DKP Kabupaten Garut Gelar Program Pangan Murah

- Jurnalis

Selasa, 5 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Kantor DKP Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (5/3/2024).

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Kantor DKP Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (5/3/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Dalam upaya menjaga ketersediaan dan aksesibilitas pangan bagi masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Garut menggelar Program Pangan Murah (GPM) bekerja sama dengan Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

 

 

Acara ini digelar di Halaman Kantor DKP Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Selasa (5/3/2024).

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut.Dalam sambutannya, Barnas Sadjidin menekankan pentingnya langkah-langkah konkret untuk menjaga kesejahteraan masyarakat, terutama di tengah kenaikan harga bahan pokok.

Baca Juga :  40 Pemuda Garut Siap Magang ke Jepang, Disnakertrans Dorong Peningkatan SDM Unggul

 

 

Dia menyambut baik GPM sebagai langkah penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.Barnas juga mengingatkan pentingnya pelaporan berkala untuk mengatasi kelangkaan barang secara cepat, guna memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi dan mencegah terjadinya panic buying yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi.

 

Selain menawarkan harga pangan terjangkau, Kepala DKP Kabupaten Garut, Yani Yuliani, menjelaskan bahwa GPM juga bertujuan untuk mengembangkan ketahanan pangan daerah dengan memanfaatkan potensi pertanian lokal.

 

Berbagai komoditas pangan disediakan dengan harga di bawah pasar, termasuk beras SPHP, beras premium, telur, dan minyak goreng.

Baca Juga :  Dorong Gerakan Bersih dari Hulu, Bupati Garut Tegaskan Komitmen Kurangi Sampah Lewat Aksi Bersih Nyata 2025

 

 

Yani menyebutkan bahwa pihak Bulog menyediakan beras dan minyak goreng, sementara beras premium didatangkan dari Gapoktan dan distributor pelaku usaha pangan.

 

Subsidi diberikan melalui sistem kupon untuk memastikan pemerataan manfaat kepada masyarakat.

 

 

Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat secara terjangkau, tetapi juga dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha pangan.

 

Agenda serupa direncanakan akan dilaksanakan hingga bulan Desember mendatang, sebagai upaya berkelanjutan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. (DK).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut
Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting
Warga Serahkan Lahan untuk Perluasan Puskesmas Pasundan, Pemkab Garut Apresiasi Kepedulian Masyarakat
Pemkab Garut Perkuat Sistem Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Prestasi
Garut Raih Predikat Terbaik Pengendalian Inflasi di Jawa-Bali
Garut Bersiap Sambut Festival Qasidah Jabar 2026, Seni Religi Didorong Jadi Daya Tarik Wisata
Bupati Garut dan ESDM Jabar Perketat Pengawasan Tambang, Tiga Lokasi di Leles Dihentikan Sementara
Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Garut Dorong Generasi Muda Jadikan Pancasila sebagai Pedoman Hidup
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:41 WIB

Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting

Senin, 8 Juni 2026 - 14:44 WIB

Warga Serahkan Lahan untuk Perluasan Puskesmas Pasundan, Pemkab Garut Apresiasi Kepedulian Masyarakat

Senin, 8 Juni 2026 - 12:01 WIB

Pemkab Garut Perkuat Sistem Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Prestasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:58 WIB

Garut Raih Predikat Terbaik Pengendalian Inflasi di Jawa-Bali

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:29 WIB

Garut Bersiap Sambut Festival Qasidah Jabar 2026, Seni Religi Didorong Jadi Daya Tarik Wisata

Berita Terbaru