Garut Dapat Tambahan Kuota 500 Peserta Pelatihan Kerja ke Luar Negeri, Penempatan Ditargetkan Februari 2027

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri audiensi bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) di Aula K.H. Abdurrahman Wahid, Jakarta, Selasa (27/10/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan kompetensi calon pekerja migran asal Garut, termasuk tambahan alokasi 500 peserta program upskilling tahap kedua dengan target penempatan kerja pada Februari 2027.

Garut Dapat Tambahan Kuota 500 Peserta Pelatihan Kerja ke Luar Negeri, Penempatan Ditargetkan Februari 2027

GARUT BERKABAR, Jakarta  – Peluang masyarakat Kabupaten Garut untuk bekerja di luar negeri semakin terbuka. Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) memberikan tambahan alokasi sebanyak 500 peserta untuk program peningkatan keterampilan (upskilling) tahap kedua bagi calon pekerja migran asal Garut.

Tambahan kuota tersebut menjadi salah satu hasil koordinasi Pemerintah Kabupaten Garut dengan Kementerian P2MI dalam memperkuat penyiapan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar internasional.

Kesepakatan itu dibahas dalam audiensi Pemerintah Daerah dan Lembaga Pendidikan Tinggi terkait sinergi tata kelola pelindungan pekerja migran Indonesia di Aula K.H. Abdurrahman Wahid, Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Selasa (27/10/2026). Kunjungan kerja tersebut dipimpin langsung Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin.

Dalam pertemuan itu, Pemkab Garut mendorong perluasan akses kerja luar negeri sekaligus memastikan calon pekerja migran mendapatkan pembekalan keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan bahasa sebelum memasuki dunia kerja internasional.

Baca Juga :  Operasi Gabungan Satpol PP dan Bea Cukai Tumpas Rokok Ilegal di Selatan Garut

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengajak masyarakat agar lebih terbuka dalam melihat peluang kerja, termasuk di luar negeri. Namun, ia mengingatkan bahwa kesempatan tersebut harus diiringi kesiapan kompetensi dan kepatuhan terhadap prosedur resmi pemerintah.

Menurutnya, calon pekerja migran perlu memiliki keterampilan yang memadai serta kemampuan berbahasa yang baik agar mampu bersaing dengan tenaga kerja dari negara lain. Proses keberangkatan melalui jalur resmi juga penting untuk menjamin keamanan dan perlindungan pekerja.

Direktur Pembinaan Kelembagaan Vokasi Pekerja Migran Indonesia, Abri Danar Prabawa, menyambut baik langkah Pemkab Garut dalam mempersiapkan tenaga kerja yang siap memasuki pasar internasional.

Ia menekankan bahwa peningkatan kemampuan teknis, keterampilan nonteknis (soft skill), serta kesiapan mental merupakan bagian penting dalam menciptakan pekerja migran yang kompeten dan profesional.

Abri juga menyoroti pentingnya peran Balai Latihan Kerja (BLK) dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dalam menyediakan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan negara tujuan. Dengan pembekalan yang tepat dan proses penempatan sesuai ketentuan, pekerja migran diharapkan dapat bekerja secara aman sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut, Nia Gania Karyana, menjelaskan bahwa tambahan kuota 500 peserta tersebut merupakan alokasi untuk pelaksanaan program upskilling tahap kedua melalui BLK dan LPK.

Baca Juga :  Dana Alokasi Khusus Fisik SMP Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Garut

Sebelumnya, program tahap pertama telah diikuti 120 peserta dengan materi pelatihan barista kopi dan pengelasan (welding). Program tersebut diarahkan untuk membuka akses penempatan kerja di luar negeri dengan estimasi penghasilan lebih dari Rp15 juta per bulan.

Di luar program bersama Kementerian P2MI, Pemkab Garut juga telah menjalankan pelatihan peningkatan keterampilan bagi sekitar 450 orang melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta Kementerian Ketenagakerjaan. Pelatihan tersebut mencakup kebutuhan sektor formal maupun informal.

Untuk pelaksanaan tahap kedua, Disnakertrans Garut merencanakan pembahasan teknis bersama lembaga pelatihan pada November 2026. Sementara itu, penempatan kerja bagi peserta ditargetkan berlangsung pada Februari 2027 melalui kerja sama dengan LPK.

Penambahan kuota ini diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Garut, sekaligus memperkuat kesiapan tenaga kerja lokal menghadapi persaingan global.

Pemkab Garut bersama Kementerian P2MI juga mendorong agar peningkatan keterampilan berjalan seiring dengan pelindungan hukum, proses penempatan yang sesuai prosedur, serta pemenuhan hak-hak pekerja migran. Dengan demikian, kesempatan bekerja di luar negeri tidak hanya menjadi jalan memperoleh penghasilan, tetapi juga mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan. (Rifky).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Garut Bidik Percepatan Pembangunan Infrastruktur 2027, GAPENSI Didorong Perkuat Kualitas Konstruksi
Garut Siapkan Lahan untuk Proyek Kesehatan Pusat, CMU RSUD dr. Slamet Ditargetkan Dibangun 2027
Kejari Garut Pulihkan Kerugian Negara Lebih dari Rp1,5 Miliar, Pemkab Apresiasi Kinerja Penegakan Hukum
783 Personel Kontingen Garut Siap Tempur di Porprov Jabar XV 2026, Bupati Tekankan Semangat Juara
Perkuat Pendidikan Keagamaan, Pemkab Garut Salurkan Hibah untuk 9 Pondok Pesantren
Pemadaman Kebakaran TPA Pasir Bajing Capai 90 Persen, Pemkab Garut Siapkan Pemulihan Layanan Sampah
Lepas Diklat Calon Kepala Sekolah 2026, Bupati Garut Tekankan Penguatan Mutu dan Tata Kelola Pendidikan
Bupati Garut Dorong Pembenahan TPA Pasir Bajing, Anggaran Pengelolaan Bakal Ditambah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Garut Dapat Tambahan Kuota 500 Peserta Pelatihan Kerja ke Luar Negeri, Penempatan Ditargetkan Februari 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Garut Bidik Percepatan Pembangunan Infrastruktur 2027, GAPENSI Didorong Perkuat Kualitas Konstruksi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Garut Siapkan Lahan untuk Proyek Kesehatan Pusat, CMU RSUD dr. Slamet Ditargetkan Dibangun 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:15 WIB

783 Personel Kontingen Garut Siap Tempur di Porprov Jabar XV 2026, Bupati Tekankan Semangat Juara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Perkuat Pendidikan Keagamaan, Pemkab Garut Salurkan Hibah untuk 9 Pondok Pesantren

Berita Terbaru