Nadya Nurazizah Effendi, atlet panahan muda asal Kabupaten Garut, sukses meraih medali emas nomor Individu Nasional U-18 Putri pada MilkLife Archery Challenge Kejurnas Panahan Junior 2026 di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus. Selain menjadi juara individu, Nadya juga mempersembahkan medali perak pada nomor beregu untuk kontingen Jawa Barat.
GARUT BERKABAR, KUDUS – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda asal Kabupaten Garut. Nadya Nurazizah Effendi sukses mempersembahkan medali emas untuk Provinsi Jawa Barat setelah keluar sebagai juara pada nomor Individu Nasional U-18 Putri dalam ajang MilkLife Archery Challenge Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior 2026 yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Rabu (29/7/2026).
Keberhasilan tersebut menjadi bukti konsistensi Nadya dalam mengembangkan kemampuan di cabang olahraga panahan sekaligus menambah daftar atlet berprestasi yang dimiliki Kabupaten Garut.
Ayah Nadya yang juga Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut, Ridwan Effendi, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian putrinya. Ia mengaku bangga dapat menyaksikan langsung perjuangan Nadya hingga berhasil berdiri di podium tertinggi.
Ridwan mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras atlet, bimbingan para pelatih, serta dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Garut yang terus memberikan motivasi bagi para atlet daerah.
Menurutnya, prestasi ini diharapkan menjadi penyemangat bagi generasi muda Garut untuk terus berprestasi di bidang olahraga serta menambah koleksi capaian membanggakan Kabupaten Garut di tingkat nasional.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Asep Mulyana. Ia menilai keberhasilan Nadya menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya agar terus meningkatkan kemampuan dan mampu bersaing di level nasional.
Asep berharap Nadya dapat terus berkembang hingga menjadi atlet andalan Jawa Barat pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) maupun kompetisi yang lebih tinggi. Ia optimistis prestasi tersebut akan mendorong lahirnya lebih banyak atlet potensial dari Kabupaten Garut.
Selain meraih medali emas pada nomor individu, Nadya yang merupakan siswi kelas IX SMPN 2 Garut dan atlet binaan Siliwangi Archery Club Garut (SACG) juga menyumbangkan medali perak setelah finis sebagai Juara 2 pada nomor Beregu Nasional U-18 Putri.
Pada kejuaraan yang diikuti ratusan pemanah junior dari berbagai provinsi di Indonesia itu, kontingen Jawa Barat berhasil menempati posisi Juara Umum II. Sementara Jawa Tengah keluar sebagai Juara Umum I dan DKI Jakarta berada di peringkat ketiga.(**)







