Garut Siapkan Lahan untuk Proyek Kesehatan Pusat, CMU RSUD dr. Slamet Ditargetkan Dibangun 2027

- Jurnalis

Selasa, 27 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bersama Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI dr. Azhar Jaya dan Ketua DPRD Garut Aris Munandar meninjau kawasan Klinik Utama Dr. H. A. Rotinsulu di Jalan Pembangunan, Tarogong Kidul, Senin (26/10/2026), guna membahas rencana perluasan rumah sakit dan pembangunan CMU di RSUD dr. Slamet Garut.

Garut Siapkan Lahan untuk Proyek Kesehatan Pusat, CMU RSUD dr. Slamet Ditargetkan Dibangun 2027GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut memperkuat upaya peningkatan pelayanan kesehatan melalui rencana pembangunan fasilitas medis terpadu di RSUD dr. Slamet serta pengembangan Klinik Utama Dr. H. A. Rotinsulu menjadi rumah sakit berkapasitas lebih besar.

Rencana strategis tersebut dibahas dalam kunjungan kerja Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), dr. Azhar Jaya, bersama jajaran, yang diterima langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di kawasan Klinik Utama Dr. H. A. Rotinsulu, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (26/10/2026).

Kunjungan itu sekaligus menjadi agenda peninjauan lahan untuk perluasan fasilitas kesehatan dan pembahasan pembangunan gedung Central Medical Unit (CMU) di RSUD dr. Slamet Garut yang direncanakan mulai direalisasikan pada 2027.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan yang diberikan untuk meningkatkan kapasitas layanan kesehatan di daerah. Menurutnya, pengembangan infrastruktur rumah sakit menjadi salah satu kebutuhan penting untuk menjawab tingginya permintaan masyarakat terhadap pelayanan medis.

Baca Juga :  Gandeng LMAN, Pemkab Garut Matangkan Strategi Optimalisasi Aset Daerah

Pemkab Garut bersama DPRD Kabupaten Garut, lanjut Syakur, siap berkoordinasi dalam menyiapkan kebutuhan lahan agar rencana pembangunan tersebut dapat berjalan sesuai tahapan yang direncanakan.

Ia berharap, perluasan area rumah sakit dapat membuka peluang penambahan fasilitas dan kapasitas pelayanan sehingga lebih banyak masyarakat Garut memperoleh akses terhadap layanan kesehatan yang memadai.

Sementara itu, Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI, dr. Azhar Jaya, menjelaskan bahwa pembangunan gedung CMU di RSUD dr. Slamet akan menjadi bagian penting dalam penguatan layanan medis terpadu. Gedung tersebut dirancang memiliki luas sekitar 6.000 meter persegi dengan bangunan dua hingga tiga lantai.

Fasilitas yang direncanakan di dalamnya meliputi Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang operasi, Intensive Care Unit (ICU), Neonatal Intensive Care Unit (NICU), Pediatric Intensive Care Unit (PICU), laboratorium, Catheterization Laboratory (Cath Lab), serta berbagai fasilitas penunjang tindakan medis lainnya.

Pembangunan CMU tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran lebih dari Rp100 miliar yang akan ditanggung oleh pemerintah pusat melalui Kemenkes RI. Realisasinya ditargetkan dimulai pada 2027 apabila seluruh persyaratan dan kesiapan yang diperlukan telah terpenuhi.

Selain proyek di RSUD dr. Slamet, Kemenkes RI juga merencanakan pengembangan Klinik Utama Rotinsulu menjadi rumah sakit dengan kapasitas rawat inap yang lebih besar. Langkah ini ditujukan untuk membantu mengatasi keterbatasan tempat tidur rumah sakit di Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Ketua DPRD Garut Dampingi Bupati pada Hardiknas 2026, Dorong Akses dan Mutu Pendidikan Lebih Merata

Azhar menyebutkan, kapasitas rumah sakit nantinya akan sangat bergantung pada luas lahan yang dapat disediakan pemerintah daerah. Apabila tersedia lahan sekitar 2,5 hektare, kapasitasnya diperkirakan dapat mencapai 250 tempat tidur. Sementara itu, jika lahan yang tersedia mencapai sekitar 3 hektare, kapasitasnya berpotensi meningkat hingga 400 tempat tidur.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung proses penyediaan dan pembebasan lahan. Menurutnya, dukungan warga diperlukan agar rencana pengembangan fasilitas kesehatan tersebut tidak terhambat. Masyarakat juga diingatkan untuk mewaspadai praktik percaloan tanah yang berpotensi mengganggu kelancaran proses pengadaan lahan.

Dukungan terhadap rencana tersebut turut disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Garut, Aris Munandar. Ia menegaskan bahwa jajaran legislatif mendukung pengembangan infrastruktur kesehatan yang dinilai penting bagi kepentingan masyarakat luas.

DPRD Kabupaten Garut, kata Aris, siap mengawal pelaksanaan program tersebut, termasuk membahas dukungan anggaran daerah untuk memenuhi kebutuhan perluasan lahan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan adanya rencana pembangunan CMU RSUD dr. Slamet dan pengembangan Rumah Sakit Rotinsulu, Pemkab Garut berharap kapasitas layanan medis semakin meningkat, fasilitas penanganan pasien lebih lengkap, serta kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dapat terpenuhi secara lebih optimal. (Ihsan).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Garut Pulihkan Kerugian Negara Lebih dari Rp1,5 Miliar, Pemkab Apresiasi Kinerja Penegakan Hukum
783 Personel Kontingen Garut Siap Tempur di Porprov Jabar XV 2026, Bupati Tekankan Semangat Juara
Perkuat Pendidikan Keagamaan, Pemkab Garut Salurkan Hibah untuk 9 Pondok Pesantren
Pemadaman Kebakaran TPA Pasir Bajing Capai 90 Persen, Pemkab Garut Siapkan Pemulihan Layanan Sampah
Lepas Diklat Calon Kepala Sekolah 2026, Bupati Garut Tekankan Penguatan Mutu dan Tata Kelola Pendidikan
Bupati Garut Dorong Pembenahan TPA Pasir Bajing, Anggaran Pengelolaan Bakal Ditambah
Hadapi Berbagai Musibah, Pemkab Garut Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Introspeksi Diri
Rakornas Dewan Pendidikan se-Indonesia Digelar di Garut, Wamendikdasmen Soroti Mutu dan Partisipasi Publik
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Garut Siapkan Lahan untuk Proyek Kesehatan Pusat, CMU RSUD dr. Slamet Ditargetkan Dibangun 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Kejari Garut Pulihkan Kerugian Negara Lebih dari Rp1,5 Miliar, Pemkab Apresiasi Kinerja Penegakan Hukum

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:15 WIB

783 Personel Kontingen Garut Siap Tempur di Porprov Jabar XV 2026, Bupati Tekankan Semangat Juara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Perkuat Pendidikan Keagamaan, Pemkab Garut Salurkan Hibah untuk 9 Pondok Pesantren

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Pemadaman Kebakaran TPA Pasir Bajing Capai 90 Persen, Pemkab Garut Siapkan Pemulihan Layanan Sampah

Berita Terbaru