Pemerintah Kabupaten Garut menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah tingkat kabupaten di Masjid Agung Garut, Senin (15/6/2026), sekaligus mensosialisasikan program “Garut Berhaji” untuk mendorong masyarakat merencanakan ibadah haji sejak dini.
GARUT BERKABAR, Garut Kota – Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah tingkat Kabupaten Garut menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Garut untuk mengajak masyarakat memperkuat semangat perubahan sekaligus meningkatkan kesiapan spiritual melalui perencanaan ibadah haji sejak dini. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Agung Garut, Kecamatan Garut Kota, Senin (15/6/2026).
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menuturkan bahwa makna hijrah yang diwariskan Nabi Muhammad SAW tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga sebagai proses transformasi menuju kehidupan yang lebih baik. Menurutnya, semangat hijrah dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, baik pekerjaan, pengabdian, maupun pelayanan kepada masyarakat.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berani menghadapi tantangan dan melakukan perubahan positif demi kemajuan daerah serta memperoleh ridha Allah SWT. Semangat tersebut, kata Syakur, harus menjadi landasan dalam menjalankan berbagai aktivitas dan tanggung jawab sehari-hari.
Peringatan Tahun Baru Islam kali ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan program “Garut Berhaji”, sebuah inisiatif yang bertujuan membantu masyarakat merencanakan keberangkatan haji lebih awal. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Garut, Kementerian Agama Kabupaten Garut, dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, Indra Azwar Mawardi, menjelaskan bahwa sistem kuota haji saat ini ditentukan berdasarkan kuota provinsi dan nomor porsi. Kondisi tersebut menyebabkan masa tunggu keberangkatan haji cukup panjang, sehingga masyarakat perlu mempersiapkan pendaftaran lebih awal.
Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, jamaah asal Garut yang masuk dalam kuota keberangkatan provinsi berjumlah 169 orang. Karena itu, pihaknya mendorong masyarakat yang memiliki kemampuan untuk segera mendaftarkan diri agar memperoleh nomor porsi lebih cepat.
Melalui kerja sama dengan BSI, masyarakat diberikan kemudahan dalam proses pendaftaran haji. Calon jamaah cukup melakukan setoran awal sesuai ketentuan yang berlaku, kemudian data akan diverifikasi oleh Kementerian Agama untuk mendapatkan nomor porsi keberangkatan.
Sementara itu, Area Manager BSI Area Bandung Kota, Trisna Natalianzah, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung peningkatan literasi keuangan syariah sekaligus memberikan pendampingan kepada masyarakat yang ingin merencanakan ibadah haji.
Menurutnya, sinergi yang terjalin antara BSI, Pemkab Garut, dan Kementerian Agama merupakan bentuk dukungan nyata dalam mempermudah masyarakat memperoleh akses informasi dan layanan perencanaan haji yang aman serta terarah.
Melalui peringatan Tahun Baru Islam ini, Pemerintah Kabupaten Garut berharap semangat hijrah dapat diwujudkan dalam bentuk peningkatan kualitas diri, penguatan nilai keagamaan, serta perencanaan ibadah yang lebih matang bagi masyarakat Garut.(**)
Penulis : Rizkq
Editor : Admin
Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut







