nurul Fadilah Ikuti Rapat Forkopimda, Garut Perkuat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan
Musim Kemarau Menguat, Garut Perketat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:32 WIB

Klinik Utama Armina Resmi Beroperasi, Diharapkan Percepat Layanan Ibu dan Anak di Garut

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Wali Kota Sue Machi Tertarik Kenalkan Kopi Garut ke Pasar Jepang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Stroberi dan Bawang Putih

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Pemkab Garut Kembangkan Notifikasi Digital untuk Cegah Siswa Berhenti Sekolah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Kehumasan Pemda Jabar Diminta Adaptif Hadapi Arus Informasi Digital

Berita Terbaru